Cari Pengganti Febri Diansyah, KPK Adakan Seleksi Terbuka Januari 2020 Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengikuti upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta. Antara Foto

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal melaksanakan seleksi tebuka pada Januari 2020 mendatang untuk posisi juru bicara (Jubir) anti rasuah. Sebab, pada Kamis (26/12) Febri Diansyah mundur dari jabatan Jubir KPK.

"Akan tetapi untuk jubir yang definitif direncanakan akan dilakukan seleksi terbuka pada Januari mendatang," kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, Jumat (27/12).

Baca Juga

Harapan Febri Diansyah kepada Jubir Baru KPK

Tapi, kata Nawawi, untuk posisi Pelaksana Tugas (Plt) Jubir KPK akan diumumkan pihak KPK pada Jumat (27/12) siang ini.

"Untuk Plt juru bicara bisa diumumkan seusai jumatan ini," papar dia.

Mantan Hakim ini juga mengaku, bahwa pihaknya sejak kemarin telah melakukan serangkaian seleksi sejumlah orang untuk mengisi kekosongan jabatan Jubir KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)
Mantan Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)

"Sejak kemaren hingga tadi pagi tim telah melakukan seleksi pada beberapa orang untuk mengisi Plt," jelas dia.

Sebelumnya diketahui, Febri Diansyah resmi mundur dari jabatannya sebagai Jubir KPK pada Kamis (26/12) kemarin.

Febri saat ini menjabat sebagai Kabiro Humas KPK setelah adanya polemik rangkap jabatan yang dipersoalkan pimpinan KPK periode 2019-2023.

Jabatan Jubir KPK saat ini masih kosong dan nantinya akan dilelang serta diseleksi ulang oleh pimpinan periode 2019-2023.

Baca Juga

Febri Diansyah Harap KPK Dapat Jubir Lebih Baik

Febri berharap siapapun sosok penggantinya sebagai Jubir, dapat membuat KPK tetap terbuka di depan publik. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Tutup 34 Perkantoran karena Karyawan Terinfeksi COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Tutup 34 Perkantoran karena Karyawan Terinfeksi COVID-19

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta telah melakukan penutupan sebanyak 34 perkantoran terkait kasus virus corona.

Whatsapp Eks Ketua MK Hamdan Zoelva Diretas, Pelaku Minta Duit Jutaan Rupiah
Indonesia
Whatsapp Eks Ketua MK Hamdan Zoelva Diretas, Pelaku Minta Duit Jutaan Rupiah

Whatsapp diretas untuk melakukan tindak pidana penipuan, seperti yang dijelaskan pada laman Twitter @hamdanzoelva,

Enam Anak Buah Anies Terpapar Corona, Ketua DPRD: Buka Saja Ini Bukan Aib
Indonesia
Enam Anak Buah Anies Terpapar Corona, Ketua DPRD: Buka Saja Ini Bukan Aib

Enam pejabat tersebut sejauh ini yang diketahui terjangkit corona ialah, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Suzi Marsitawati dan Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasruddin.

Tanggapan Menko Polhukam Terkait Protes Buruh soal Omnibus Law
Indonesia
Tanggapan Menko Polhukam Terkait Protes Buruh soal Omnibus Law

Omnibus law hanyalah metode untuk mensinkronkan aturan hukum yang menghambat penanganan masalah.

Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Berawan
Indonesia
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Berawan

Cuaca cerah berawan diperkirakan berlangsung di tiga wilayah sejak siang hari, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.

Harga APD Baju Hazmat Mahal, Jateng Mampu Bikin Sendiri dengan Harga Rp40.000
Indonesia
Harga APD Baju Hazmat Mahal, Jateng Mampu Bikin Sendiri dengan Harga Rp40.000

Alat pelindung diri (APD) virus corona atau COVID-19 akhir-akhir ini menjadi barang langka setelah wabah mulai menyerang di sejumalah daerah di Indonesia.

 Kontraktor Tetap Lanjutkan Proyek Revitalisasi Monas Meski DPRD DKI Minta Dihentikan
Indonesia
Kontraktor Tetap Lanjutkan Proyek Revitalisasi Monas Meski DPRD DKI Minta Dihentikan

Direktur Utama PT Bahana Prima Nusantara Muhidin Shaleh menegaskan bahwa pengerjaan renovasi kawasan bersejarah itu terus berlanjut meskipun ada ultimatum distop dari anggota Dewan Parlemen Kebon Sirih.

Polisi Ancam Tangkap Anggota PA 212 dan FPI Jika Berani Sweeping WN India
Indonesia
Polisi Ancam Tangkap Anggota PA 212 dan FPI Jika Berani Sweeping WN India

Polisi telah menyiapkan sejumlah pengamanan di lokasi.

Fahira Idris Dipolisikan karena Diduga Sebarkan Hoaks Virus Corona
Indonesia
Fahira Idris Dipolisikan karena Diduga Sebarkan Hoaks Virus Corona

Dalam laporan itu Muannas juga menyertakan barang bukti 2 (dua) Lembar Print Out tangkapan layar dan 1 (Satu) Unit Flasdisk Link URL.

RSUD Pasar Minggu Keluhkan Terlambatnya Pencairan Insentif Tenaga Medis
Indonesia
RSUD Pasar Minggu Keluhkan Terlambatnya Pencairan Insentif Tenaga Medis

Direktur RSUD Pasar Minggu Dr Yudi belum mau mengungkapkan secara gamblang dari kapan petugas medis di tempat kerjanya bekerja itu belum terima uang tambahan.