Cari Pasangan lewat Bau Badan Bau-bauan berperan dalam pemilihan pasangan. (foto: pixabay/31934556)

KAMU pastilah telah akrab dengan ungkapan 'untuk menemukan cinta sejati kau harus menjadi diri sendiri'. Namun, pernahkah kamu mendengar bahwa cinta sejati bisa ditemukan dengan mengenali aroma tubuh sendiri? Ternyata, aroma bisa menentukan berbagai hal termasuk pasangan.

Aroma selalu menjadi yang pertama kali hilang. Namun secara evolusi, bau merupakan salah satu indra paling penting. Bau mampu mengomunikasikan sesuatu lebih dalam dari apa yang bisa kamu lihat, sentuh, atau dengar. Indra itu membantu memahami lingkungan seperti memberi sensor makanan tertentu aman dikonsumsi, memberi tahu adanya ancaman seperti kebakaran atau kebocoran gas. Aroma juga memiliki kaitan erat dengan ingatan, emosi, dan interaksi dengan orang lain.

Molekul bau akan jalan dari hidung ke belakang dan mengikat sel reseptor penciuman. Reseptor-reseptor tersebut langsung mencium bau ke otak. Rute tersebut jauh lebih cepat daripada indra lainnya. Dampaknya, bau memicu pikiran dan prilaku dengan sangat cepat. Aroma yang ada di tubuh atau disebut dengan feromon juga memainkan peran dalam mencari pasangan. Feromon membentuk kehidupan sosial dan seksual makhluk hidup.

Feromon membentuk kehidupan sosial makhluk hidup. (foto: pixabay/stocksnap)

Hewan mengeluarkan feromon dalam dosis sangat kecil. Cara tersebut memungkinkan mereka menemukan pasangan yang kompatibel. Imunitas hewan menghasilkan bau yang unik. Ketika terjadi kontak antara bau mereka dan calon pasangan, akan terlihat akankah keduanya saling tertarik atau menolak. Penilaian tersebut berdasarkan kompatibilitas cukup dengan menggunakan indra penciuman. Mereka memilih pasangan dengan aroma yang tidak terlalu mirip, tapi tidak jauh berbeda dari diri mereka. Itu merupakan cara untuk menghindari perkawinan sedarah dan membuat keturunan mereka evolusioner.

Bau-bauan juga memainkan peran penting bagi manusia dalam memilih pasangan. Hidung manusia memiliki sekitar 400 jenis reseptor penciuman dan 6 juta secara total. Hal tersebut menimbulkan variasi yang luas. Para peneliti setuju bahwa indra penciuman kita penting bagi hubungan manusia. Otak manusia terprogram untuk tertarik dengan orang-orang yang memiliki aroma yang kita sukai, baik dari botol atau dari ketiak mereka sendiri.

"Entah bagaimana manusia memilih kompatibilitas pasangan melalui penciuman," ujar Noam Sobel, ahli penciuman dan profesor neurobiologi di Weizmann Institute of Science di Israel.(Avi)

Kredit : iftinavia


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH