Cari Keadilan, Warga Mentawai ini Curhat Lahannya Dibabat Habis Belasan Tahun Ilustrasi penegakan hukum (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Syafnina Wati rela datang jauh-jauh dari Sumatera Barat ke Jakarta untuk mencari keadilan. Perempuan 60 tahun itu curhat menyoal lahan warga Kepulauan Mentawai yang digunakan tanpa izin oleh pihak lain.

Dikatakannya, lahan lima hektare tersebut semula terdapat sejumlah tanaman yang menjadi mata pencaharian utama warga setempat. Di antaranya terdapat lahan cengkeh, jengkol, sayur bayam, dan sebagainya.

"Lahan itu dimiliki warga Mentawai dan salah satu sertifikat tanahnya digelapkan okmum Pemda setempat," kata Syafnina di Jakarta Pusat, Jumat (6/11)

Baca Juga

DPR Minta Jaksa Agung Patuhi Putusan PTUN

Namun sejak 2004, lahan itu diserobot oknum untuk dibangun Rumah Sakit dan empat gedung pemerintahan lainnya. Selama 16 tahun warga tersebut hidup menderita tanpa ada ganti rugi dari pihak pemerintah.

Padahal, kata dia, warga setempat memiliki sertifikat resmi dari Badan Pertahanan Nasional (BPN) bernomor 03150602100137. Syafnina mengklaim, pihak BPN Kabupaten Kepulauan Mentawai pun telah memeriksa lahan tersebut.

Syafnina Wati. Foto: MP/Istimewa

Dari hasil pemeriksaan tersebut, lanjutnya, BPN memastikan tanah lima hektare itu memang milik warga setempat.

Surat Keterangan Pendaftaran Tanah itu juga telah ditandatangani Kepala Kantor Pertahanan atau Kepala Seksi Hubungan Hukum Pertanahan, Rahmatsyah, pada 3 November 2020.

Baca Juga

Polisi Sita Aset Tersangka Kacab Maybank Cipulir yang Tilep Duit Atlet eSports

"Jadi tanah itu bukan milik pemerintah yang telah berdiri rumah Dinas, Rumah Sakit serta markas aparat," pungkasnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wali Kota Tangerang Ancam Tutup Tangcity Mall Akibat Langgar Prokes
Indonesia
Wali Kota Tangerang Ancam Tutup Tangcity Mall Akibat Langgar Prokes

"Kalau masih terjadi pelanggaran bisa saja nantinya akan ditutup operasionalnya," pungkas Arief.

Dua Pekan, Sembilan Dokter Meninggal Akibat COVID-19
Indonesia
Dua Pekan, Sembilan Dokter Meninggal Akibat COVID-19

Dari 136 dokter yang meninggal dunia, rinciannya adalah 71 dokter umum

KPK Kembali Panggil Bupati Bandung Barat Aa Umbara
Indonesia
KPK Kembali Panggil Bupati Bandung Barat Aa Umbara

Aa Umbara dan Andri Wibawa sedianya diperiksa pada Kamis (1/4)

Update COVID-19 DKI Selasa (4/8): 22.909 Positif, 14.381 Orang Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Selasa (4/8): 22.909 Positif, 14.381 Orang Sembuh

Dari 466 kasus tersebut, 80 kasus akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan

Komnas HAM Ingin Lihat Langsung Mobil Polisi dan Pengawal Rizieq
Indonesia
Komnas HAM Ingin Lihat Langsung Mobil Polisi dan Pengawal Rizieq

Jadwal pemeriksaan secara langsung tersebut akan diberitahukan kepada awak media

Kapal Selam KRI Nanggala 402 Miliki Cadangan Oksigen hingga Sabtu
Indonesia
Kapal Selam KRI Nanggala 402 Miliki Cadangan Oksigen hingga Sabtu

Kapal selam KRI Nanggala 402 hilang kontak di perairan Bali dan masih dicari hingga kini.

Hasil Tes GeNose Tidak Berlaku Bagi Warga Dari Sumatera ke Jawa
Indonesia
Hasil Tes GeNose Tidak Berlaku Bagi Warga Dari Sumatera ke Jawa

Dengan melakukan tes antigen di daerah asal, pelaku perjalanan mencegah potensi terjadinya kerumunan di pelabuhan. Karena kerumunan dapat menjadi pusat penularan COVID-19.

Halau Simpatisan Rizieq, Polisi: Pisahkan Laki-Laki dan Perempuan
Indonesia
Halau Simpatisan Rizieq, Polisi: Pisahkan Laki-Laki dan Perempuan

Petugas keamanan gabungan dari unsur TNI-Polri membuat barikade

Tito Tegaskan Pelanggar Protokol Kesehatan Tak Akan Dikurung di Penjara
Indonesia
Tito Tegaskan Pelanggar Protokol Kesehatan Tak Akan Dikurung di Penjara

Jadi pemerintah hanya sebagai stimulus, motor, dinamisator

DKI Anggarkan Rp5 Triliun untuk Pembebasan Lahan Ciliwung
Indonesia
DKI Anggarkan Rp5 Triliun untuk Pembebasan Lahan Ciliwung

DKI Jakarta akan gencar melaksanakan pembebasan lahan dalam program normalisasi sungai sebagai upaya mengatasi banjir yang terus terulang tiap tahun.