Cara Sudin Bina Marga Jakarta Pusat Atasi Banjir di Jalan Raya PPSU Jakarta Pusat. Foto: Humas Walikota Jakarta Pusat/@kominfotikjp

MerahPutih.com - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat (Jakpus) diperintahkan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mengantisipasi genangan banjir yang kerap mengepung ruas jalan di wilayahnya saat musim hujan.

Ada tiga jalan raya yang menjadi prioritas Sudin Bina Marga dalam penanganan banjir ialah di Jalan Mas Mansyur, Gereja Ayam, dan Cempaka Putih.

Kemudian ada enam titik wilayah yang harus ditangani diantaranya Kelurahan Johar Baru, Karet Tengsin, Petamburan, Kebon Kelapa, Bendungan Hilir, dan Kelurahan Cempaka Putih Barat.

Baca Juga

Jakpus Siapkan 148 Tempat Pengungsian Banjir di Tengah Pandemi

"Skala prioritas dari penanganan genangan ini ada di Jalan Mas Mansyur, Gereja Ayam, Cempaka Putih, dan enam lokasi prioritas yang telah ditetapkan wali kota Jakpus sebagai titik antisipasi banjir," kata Kasudin Bina Marga Jakpus, Rakim di Jakarta, Rabu (21/10).

Rakim menerangkan, untuk mengantisipasi genangan pada ruas jalan pihaknya membuat gutter, tangkapan lumpur, dan strom inlet atau pembesaran mulut air.

Dengan cara itu, menurut dia, pihaknya dapat membuat drainase sistem untuk melancarkan aliran air.

"Sistemnya kita mengalirkan air permukaan jalan ke gutter, masuk ke tangkapan lumpur, agar lumpur tidak masuk ke tali air. Setelah itu baru masuk ke mulut air," ungkapnya.

Untuk menanggulangi banjir di wilayah Jakpus pihaknya bersinergi dengan Sudin SDA. Di mana Sudin Bina marga yang membenahi permukaan jalan, mulut air dan tali air. Sementata SDA membenahi saluran dan membersihkan lumpur.

Selain itu, lanjut Rakim, pihaknya juga menyiagakan petugas rumah pompa selama 24 jam di Underpass Matraman, Senen, Dukuh Atas dan Angkasa.

Baca Juga

Indonesia Dinilai Lebih Siap Hadapi Resesi Ekonomi

“Petugas rumah pompa disiagakan 24 jam guna mengantisipasi terjadinya curah hujan berintensitas tinggi,” tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mayoritas Warga Jabar Sudah Tahu Vaksin COVID-19, tapi Sebagian Masih Ragu-ragu
Indonesia
Mayoritas Warga Jabar Sudah Tahu Vaksin COVID-19, tapi Sebagian Masih Ragu-ragu

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkap hasil survei soal vaksin COVID-19.

[FAKTA atau HOAKS] Ketua DPR Ingin Hapus Pelajaran Agama Islam Agar Indonesia Maju
Indonesia
Moeldoko Yakin Pandemi COVID-19 Berhenti Jika Masyarakat Bergotong-Royong
Indonesia
Moeldoko Yakin Pandemi COVID-19 Berhenti Jika Masyarakat Bergotong-Royong

Ia mendorong semua elemen masyarakat untuk aktif menciptakan situasi kondusif

Dua Jenderal Polisi Siap Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Dua Jenderal Polisi Siap Duduk di Kursi Pesakitan

Ketiga tersangka disangkakan Pasal 5 ayat (2), Pasal 11, Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 huruf b Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999

Indonesia Tempat Urutan ke-34 Kasus COVID-19 Secara Global
Indonesia
Indonesia Tempat Urutan ke-34 Kasus COVID-19 Secara Global

Sementara untuk angka pasien COVID-19 yang sembuh, Indonesia tercatat pada urutan ke-44

Masjid Istiqlal Menerima dan Menyalurkan Zakat ke Warga
Indonesia
Masjid Istiqlal Menerima dan Menyalurkan Zakat ke Warga

Lanjut dia, bagi masyarakat yang hendak berzakat di Istiqlal, bisa datang langsung menemui panitia.

Bunga Kredit Lambat Turun
Indonesia
Bunga Kredit Lambat Turun

Total penurunan suku bunga acuan mencapai 150 basis poin sejak 2020 hingga dua bulan pertama 2021

Bantu Korban Gempa, 2 Polda di Sulawesi Kerahkan Brimob ke Sulbar
Indonesia
Bantu Korban Gempa, 2 Polda di Sulawesi Kerahkan Brimob ke Sulbar

Jajaran Polri terutama Polda sekitar Sulawesi Barat mengirimkan sejumlah bantuan.

Polri Bantah Jadikan KAMI 'Target'
Indonesia
Polri Bantah Jadikan KAMI 'Target'

Yani akan diperiksa sebagai saksi dalam rangka pengembangan kasus tersangka Anton Permana