Kesehatan Mental

Cara Sederhana untuk Memprioritaskan Diri Sendiri

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 02 Agustus 2021
Cara Sederhana untuk Memprioritaskan Diri Sendiri

Biar fisik dan mental sehat, jangan lupa untuk memprioritaskan dirimu setiap harinya. (Foto: Pexels/@Andrea Piacquadio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAWAT diri enggak melulu hanya sekadar fisik, melainkan juga menjaga kesehatan mental. Ada begitu banyak cara untuk mengurus hidupmu biar lebih bahagia. Salah satunya adalah dengan memprioritaskan diri.

Kebiasaan kecil nan sederhana ini sebenarnya sangat berdampak pada kesehatan badan dan pikiran lho. Dengan mengutamakan diri, kamu akan melihat adanya perubahan. Mulai dari produktivitas yang lebih meningkat, rasa stres yang berkurang, sampai rasa self-love yang lebih besar.

Lantas, bagaimana ya caranya biar bisa lebih memprioritaskan diri setiap harinya? Simak tipsnya seperti dilansir dari laman Cosmo PH.

Baca juga:

Punya Teman Toxic? Enyahkan dengan Cara Ini

1. Berikan waktu istirahat untuk diri

Cara Sederhana untuk Memprioritaskan Diri Sendiri
Berikan waktu rehat untuk diri sendiri. (Foto: Pexels/@Andrea Piacquadio)

Di tengah berbagai kesibukan yang begitu runyam, jangan lupa untuk menyempatkan waktu rehat sendiri. Berikan dirimu kesempatan untuk bernapas di tengah hiruk-pikuk.

Meski hanya 30 menit atau lima menit sekalipun, kamu perlu memprioritaskannya untuk dirimu agar bisa mengatur pikiran.

Jadi tinggalkan dulu semua pekerjaan dan masalah kemudian istirahatkan sejenak tubuh dan pikiran. Lagipula enggak ada salahnya kok punya waktu sendiri untuk tidak melakukan apa-apa.

2. Ucapkan terima kasih untuk hal kecil

Cara Sederhana untuk Memprioritaskan Diri Sendiri
Bersyukur untuk hal-hal kecil. (Foto: Pexels/@Julia Avamotive)

Daripada mengeluh untuk semua hal yang salah, lebih baik kamu bersyukur untuk hal-hal kecil yang selama ini kamu dapatkan secara cuma-cuma. Rayakan semua hal, kecil maupun besar dengan gembira.

Ucapkan terima kasih pada dirimu karena sudah bertahan hari ini. Atau hal sederhana seperti memiliki waktu buat menonton drama favoritmu hari ini. Baik pencapaian, kesempatan, atau apapun itu selebrasikan dengan ucapan syukur.

Baca juga:

Tanda-Tanda Ketika Self-love Sudah Mengarah ke Egoisme

3. Jangan terlalu menyalahkan diri

Cara Sederhana untuk Memprioritaskan Diri Sendiri
Jangan terlalu keras pada diri sendiri dan jangan lupa mengapresiasi dirimu. (Foto: Pexels/@Pave Danilyuk)

Tidak selamanya hari-harimu penuh mentari dan pelangi. Ada kalanya badai datang dan membuat hari-harimu jadi kelabu. Kegagalan, kekecewaan, kesedihan pasti akan datang menghampiri.

Namun pastikan untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri. Enggak perlu mengkritik diri berlebihan atau mengingat-ngingat kesalahan secara mendetail.

Kamu memang perlu peka terhadap kekurangan dan memperbaikinya, tapi lakukanlah dengan sebaik-sebaiknya. Jangan terlalu menyalahkan diri dan terjebak di sana. Cari hal positif dan apresiasi diri bahwa kamu sudah melakukan yang terbaik.

4. Berikan perawatan fisik terbaik

Cara Sederhana untuk Memprioritaskan Diri Sendiri
Jangan lupa memprioritaskan diri dengan memberi perawatan fisik tubuh yang terbaik. (Foto: Pexels/@Elina Fairytale)

Memprioritaskan diri artinya juga memberi yang terbaik untuk tubuhmu. Setelah sukses mengutamakan kesehatan pikiran, jangan lupa kesehatan fisikmu. Untuk itu, kamu harus makan-makanan yang bergizi, minum vitamin yang baik untuk tubuh, minum air yang cukup, dan pastinya bergerak.

Enggak cuma berolahraga, kamu bisa menggantinya dengan melakukan tugas rumah tanga, seperti menyapu, cuci piring, dan menyiram tanaman. Jangan hanya tidur-tiduran atau duduk saja. Tanpa kamu sadari, semua kegiatan dan asupan fisik terbaik ini adalah hadiah terbaik untuk dirimu. (sam)

Baca juga:

Hidup Lebih Tenang, Jinakkan Dulu Otak Reptilmu

#Kesehatan Mental #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness

Berita Terkait

Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan