Cara Samsung Tetap Kokoh di Tengah Dampak Virus Corona Strategi khusus Samsung untuk mengatasi dampak dari wabah virus corona (Foto: samsungrumors)

AKIBAT wabah virus corona, banyak pabrikan ponsel yang terpaksa harus tutup sementara dan menghentikan produksinya, khususnya yang berada di wilayah Tiongkok.

Namun, para produsen ponsel besar tak kehilangan akal untuk mengatasinya. Misalnya Samsung, yang baru-baru ini menerapkan sebuah cara baru untuk mengurangi dampak dari virus corona.

Baca Juga:

Viral! Hindari Virus Corona, Perempuan Ini Gunakan Kostum Jerapah Ke Rumah Sakit

Samsung punya strategi khusus untuk mengatasi dampak wabah corona (Foto: pixabay/stocksnap)

Menurut Samsung, dampak virus corona terhadap proses produksinya terbilang sangat sedikit. Karena Samsung telah memindahkan sejumlah fasilitas produksinya ke Vitenam, di mana awalnya ditujukan untuk menghemat biaya produksi.

Kendati demikian, Samsung nyatanya cukup terdampak, lantaran sejumlah pemasok komponennya berasal dari Tiongkok.

Dilansir dari lama Phone Arena, sejumlah sumber juga menyebut, jika penjualan ponsel Samsung juga terkena dampak dari virus corona yang berbahaya itu. Yakni penjualan yang terjadi di toko-toko Samsung.

Karena itulah samsung meluncurkan sebuah layanan pengiriman, untuk menjual ponselnya di Korea Selatan, usai merilis sejumlah ponsel terbarunya seperti Galaxy S20 serta Galaxy Z Flip.

Baca Juga:

Cegah Virus Corona, Tiongkok Lakukan Cuci Uang

Virus corona memberikan dampak negatif bagi sejumlah lini bisnis, salah satunya elektronik (Foto: pixabay/propakistani)

Namun, layanan pengiriman itu hanya berlaku di beberapa area di Korea selatan, di mana para pembeli Galaxy S20 akan menerima ponsel itu pada lokasi yang sudah mereka tentukan.

Menariknya, ponsel tersebut dapat mereka pakai selama 24 jam, usai mereka bisa memutuskan untuk tak jadi membeli dan Samsung akan mengambil kembali ponselnya.

"Kami memperkenalkan layanan baru, guna menghadapi masalah terkait corona, yang dapat berdampak pada pengalaman pembelian di toko," ucap seorang sumber.

Selain itu, Samsung juga menurukan jumlah experimental zones di toko mereka, yang biasanya digunakan oleh para calon konsumen untuk menjajal ponsel. Seperti halnya Galaxy S20, Samsung hanya membuka 9 tempat di toko, setelah sebelumnya 130 tempat saat perilisan Galaxy Note 10. (Ryn)

Baca Juga:

Cara Ampuh Cegah Virus Corona Saat Traveling

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH