Cara Polres Mesuji Cegah Warganya Berangkat ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei Aparat Polres Mesuji, Lampung menggelar razia kendaraan dari wilayah provinsi lain di Sumatera yang hendak ke Pulau Jawa, Selasa (21/5) dini hari. (ANTARA/Raharja/T Subagyo)

Merahputih.com - Polres Mesuji, Lampung punya cara sendiri mencegah warga Mesuji tidak berangkat ke Jakarta untuk ikut aksi 22 Mei di Kantor KPU.

Ya, Polres Mesuji Senin (20/5) malam hingga Selasa (21/5) dini hari merazia kendaraan dari wilayah provinsi di Pulau Sumatera yang hendak menuju Pulau Jawa.

Dalam razia itu, petugas Polres Mesuji menghentikan mobil pribadi maupun bus dari arah wilayah provinsi lain di Pulau Sumatera lainnya seperti Sumatera Utara, Jambi, dan Sumatera Selatan yang melintas di Jalan Lintas Timur Sumatera wilayah Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan.

BACA JUGA: Diancam Bakal Dibom Pada 22 Mei, Ketua KPU Tegaskan Tetap Fokus Kerja

Selanjutnya, petugas juga memeriksa bagasi dan barang bawaan yang ada di dalam bus maupun mobil pribadi, untuk mengecek kemungkinan membawa narkoba, senjata tajam, senjata api, dan benda berbahaya lainnya.

Setelah menjalani pemeriksaan, mobil pribadi maupun bus tersebut dipersilakan melanjutkan perjalanan kembali.

Saat ditemui di sela kegiatan, Kepala Polres Mesuji AKBP Edi Purnomo mengatakan, operasi cipta kondisi itu dimulai pada Minggu (19/5) malam hingga Rabu (22/5).

Ilustrasi Razia (Antaranews)

"Jadi, maksud dan tujuan diadakan kegiatan ini adalah sebagai wujud operasi rutin kepolisian, mengingat situasi terkini yang berkembang bahwa akan ada kegiatan di Jakarta pada tanggal 22 Mei, kami meminimalisasi massa yang akan berangkat dari Pulau Sumatera," jelas dia.

Namun, sebagaimana dikutip Antara, pihaknya tidak menemukan massa dari Pulau Sumatera yang hendak berangkat ke Jakarta.

BACA JUGA: Muhammadiyah Serukan Warganya Tidak Ikut-ikutan Aksi 22 Mei

Dalam proses demokrasi Pemilu 2019 yang berjalan di Mesuji, Lampung telah berlangsung dan semua saksi sudah menyaksikan mulai dari tempat pemungutan suara hingga KPU Kabupaten Mesuji serta tidak ada kecurangan, sehingga tidak ada alasan untuk masyarakat setempat berangkat ke Jakarta.

"Personel yang dilibatkan sekitar 90 orang karena kegiatan ini dilaksanakan secara bersamaan di tiga titik, yaitu Depan Polres Mesuji, depan Polsek Simpangpematang serta daerah perbatasan seperti Desa Labuhan Permai, Mesuji yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan. Jadi, tiga titik itu kami lakukan razia rutin secara bersamaan," bebernya. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH