Cara Pemprov DKI Peringati Hari Pangan Sedunia Ilustrasi. Seorang petani mencangkul di persawahan di kawasan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (ANTARA/Hari Atmoko)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) mengajak masyarakat ibu kota untuk mengkomsumsi makanan lokal. Hal itu sebagai rangka memperingati Hari Pangan Sedunia.

Pemprov DKI mengajak seluruh warga untuk dapat menjadi pahlawan pangan. Hal itu penting agar kondisi pangan di Jakarta dapat berlangsung baik meski di tengah wabah corona.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas KPKP DKI, Suharini Eliawari, banyak cara yang dapat dilakukan sebagai pahlawan pangan di ibu kota di antaranya tidak membeli pangan dalam jumlah yang tidak berlebihan.

Baca Juga

Tetap Waras Bagi Ibu Rumah Tangga: Bisnis Minuman Herbal Beromset Rp5 Juta

Kemudian, tidak membuang makanan, bahkan warga DKI juga dapat memaksimalkan lahan tanah yang dimilikinya untuk turut serta dalam menanam makanan yang dikonsumsinya setiap hari.

"Konsumsi pangan lokal yang pasti akan lebih segar dan sehat, tidak membuang makanan yang kita punya, hargailah setiap makanan yang sudah tersaji dimeja makan kita, untuk menghasilkan pangan sendiri kita juga bisa menanam berbagai jenis tanaman seperti sayuran disetiap jengkal lahan yang ada disekitar kita," ujar Suharini Eliawari di Jakarta, Jumat (16/10).

Suharini menuturkan, DKI dengan segala keterbatasan tanah dan lahan yang dimilikinya tetap berupaya untuk memanfaatkan potensi-potensi ruang terbatas untuk pengembangan budidaya berbagai jenis pangan.

"Ini sudah kita lakukan dan kedepan akan terus kita kembangkan guna mewujudkan kemandirian pangan pada konsumsi tingkat keluarga," papar dia.

Baca Juga

Protein Nabati, Asupan Wajib untuk Si Kecil

Suharini berharap dengan kesadaran masyakarat terhadap pangan di ibu kota, maka hal itu dapat menjaga stabilitas, keberlanjutan pangan di Jakarta. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Hadirkan Lebih dari 25 Saksi Saat Rekonstruksi di Tol Japek
Indonesia
Jelang Dibuka, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Disemprot Disinfektan
Indonesia
Jelang Dibuka, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Disemprot Disinfektan

Terdapat 24 orang Damkar DKI yang bertugas lakukan penyemprotan disinfektan

Bola Liar Kasus Hukum Rizieq Shihab Ada di Tangan Polisi
Indonesia
Bola Liar Kasus Hukum Rizieq Shihab Ada di Tangan Polisi

Polisi pun, lanjut Stanislaus, perlu mendengarkan suara pelapor yang ingin memenuhi rasa keadilan.

Bahar bin Smith Ditempatkan di Sel Pengasingan 'One Man One Cell'
Indonesia
Bahar bin Smith Ditempatkan di Sel Pengasingan 'One Man One Cell'

Selama menjalani masa asimilasi, Smith dinilai telah melakukan sejumlah tindakan yang dianggap meresahkan masyarakat

Polda Jateng Ingatkan Penjemputan Ba'asyir Tidak Timbulkan Kerumunan
Indonesia
Polda Jateng Ingatkan Penjemputan Ba'asyir Tidak Timbulkan Kerumunan

Terpidana kasus terorisme selama 15 tahun dan mendapatkan remisi 55 bulan, Abu Bakar Ba'asyir dipastikan akan bebas murni dari Lapas Gunung Sindur.

Diprotes Ombudsman Jateng, Bupati Karanganyar Batalkan Pelaksanaan Salat Id di Masjid
Indonesia
Diprotes Ombudsman Jateng, Bupati Karanganyar Batalkan Pelaksanaan Salat Id di Masjid

"Melalui surat dari Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah itu, kami diminta melakukan evaluasi dalam mengadakan salat Idul Fitri di alun-alun Karanganyar," kata dia.

Tindakan Polisi Tangkap Pentolan KAMI Tidak Dapat Dikualifikasi Tindakan Represif
Indonesia
Tindakan Polisi Tangkap Pentolan KAMI Tidak Dapat Dikualifikasi Tindakan Represif

Mendahulukan kepentingan umum, sudah menjadi jati diri Polri

6 Jagoan PDIP di Jateng Lawan Kotak Kosong
Indonesia
6 Jagoan PDIP di Jateng Lawan Kotak Kosong

6 Daerah itu, sampai detik ini belum ada yang mendaftar sebagai penantang.

ICJR Temukan Dugaan UU ITE Sasar Kebebasan Berekspresi
Indonesia
ICJR Temukan Dugaan UU ITE Sasar Kebebasan Berekspresi

UU ITE secara umum menjadi alat yang efektif untuk mengontrol perilaku warga negara

Tak Etis Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Luhut Diseret ke Ranah Politik
Indonesia
Tak Etis Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Luhut Diseret ke Ranah Politik

“Terkait masalah perkara pencemaran nama baik dan fitnah yang diduga dilakukan oleh Said Didu kepada LBP adalah murni perkara hukum,” kata Ade