Cara Pemkot Jaktim Normalisasi Saluran Air Mampet Petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat melakukan penambalan trotoar usai sempat dibongkar imbas pengecekan saluran air di depan TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2020). (ANTARA/Livia K

Merahputih.com - Pemerintah Kota Jakarta Timur memanfaatkan semprotan air bertekanan tinggi untuk menormalisasi sejumlah saluran air yang mampet dan rawan menimbulkan genangan selama musim hujan.

"Teknisnya kita dilibatkan untuk menyemprotkan air ke lubang-lubang tali air agar sampah dan lumpur yang menyumbat hilang," kata Kasi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman di Jakarta, Minggu (28/9).

Baca Juga:

Jalan Asia Afrika Terendam Banjir, Dinas SDA: Sudah Mulai Surut

Kegiatan normalisasi saluran air akan akan dimulai Senin (28/9) dengan melibatkan seluruh posko Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur di sepuluh kecamatan.

Sasaran kegiatan, kata Gatot, berada di permukiman penduduk serta sejumlah jalan umum yang rawan tergenang saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

"Pimpinan mengarahkan para Kepala Sektor Pemadam kerja sama lurah dan camat terkait wilayah mana saja yang sering terjadi sumbatan dan genangan, kita konsentrasi di sana," sambungnya.

Banjir Jakarta merendam sejumlah fasilitas umum dan jalanan
Sejumlah fasilitas umum dan jalanan Jakarta terendam banjir (MP/Kanu)

Gatot mengatakan penyemprotan air bertekanan tinggi dari armada pompa pemadam kebakaran dapat memudahkan normalisasi saluran.

"Kemarin kita sudah rapatkan terkait teknis kerja sama lintas instansi ini," ucap dia.

Baca Juga:

Baru Diguyur Hujan Deras, Kawasan Plaza Senayan Sampai FX Sudirman Banjir

Selain menormalisasi saluran air, sebagaimana dikutip Antara, pihaknya juga secara rutin menyemprotkan disinfektan di seluruh fasilitas publik di Jakarta Timur.

"Sampai hari ini sudah 6.670 lokasi yang kita semprot sejak 14 Maret hingga 27 September 2020," tutup dia. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH