Cara Mudah Bongkar Surat Suara Tercoblos di Malaysia Versi Ahli Intelijen Polisi Diraja Malaysia (PDRM) Kajang memasang garis polisi di lokasi penemuan surat suara Pemilu 2019 yang diduga sudah dicoblos di sebuah rumah toko Jalan Seksyen 2/11 Kajang Selangor, Kamis (11/4/20

MerahPutih.com - Publik dihebohkan dengan kasus beredarnya rekaman video yang menggambarkan penggrebekan pencoblosan ilegal surat suara Pemilu 2019 di sebuah ruko di Bangi Selangor.

Di dalam ruko ditemukan kantong-kantong yang berisi surat suara untuk pilpres dan caleg yang telah tercoblos. Bahkan, dalam video tampak jelas dengan santainya seseorang yang sedang mencoblos surat suara.

Menurut Pengamat Intelijen dan Keamanan Stanislaus Riyanta, dari video tersebut nampak fakta-fakta yang menonjol yang bisa menjadi kunci dari pengungkapan kasus pencoblosan surat suara di Selangor tersebut.

Pertama adalah surat suara tersebut ditemukan di tempat yang bukan tempat penyimpanan resmi, dan kedua penggrebekan dilakukan simpatisan dari pendukung kubu tertentu, dan sengaja diekspose dengan sangat tenang.

Stanislaus
Pengamat Intelijen dan Keamanan Stanislaus Riyanta. (FOTO: Kiriman Stanislaus Riyanta/Dok-Pribadi).

"Bukan seperti penggrebekan suatu kasus yang normalnya pelaku akan akan segera menghentikan aktivitas atau bahkan akan berupaya menghilangkan jejak," kata Stanislaus kepada Merahputih.com di Jakarta, Senin (15/4).

Stanislaus melanjutkan, kedua fakta ini tentu sangat penting jika dikaitkan ditemukan surat suara yang sudah dan sedang tercoblos di tempat yang bukan penyimpanan resmi dan ditemukan orang yang merupakan pendukung kubu tertentu.

"Fakta ini jelas sudah sangat sulit diterima jika hal tersebut bukan suatu pengkondisian dengan tujuan untuk menyudutkan pihak tertentu. Surat suara yang ditemukan tersebut pun jika benar kemungkinan besar berasal dari model pemungutan suara dengan Kotak Pos yang tidak sampai ke tujuan dan direkayasa," imbuh Stanislaus.

Ilustrasi surat suara
Ilustrasi Surat Suara untuk DPR di Pemilu 2019 (Foto: antaranews)

Untuk mengungkap kasus ini tentu akan dimulai dari mengecek apakah surat suara tersebut asli. Bila surat suara terbukti asli, lanjut dia, maka tinggal dilakukan pelacakan model surat suara dan kurir yang membawa.

"Pelacakan akan menunjukkan siapa pembawa surat suara tersebut. Data lain yang bisa menjadi petunjuk adalah siapa pemilik ruko yang dipakai untuk menyimpan dan mencoblos surat suara tersebut," tutur ahli intelijen itu.

Dari model penggrebekan, temuan-temuan di lapangan, dan fakta-fakta yang terjadi, Stanislaus yakin ada suatu skenario untuk menyudutkan pihak tertentu. Bila dilakukan pihak-pihak yang punya kepentingan untuk menambah jumlah suara, sangat ceroboh dan tidak masuk akal, mengingat jumlah surat suara yang ditemukan dan begitu mudahnya digrebek dan didokumentasikan.

Surat suara caleg NasDem Davin Kirana sudah tercoblos di Selangor, Malaysia. Foto: Net

"Peristiwa tersebut dapat dinilai adalah suatu upaya cipta kondisi untuk mendelegitimasi pemilu dengan seolah-olah menunjukkan bahwa pemilik suara yang dikondiskan melakukan kecurangan sehingga pemilu tidak sah. Tentu saja jika analisis ini benar maka pelaku dari operasi cipta kondisi ini adalah pihak yang berpotensial kalah dan lawan politik dari pemilik surat suara yang telah tercoblos," terang Stanislaus

Pengamat Intelijen itu memprediksi pelaku mempunyai akses ke jasa ekspedisi pengiriman surat suara tersebut. Selain itu lokasi di Selangor Malaysia alias luar negeri dipilih untuk menarik perhatian international dengan menciptakan framing bahwa telah terjadi kecurangan pada Pemilu 2019 di Indonesia.

"Kesimpulan dari fakta dan analisis di atas adalah kasus pencoblosan surat suara di Selangor Malaysia pada surat suara pilpres dan caleg adalah suatu cipta kondisi untuk delegitimasi pemilu dengan dugaan kuat pelaku adalah lawan politik dari pemilik suara yang telah tercoblos," tutup Stanislaus. (knu)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH