Cara Mempersiapkan Dana Hiburan Agar Keuangan Tetap Merdesa Kenali tips mempersiapkan dana hiburan agar keuangan tetap merdesa (Foto: ismaya live)

PARA pekerja tentunya membutuhkan sebuah hiburan untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan, salah satunya dengan menonton konser musik. Nah, pada akhir tahun 2022 nanti, banyak konser-konser musik besar sudah dinantikan para pencinta musik, setelah banyak sempat vakum beberapa tahun sebelumnya akibat pandemi.

Konser-konser tersebut, antara lain Synchronize Festival, Pesta Pora, We The Fest, Djakarta Warehouse Project (DWP), The Script, dan Justin Bieber World Tour.

Baca Juga:

Makna Kemerdekaan Bagi Pemilik Album Merdesa

Namun, di belakang banyaknya konser musik tersebut, tentunya harus ada 'harga harus dibayar' atau dana dipersiapkan untuk menikmatinya. Dari mulai untuk membeli tiket konser, outfit, makan, transportasi, penginapan, dan sebagainya.

Jangan sampai menonton konser musik tapi keuanganmu tidak merdesa (Foto: pixabay/firmbee)

Namun, jangan sampai dengan menonton konser tersebut keuangan kamu tidak Merdesa, seperti membuat pengeluaranmu tidak terkendali hingga terlilit hutang dan sebagainya.

Lantas apakah dana untuk hiburan seperti menonton konser perlu dianggarkan? Menurut Certified Financial Planner Rizki Marman Saputra hiburan merupakan suatu kebutuhan bagi pekerja dan anak muda, khususnya nan tinggal di perkotaan atau kaum urban.

Mengenai perencanaan keuangan, Rizky Marman nan juga merupakan Dosen Part-time di Prodi Banking & Finance Vokasi Universitas Indonesia mengatakan mengatakan tidak ada salahnya mengeluarkan dana untuk hiburan.

"Tapi, sangat penting dan perlu diperhatikan bahwa dana hiburan tersebut harus dianggarkan dan direncanakan terlebih dahulu. Agar tidak membebani atau bahkan mengambil porsi pos keuangan lainnya," jelas Rizki Marman pada merahputih.com.

Baca Juga:

Tips Cerdas Menjadi Juara Dalam Mengelola Keuangan Bisnis

Khususnya untuk anak muda baru memulai karir dan salary masih UMR, Rizki Marman memberikan tips atau cara untuk dapat menonton konser dan keuangan tetap aman. Caranya, dengan membuat pos-pos anggaran dari pendapatan bulanan jauh hari sebelum acara konser berlangsung atau tiket konser resmi dijual.

Kenali perencanaan yang ideal untuk dana hiburan agar keuanganmu tetap merdesa (Foto: pixabay/stevepb)

Berkait dana ideal paling cocok dianggarkan untuk hiburan seperti menonton konser musik, Rizki menyebutkan, bagi pekerja muda Generasi Z belum punya cicilan, sebaiknya menggunakan prinsip 50, 30, 20.

"50 persen untuk kebutuhan sehari-hari, 30 persen untuk healing, nonton konser, jalan-jalan, dan 20 persen untuk menabung atau investasi," ujar Rizki.

Rizki memberikan contoh, sisihkan 20 persen dari gaji misalkan lima juta perbulan, lalu dua juta untuk kebutuhan sehari-hari, satu setengah juta untuk healing, dan satu juta untuk investasi atau menabung. Pergunakanlah dana satu setengah juta tersebut untuk dialokasikan membeli tiket konser.

Contohnya, apabila harga tiket konser tiga juta rupiah, berarti kamu harus menyisihkan dua bulan sebelumnya. Tapi, jauh lebih baik bila menyisihkan 3-4 bulan sebelumnya. Rizki menyarankan jangan membeli tiket mendekati tanggal konser, karena biasanya tiket akan habis atau jika berkait keuangan tentu saja harga naik. Karena itu, penting untuk mencari tahu dari jauh-jauh hari soal konser ingin kamu tonton.

Di samping itu, ada pula ketika waktu konser sudah dekat dan mungkin tidak menyediakan anggaran sebelumnya untuk dana hiburan, banyak anak muda kemudian mengambil jalan pintas menggunakan pinjaman online atau paylater.

Mengenai hal tersebut, Rizki sebagai percana keuangan tidak menyarankan pinjaman online atau paylater untuk menjadi solusi membeli tiket konser, atau kebutuhan sifatnya tidak mendesak dan hanya kebutuhan kesenangan atau lifestyle tersier semata.

Bagi Rizki, sebaiknya pinjaman online tersebut digunakan untuk pinjaman sifatnya produktif, bisa meningkatkan value investing, atau meningkatkan nilai diri anak muda, demi masa depan lebih baik.

"Misalkan, mengikuti program sekolah, sertifikasi, atau kursus bahasa, sebab nantinya akan berguna untuk karier dan masa depan anak muda tersebut," jelasnya.

Rizki menegaskan, pinjaman online dan paylater biasanya jadi jalan keluar untuk anak-anak muda menutupi cashflownya nan berantakan, padahal hal tersebut dapat menjadi boomerang di kemudian hari. Intinya sesuaikan kembali dengan kondisi keuangan masing-masing individu. (Ryn)

Baca Juga:

Sektor Keuangan Jadi Sasaran Utama Kejahatan Phising di Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
'Jakarta vs Everybody' Rilis Teaser dan Poster
ShowBiz
'Jakarta vs Everybody' Rilis Teaser dan Poster

Jakarta vs Everybody bercerita tentang bagaimana kerasnya hidup di Ibu Kota Jakarta.

Flavs Festival 2022 Umumkan Final Line-Up
ShowBiz
Flavs Festival 2022 Umumkan Final Line-Up

Flavs Festival 2022 digelar 10-11 September.

Nasib Jutaan Bunga Penghormatan untuk Ratu Elizabeth II
Fun
Nasib Jutaan Bunga Penghormatan untuk Ratu Elizabeth II

Sisa bunga organik akan dikomposkan di Kensington Park, lalu disebar ke seluruh Royal Park yang dimiliki oleh keluarga Kerajaan Inggris.

Jacoweek 2021 Ditutup dengan Final Jagobrew dan Raffle Livin & Livinpoin
Fun
Waspada Hepatitis Akut, Ini Gejalanya
Fun
Waspada Hepatitis Akut, Ini Gejalanya

Hepatitis akut banyak menyerang anak-anak.

Hadirnya Orang Ketiga di Noktah Merah Perkawinan
ShowBiz
Hadirnya Orang Ketiga di Noktah Merah Perkawinan

Nokta Merah Perkawinan tayang September 2022.

Mahalini Peduli pada Kulit Wajah
ShowBiz
Mahalini Peduli pada Kulit Wajah

Mahalini membagikan tips -tips ampuh untuk bisa tampil percaya

‘Dengar Alam Bernyanyi’ Terpilih Jadi Official Theme Song Y20 2022
ShowBiz
‘Dengar Alam Bernyanyi’ Terpilih Jadi Official Theme Song Y20 2022

Dengar Alam Bernyanyi selaras dengan misi Y20 2022.

Jajanan Enak dan Lezat dari 5 Negara
Kuliner
Jajanan Enak dan Lezat dari 5 Negara

Jajanan yang harus kamu coba.

Kenali Gejala Perimenopause dan Cara Mengatasinya
Fun
Kenali Gejala Perimenopause dan Cara Mengatasinya

Masa transisi perimenopause jauh lebih sulit.