Cara Ajarkan Anak Belajar ke Toilet Secara Kilat Ajarkan ke toilet bila anak-anak sudah berusia 2 tahun. (Foto: Pixabay/Alexas_Fotos)

MENJELANG usia dua tahun, seorang anak sudah tak lagi membutuhkan popok. Mereka mulai memiliki kemampuan untuk mengontrol kandung kemihnya. Setiap anak memiliki kontrol yang berbeda. Di usia dua hingga tiga tahun, kita bisa membiasakan si kecil untuk pergi ke toilet. Namun, beberapa anak memiliki kemampuan kontrol kandung kemih lebih cepat atau lebih lambat.

Ketika anak siap menggunakan toilet, mereka akan memperlihatkan beberapa tanda-tanda. Tanda-tandanya antara lain :

1. Waktu buang air besar teratur dan bisa diprediksi

2. Popok selalu dalam keadaan kering

3. Si kecil akan merasa tidak nyaman apabila popoknya kotor

4. Mereka menunjukkan gesture tertentu jika ingin buang air

Jika anak mulai menunjukkan empat gejala tersebut, kita bisa mengajarkannya untuk buang air ke toilet. Melatih anak untuk buang air di toilet memang bukan perkara mudah. Dibutuhkan kesabaran dan keterampilan sehingga anak mengikuti apa yang kita katakan. Ada beberapa cara mudah agar anak terbiasa menggunakan toilet. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

toilet
Tidak mudah mengajarkan anak ke toilet. (Foto: Pixabay/Pexels)

1. Pispot

Langkah pertama yang bisa dilakukan orang tua adalah dengan menggunakan pispot. Cara ini merupakan tahap awal sebelum memperkenalkan si kecil pada toilet yang sebenarnya. Biarkan anak memilik bentuk atau motif pispot yang disukainya. Dengan demikian, mereka akan lebih semangat menggunakan pispot favoritnya.

2. Aktivitas di Toilet

Setelah menggunakan pispot, kita mulai bisa mendorong si kecil untuk melakukan aktivitas di toilet. Misalnya, setelah menggunakan pispot, kita bisa mengajak si kecil untuk membersihkan dirinya di toilet. Bersihkan si kecil di atas kloset dengan mendudukkan mereka di atas kloset. Hal tersebut dilakukan agar si kecil terbiasa dengan kloset. Ajarkan pula si kecil menggunakan kloset sesekali agar lama kelamaan ia bisa meninggalkan pispotnya.

toilet
Berilah reward bila anak-anak dapat menggunakan toilet. (Foto: Pixabay/prowitt)

3. Popok

Anak-anak yang mulai bisa mengendalikan kandung kemihnya tak lagi membutuhkan popok. Kemampuan mereka dalam mengendalikan diri membuat popok selalu dalam keadaan bersih. Gunakan popok hanya di saat-saat tertentu misalnya, saat kita mengajak si kecil jalan-jalan keluar. Dengan demikian, mereka akan semakin terbiasa menggunakan toilet saat di rumah.

4. Reward

Berikan hadiah jika si kecil sukses menggunakan toilet. Trik tersebut bisa memacu semangat anak menggunakan toilet. Penghargaan tersebut bisa diberikan dalam berbagai cara misalnya memberi pujian, mencium, atau memeluk mereka. Terus semangati mereka untuk menyempurnakan proses pelatihan. Memarahi anak hanya akan membuat mereka trauma.

Itulah beberapa hal yang harus dilakukan untuk melatih anak di toilet. Dengan membiasakan hal tersebut, anak akan terbiasa dan lebih cepat proses belajar ke toilet. (avia)

Kredit : iftinavia

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH