Capres-Cawapres Akan Diuji Surat Alfatiha, Kalau Tidak Bisa Berarti Tidak Pernah Salat Anggota TKN Zuhairi Misrawi (kiri) bersama Ketum PPP Rohamurmuziy (Foto: Twitter @zuhairimisrawi)

MerahPutih.Com - Ketua Ikatan Dai Aceh (IDA) Marsyuddin Ishak mengatakan sudah menemui tim pemenangan paslon capres-cawapres untuk menyampaikan pelaksanaan uji membaca Alquran di Aceh.

Kepada awak media, Marsyuddin menyatakan telah menerima kesediaan paslon nomor 01 Jokowi-Ma'ruf untuk dites. Hanya saja untuk waktunya akan diatur ulang menyesuaikan dengan pasangan calon.

"Bisa kami sampaikan bahwa dari pihak TKN tadi menyampaikan kepada kami bapak Jokowi dan Kiai Ma'ruf, insyaallah bersedia hadir ke Aceh untuk melakukan tes uji baca alquran," kata Marsyuddin di Posko Cemara, Senin (14/1).

Terkait hal itu, Marsyuddin menjelaskan materi tes baca Alquran yang rencananya akan digelar di Masjid Baiturrahman Banda Aceh.

Rombongan DAI Aceh bersama Ketuanya Marsyuddin Ishak
Ketua Ikatan DAI Aceh Marsyuddin Ishak (tengah) di Posko Cemara, Jakarta Pusat (MP/Fadhli)

"Materi yang akan kita uji di Aceh yang pertama itu surat alfatihah itu wajib dan kami wacanakan surat pendek namun demikian kami masih buka peluang wacana lain, surat-surat lain," kata dia.

Marsyuddin menambahkan, tes membaca Alquran ini nantinya akan dipublikasikan kepada masyarakat luas khususnya, publik Aceh.

"Teknisnya nanti, intinya begini pasti daripada uji tersebut akan kita publish, apakah memang waktu tes itu kita live atau bagaimana nanti teknisnya kita bicarakan. Kita sekarang masih menunggu jawaban resminya dahulu," imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Anggota TKN Zuhairi Misrawi mengaku sudah menanyakan soal materi tes baca Alquran ke pengurus IDA.

Dari penjelasannya, Zuhairi mengaku memahami apa yang diinginkan masyarakat Aceh. Sebab, kata dia di Aceh sendiri menjadi hal yang lazim dan bukan istimewa dengan tes baca Alquran.

"Bagi orang Aceh ini adalah sesuatu yang biasa-biasa saja, karena ini berlaku juga bagi para Calon Gubernur, Wagub, Calon Bupati dan Wabup, Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota atau bahkan Calon PNS," ujarnya.

Adapun materi yang akan dites, lanjut tokoh muda NU itu yang paling utama adalah surat Alfatihah dan beberapa surat pendek lainnya.

"Tadi kami menanyakan tentang materi yg akan diujikan dalam tes baca alquran ini. Standar biasanya adalah yang wajib baca surat alfatihah karena bagaimana pun surat alfatihah adalah surat kita kenal dengan umul kitab, induk dari alquran dan sebagian ulama mewajibkan terutama mazhab imam syafii mewajibkan bacaan surat alfatihah dalam salat," tuturnya.

Jadi, dalam tes nanti kedua paslon harus fasih dan benar dalam membaca surat ini kalau perlu dihafal di luar kepala.

"Teman-teman dari ikatan dai aceh mengatakan kalau tidak bisa baca alfatahiah (baik dan benar) berarti tidak salat," tambahnya.

Lebih lanjut, kandidat capres-cawapres kemungkinan akan dites membaca surat-surat pendek, namun ini masih bagian dari opsi.

"Kemudian ada ujian baca surat pendek biasanya itu juz 30 atau dikenal dengan juz amma. Tapi ini opsional, bisa mengambil materi dari surat di luar surat juz 30. Bisa Al- baqaroh, bisa al-imron, bisa al-maidah, bisa al-an'am, bisa al-hujarot, bisa an-nisa dan lain-lain," ucap Zuhairi Misrawi.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Neymar Kangen Kembali, Barcelona Lebih Memilih Adrien Rabiot

Kredit : fadhli


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH