Canggih! Teknologi VR Pada Sapi Dipercaya Bisa Tingkatkan Produksi Susu Teknologi VR kini merambah ke sektor peternakan (Foto: Moscow Ministry of Agriculture and Food)

VIRTUAL Reality (VR) merupakan sebuah teknologi yang membuat pengguna atau user bisa berinteraksi dengan lingkungannya. Untuk menjembatani mata manusia dengan dunia maya yang disimulasikan oleh komputer. Penggunanya bisa merasa tengah berada di dalam lingkungan tersebut.

Namun teknologi VR sendiri saat ini tak hanya digunakan oleh manusia saja, tapi juga pada hewan. Dalam upaya untuk mengurangi kecemasan sapi dan untuk meningkatkan produksi susu mereka.

Baca Juga:

Pergi Ke Disneyland Bisa Pengaruhi Kecerdasan Anak? Serius?

Seperti yang dilansir dari laman odditycentral, sebuah peternakan sapi di distrik Ramensky Moskow, telah melengkapi kawanannya dengan headset virtual reality yang dirancang khusus.

Teknologi VR pada Sapi dipercaya bisa meredakan stres dan meningkatkan produksi susu (Foto: Pixabay/arnolgs)

Penelitian telah menunjukan bahwa ada hubungan antara kondisi emosional sapi dan produksi susu hariannya.

Di masa lalu, peternak pernah mendengar tentang ada sebuah peternakan sapi perah yang memainkan musik klasik yang menenangkan. Hal itu dilakukan untuk menurunkan tingkat stres mereka dan meningkatkan produktivitas.

Tetapi seiring kemajuan teknologi, solusi baru yang mengubah suasa hati pun diperkenalkan. Misalnya peternakan RusMoloko di Moskow, yang baru-baru ini melengkapi ternaknya dengan sistem VR yang disesuaikan dengan struktural kepala sapi.

Baca Juga:

Selokan di Kota Ini Dipenuhi Ratusan Ikan Koi, Ada Apa?

Kabar tentang eksperimen yang tak biasa di RusMoloko baru-baru ini, menjadi berita utama Nasional di Rusia. Hal itu terjadi usai foto seekor sapi yang memakai headset virtual reality besar beredar di media sosial.

Pada hawalnya, banyak orang mengira itu hanya lelucon. Tetapi kementerian pertanian dan makanan Moskow membenarkan. Bahwa mereka telah melakukan eksperimen tentang bagaimana virtual reality memengaruhi suasana hati dan hasil susu sapi.

Awalnya VR pada sapi hanya dikira lelucon (Foto: Moscow Ministry and Agriculture and Food)

Pengembang headset VR yang unik tersebut, bekerjasama dengan petani dan dokter hewan. DEngan mengandalkan penelitian visi ternak untuk memastikan bahwa perangkat tersebut cocok untuk digunakan oleh sapi.

Tak jelas berapa lama hewan tersebut sudah memakai VR, tetapi menurut Moscow Times, pada tes awal hasilnya ialah "Mengurangi kecemasan dan meningkatkan suasana emosional keseluruhan dalam kawanan".

Tahapan yang kedua percobaan nantinya akan fokus bagaimana realitas virtual mempengaruhi produktivitas susu sapi. Jika kamu bertanya-tanya apa yang dilihat melalui VR tersebut? Pernyataan Kementerian menyebutkan, yang terlihat ialah simulasi lapangan musim panas yang mungkin digunakan petani untuk menurunkan tekanan hewan pada hari mendung atau hujan.

Para peneliti pun tengah memperluas percobaan VR untuk sapi jika terus melihat hasil positif dari studi percontohan tersebut. (Ryn)

Baca Juga:

Kisah Viral Perempuan yang Menikah dengan Pohon, Alasannya Bikin Elus Dada

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH