Canggih, Kondisi Merapi Bisa Dilihat Lewat Aplikasi Ponsel Eko Suwanto anggota DPRD DIY menjelaskan aplikasi Jogja Istimewa (MP/Teresa Ika)

MerahPutih.Com - Para wisatawan yang hendak berlibur ke sekitar Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta dan Jateng kini tak perlu khawatir. Kondisi terkini Gunung Merapi bisa dipantau melalui aplikasi ponsel. Aplikasi ini bernama Jogja Istimewa.

Kecanggihan ini terjadi karena Cctv yang terpasang disekitar Merapi sudah terkoneksi dengan aplikasi ini. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY, Eko Suwanto menjelaskan cara melihat aktivitas Merapi cukup mudah.

Pertama masyarakat mengunduh aplikasi ini ini di Google store. Kemudian klik menu Jogja streaming.

Aplikasi Jogja Istimewa dalam Ponsel
Aplikasi Jogja Istimewa yang bisa digunakan para wisatawan saat berkunjung ke Yogyakarta (MP/Teresa Ika)

"Pilih CCTV Diskominfo Pemda DIY lalu klik Merapi. Aktifitas Merapi dari kejauhan bisa langsung terlihat," jelas Eko di Gedung DPRD DIY, Rabu (13/2) kemarin.

Tak hanya Merapi, masyarakat juga bisa melihat kondisi sungai yang ada di Yogyakarta, termasuk sungai yang berhulu di kaki gunung Merapi. Dengan mengetahui kondisi sungai, warga dan wisatawan bisa mengetahui ke sungai mana arah aliran lava panas atau dingin mengalir.

Eko menambahkan tak perlu membayar untuk bisa mengunduh aplikasi ini. Aplikasi Jogja Istimewa bisa dijalankan di seluruh sistem ponsel baik Android maupun IOS.

Eko berharap dengan mengetahui kondisi Merapi, masyarakat siap untuk mitigasi bencana. "Semoga aplikasi ini bisa mempermudah masyarakat di sekitar Merapi dan yang hendak menuju Merapi,"tutur ketua Komisi A DPRD DIY yang membawahi urusan Kebencanaan ini.

Penampakan terkini Gunung Merapi
Situasi terkini Gunung Merapi (Foto: BPPTKG)

Eko menambahkan masyarakat juga bisa mengetahui perkembangan Merapi melalui twitter resmi @BPPTKG.

Seperti yang diketahui, aktifitas Merapi meningkat sejak Juni 2018. Bahkan Merapi "batuk-batuk" beberapa hari lalu. Awan panas nampak keluar dari kubah gunung pada Senin 11/2. Status Merapi masih di level II atau waspada.

Berdasarkan informasi dari Twitter BPPTKG, Rabu 13 Februari telah terjadi 23 kali guguran di Merapi pada 13. Guguran terjadi sejak pukul 06.00 hingga 18.00 wib. Durasi guguran sekitar 9- 65 detik. Guguran ini mengarah ke timur laut dan tenggara yakni hulu kali Gendol. jarak luncurnya sekitar 50-600 meter.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Klaim Daya Beli Turun, Jubir PSI Tuding Fadli Zon Bohong Lagi

Kredit : patricia


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH