Calon Kapolri Baru Ditantang Benahi Stigma Pelanggaran HAM di Kepolisian Kabareskrim Polri Komjen Sigit Listyo. Foto: MP/Kanu

Merahputih.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyoroti kasus dugaan pelanggaran HAM di Indonesia, yakni pembunuhan satu keluarga di Sigi dan penembakan enam anggota FPI. BEM SI berharap Komjen Listyo Sigit Prabowo menuntaskan kasus-kasus HAM bila menjadi Kapolri nanti.

Kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia belum menjadi menjadi fokus utama institusi Polri. Salah satunya adalah kasus pembantaian satu keluarga di Sigi yang hingga saat ini masih belum tuntas.

"Ditambah lagi kasus penembakan enam anggota laskar FPI yang cukup menyita perhatian publik," tulis pernyataan sikap BEM SI untuk institusi Polri kepada wartawan, Jumat (23/1).

Baca Juga:

Gelar Rekontruksi, Komnas HAM Belum Simpulkan Kematian 6 Anggota FPI

BEM SI mendorong Polri menindaklanjuti rekomendasi Komnas HAM soal dugaan pelanggaran HAM dalam kasus tewasnya enam anggota FPI. Enam anggota FPI tersebut tewas ditembak anggota Polri.

BEM SI merujuk pada UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, tujuan kepolisian adalah terbinanya ketenteraman masyarakat dengan menjunjung tinggi HAM.

Maka mereka mendukung Komjen Listyo Sigit Prabowo yang telah disetujui DPR untuk menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis untuk mengusut tuntas kasus HAM, serta menjaga kredibilitas Polri.

Kendaraan polisi dan enam laskar FPI dalam kasus penembakan anggota FPI di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21-12-2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
Kendaraan polisi dan enam laskar FPI dalam kasus penembakan anggota FPI di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21-12-2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.

Selain persoalan HAM, BEM-SI juga meminta Komjen Sigit memberi ruang luas bagi aspirasi publik untuk berlangsungnya demokrasi yang sehat.

Sebab, sisi ini terciderai ketika polisi melakukan proses pengamanan demonstrasi sepanjang 2019 hingga 2020. Tidak sedikit demonstran mendapatkan perlakuan represif aparat selama menyalurkan aspirasi.

"Demokrasi yang menjadi asas bernegara dicederai oleh berbagai tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian di lapangan," beber BEM-SI dalam keterangan resminya.

Baca Juga:

Komnas HAM Sebut Penembakan 4 Anggota FPI Pelanggaran HAM

Kemudian, BEM SI juga meminta Komjen Sigit mampu menjaga kredibilitas Polri sebagai instansi penegak hukum. Selanjutnya mereka juga meminta Komjen Sigit untuk menegakkan supremasi hukum dengan seadil-adilnya.

"Mengembalikan marwah Polri sebagai pengayom masyarakat," tulis BEM-SI mengungkapkan permintaan lain kepada Komjen Sigit. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Waskita Prediksi Traffic di Ruas Tol Miliknya Turun Hingga 80 Persen Jelang Mudik
Indonesia
Waskita Prediksi Traffic di Ruas Tol Miliknya Turun Hingga 80 Persen Jelang Mudik

Pembatasan akses keluar masuk rest area pun dilakukan dengan tujuan tidak menimbulkan keramaian atau kerumunan

Rabu (29/7), Kasus Positif Corona di DKI Bertambah 584 Orang
Indonesia
Rabu (29/7), Kasus Positif Corona di DKI Bertambah 584 Orang

"Dari jumlah tersebut 12.613 orang dinyatakan telah sembuh sedangkan 820 meninggal dunia," ungkap Fify.

DPR Bahas Peraturan KPU Soal Pilkada, Termasuk Penggunaan Teknologi
Indonesia
DPR Bahas Peraturan KPU Soal Pilkada, Termasuk Penggunaan Teknologi

Penggunaan Teknologi Informasi dalam rekapitulasi untuk mendapatkan informasi tentang hasil penghitungan suara dan rekapitulasi dengan cepat.

Larangan Mudik Demi Mencegah Hal Tragis Akibat COVID-19
Indonesia
Larangan Mudik Demi Mencegah Hal Tragis Akibat COVID-19

Aturan Pemerintah Pusat terkait peniadaan mudik Idul Fitri tahun ini dapat dipatuhi masyarakat demi mencegah terjadinya penularan virus SARS-CoV-2.

Soal UU Cipta Kerja, Menkopolhukam Sebut Lebih Banyak Beredar Kabar Tidak Benar
Indonesia
Soal UU Cipta Kerja, Menkopolhukam Sebut Lebih Banyak Beredar Kabar Tidak Benar

Aksi demonstrasi menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja berujung bentrok dan kerusuhan di sejumlah daerah di Indonesia.

Gereja Katedral Hanya Izinkan Jemaat yang Sudah Terdaftar Ikuti Misa
Indonesia
Gereja Katedral Hanya Izinkan Jemaat yang Sudah Terdaftar Ikuti Misa

Jemaat luar dipersilakan mengikuti misa di gereja masing-masing

Risma Ajak Warga Datang ke TPS
Indonesia
Risma Ajak Warga Datang ke TPS

"Karena akan menentukan bagaimana Surabaya lima tahun ke depan. Kalau sampai tidak memilih (golput) maka warga juga akan rugi. Jadi ayo datang ke TPS," ucapnya

KSAL dan KSAU Diminta Jaga Kedaulatan NKRI
Indonesia
KSAL dan KSAU Diminta Jaga Kedaulatan NKRI

KSAL Laksamana Yudo Margono dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Rabu (20/5)

[HOAKS atau FAKTA] Erdogan: Indonesia Dipimpin Penjahat Jika Jokowi tidak Terjun ke Politik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Erdogan: Indonesia Dipimpin Penjahat Jika Jokowi tidak Terjun ke Politik

Selain itu, foto asli Presiden Erdogan itu, pernah ditayangkan oleh okezone.com

Ini Kekesalan Menkumham Tahu John Kei Berbuat Ulah di Tengah Pembebasan Bersyarat
Indonesia
Ini Kekesalan Menkumham Tahu John Kei Berbuat Ulah di Tengah Pembebasan Bersyarat

Yasonna pun menyesalkan kejadian di Green Lake City yang melibatkan John Kei.