Cakada Langgar Protokol Kesehatan, DPR Minta Pemerintah Bertindak Tegas Slogan ajakan Pilkada serentak 9 Desember 2020.(ANTARA News Papua/HO-KPU)

MerahPutih.com - Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani Aher menyayangkan banyak calon kepala daerah Pilkada 2020 yang tidak memerhatikan protokol kesehatan saat melakukan proses pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Sangat disayangkan, banyak calon kepala daerah yang mendaftar ke KPU tidak mempertimbangkan protokol kesehatan. Dari berbagai foto dan video yang tersebar di internet, arak-arakan ataupun kerumunan massa tanpa masker masih terjadi saat mengantarkan pendaftaran paslon ke KPU setempat," kata Netty dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/9).

Baca Juga:

Terima Calon Positif COVID-19, Proses Pendaftaran Cakada Diduga Terjadi Pelanggaran

Netty khawatir arak-arakan dan kerumunan yang terjadi saat mengantar paslon ke KPU justru akan menjadi klaster baru penularan COVID-19.

"Apakah massa pendukung sudah semuanya dites bebas COVID? Tidak ada jaminan kan? Saya khawatir ini menjadi klaster baru karena massa berkerumun dan tidak menjaga jarak aman," sesalnya.

Ketua Tim COVID-19 Fraksi PKS DPR RI Netty Prasetiyani Heryawan (Foto: antaranews)
Ketua Tim COVID-19 Fraksi PKS DPR RI Netty Prasetiyani Heryawan (Foto: antaranews)

Apalagi, menurut Netty, dari data yang disampaikan KPU, ada 37 orang calon kepala daerah yang positif COVID-19. Oleh karena itu, menurut dia, harus ada aturan yang jelas dan tegas dari KPU maupun Bawaslu agar masing-masing paslon menaati protokol kesehatan mulai sekarang hingga masa kampanye dan pencoblosan.

"Aparat di lapangan juga harus tegas menindak jika ada paslon yang tidak menaati protokol kesehatan. Tidak boleh ada pengecualian," kata Netty.

Netty mengakui memang sulit mengatur massa yang ingin menunjukkan dukungan pada paslon.

"Kadang mereka datang tanpa diminta. Oleh karena itu, para paslonlah yang harus terus memberikan himbauan dan anjuran agar mereka memerhatikan keselamatan dengan mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.

Baca Juga:

Jatim Gelar Tes Kesehatan 41 Pasangan Cakada di 3 Rumah Sakit

Para cakada, lanjut Netty, juga harus jadi contoh atau role model bagi para pendukungnya dengan tetap menggunakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan pakai sabun. Netty juga mengingatkan agar para cakada memahami bahaya pandemi dan tidak menganggap remeh COVID-19.

"Para cakada harus lebih 'eman', lebih sayang kepada masyarakat. Perhatikan keselamatan mereka saat terlibat sebagai tim sukses, pendukung atau pemilih. Deklarasi dan kampanye cakada nantinya harus mematuhi protokol kesehatan atau dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan teknologi digital. tandas Netty. (Pon)

Baca Juga:

Waduh! 70 Lebih Cakada Belum Serahkan Hasil Swab Tes COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sembuh Dari Sakit, Muhamad Gelar Kampanye Perdana Pilkada Tangsel
Indonesia
Sembuh Dari Sakit, Muhamad Gelar Kampanye Perdana Pilkada Tangsel

Muhamad-Saraswati Djojohadikusumo janji dijalankan pemerintahan yang Transparan, Akuntabel, Nyata Pengabdiannya, Gotong royong.

PT Kimia Farma Pecat Karyawannya Setelah Dugaan Pelecehan di Bandara Soetta
Indonesia
PT Kimia Farma Pecat Karyawannya Setelah Dugaan Pelecehan di Bandara Soetta

PT Kimia Farma adalah penyelenggara rapid test di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Ini Isi Bantuan 'Nasi Anjing' yang Resahkan Warga Warakas
Indonesia
Ini Isi Bantuan 'Nasi Anjing' yang Resahkan Warga Warakas

Dugaan sementara terjadi salah persepsi antara pembuat, pemberi nasi dan penerima nasi.

Menhub Minta SIKM di Jakarta Dicabut
Indonesia
Menhub Minta SIKM di Jakarta Dicabut

Pemberlakuan SIKM sangat percuma, karena hanya menyasar pengguna transpotasi udara, kereta api dan bus AKAP

Solo Segera Punya Masjid Megah Hadiah dari Pangeran UEA
Indonesia
Solo Segera Punya Masjid Megah Hadiah dari Pangeran UEA

Menurutnya, lahan yang digunakan untuk masjid dan Islamic Center dulunya milik PT Pertamina. Kemudian lahan tidak terpakai dan diserahkan ke negara.

Eks Anak Buah Hasto Divonis 1 Tahun dan 8 Bulan Penjara
Indonesia
Eks Anak Buah Hasto Divonis 1 Tahun dan 8 Bulan Penjara

Hakim menyatakan Saeful Bahri selaku kader PDIP terbukti menyuap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Bebas Ganjil Genap Jakarta Diperpanjang Sampai 22 Mei
Indonesia
Bebas Ganjil Genap Jakarta Diperpanjang Sampai 22 Mei

Kebijakan ini telah diperpanjang beberapa kali, terakhir diperpanjang dari 19 hingga 23 April.

PBB Diminta Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM Terhadap Etnik Uighur
Indonesia
PBB Diminta Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM Terhadap Etnik Uighur

PBB harus mendesak China mengizinkan Tim Pencari Fakta (TPF) independen dibawah PBB untuk melakukan investigasi

 Riza Patria Siap Mundur dari DPR Bila Ditunjuk Jadi Cawagub DKI
Indonesia
Riza Patria Siap Mundur dari DPR Bila Ditunjuk Jadi Cawagub DKI

Riza mengatakan, pengunduran diri sebagai anggota DPR yang akan menjadi calon kepala daerah telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Jaksa akan Sampaikan Replik, Tim Kuasa Hukum Novel Nilai Sidang Banyak Kejanggalan
Indonesia
Jaksa akan Sampaikan Replik, Tim Kuasa Hukum Novel Nilai Sidang Banyak Kejanggalan

Pelaku penyiraman air keras kepada Novel Ronny Bugis dan Rahmat Kadir diketahui dituntut satu tahun penjara.