Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cak Imin Prioritaskan Anggaran untuk Petani, Nelayan, hingga Peternak jika Menang Pilpres

Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 03 Februari 2024
Cak Imin Prioritaskan Anggaran untuk Petani, Nelayan, hingga Peternak jika Menang Pilpres

Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar saat berkampanye di Lapangan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (3/2). (ANTARA/Dok.Pribadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Petani, nelayan, hingga peternak krusial dalam menyediakan pangan bagi bangsa. Karena itu, mereka akan diprioritaskan calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar jika memenangi Pilpres 2024.

"Yang paling menderita karena perubahan iklim, krisis iklim, adalah petani, nelayan, dan peternak. Mereka harus diprioritaskan karena menjadi pahlawan yang menyediakan pangan bagi bangsa," kata Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, saat istigasah di Lapangan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu, dikutip dari Antara.

Baca Juga:

Satgas Ganjar-Mahfud Dideklarasikan, Megawati Meminta untuk Menang Satu Putaran

Anggaran untuk petani, nelayan, hingga peternak akan diprioritaskan. Sementara program yang salah akan dihentikan seperti anggaran untuk lumbung pangan atau food estate yang mencapai hingga puluhan triliun rupiah.

"Anggaran tersebut seharusnya dialokasikan untuk pupuk bersubsidi bagi para petani, bahan bakar minyak (BBM) bagi kapal nelayan, dan bantuan modal bagi para peternak," tutur Cak Imin.

Cak Imin juga berjanji akan menyediakan anggaran sebesar Rp 150 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk investasi bagi kaum muda.

Anggaran tersebut setiap tahunnya bisa digunakan untuk meningkatkan kapasitas bisnis, kemampuan wiraswasta, sekaligus permodalan bagi kaum muda Indonesia.

Baca Juga:

Erick Thohir Sebut Prabowo Pemimpin Kuat, Dibutuhkan Indonesia

"Juga disiapkan kaum muda Indonesia untuk bisa menikmati bonus demografi, tidak boleh disia-siakan, waktunya pendek dan sangat terbatas. Sehingga, pemerintah harus punya siasat yang tepat dengan anggaran yang diinvestasikan," jelas Muhaimin. (*)

#Muhaimin Iskandar #Pilpres 2024 #Pilpres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Tingginya kebutuhan tenaga kerja di luar negeri didorong banyaknya negara maju yang mengalami kekurangan tenaga kerja usia produktif.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Indonesia
Sebut 'Politisi Keluar dari PBNU', Cak Imin: Saya Bicara karena Cinta NU
Kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap organisasi yang telah membesarkannya.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Sebut 'Politisi Keluar dari PBNU', Cak Imin: Saya Bicara karena Cinta NU
Indonesia
Soroti Dinamika PBNU, Cak Imin: Yang Berpolitik Silakan di Partai Saja
Cak Imin menanggapi dinamika yang terjadi di PBNU menjelang Muktamar ke-35. Ia mengatakan, bahwa yang bermain-main di NU bisa dikeluarkan.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
Soroti Dinamika PBNU, Cak Imin: Yang Berpolitik Silakan di Partai Saja
Indonesia
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Penunjukan Gus Najmi tersebut adalah bagian dari penguatan konsolidasi organisasi dan persiapan PKB menghadapi agenda-agenda strategis menuju Pemilu 2029.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Indonesia
Cak Imin: MBG Harus Tepat Sasaran dan Menjadi Motor Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Cak Imin menegaskan program MBG harus tepat sasaran dengan mengacu pada DTSEN serta mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah 3T.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Cak Imin: MBG Harus Tepat Sasaran dan Menjadi Motor Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Indonesia
Puncak Haji 2026 Lancar, Menko PM Muhaimin Iskandar Terharu
Cak Imin mengaku terharu setelah mendengar langsung pengalaman para jemaah yang merasa puas terhadap pelayanan haji tahun ini.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Puncak Haji 2026 Lancar, Menko PM Muhaimin Iskandar Terharu
Indonesia
Cak Imin Ingin Reflikasi Mbloc Space Buat Anak Muda di Daerah Berdaya
Mbloc menjadi salah satu rujukan dan contoh yang positif, salah satu kolaborasi pemanfaatan fasilitas publik yang akhirnya memberikan ruang, ruang berkumpul para anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Cak Imin Ingin Reflikasi Mbloc Space Buat Anak Muda di Daerah Berdaya
Indonesia
Sekolah Rakyat Jadi Utama Pemutus Rantai Kemiskinan, Lulusan Diminta Jadi Agen Pemberdayaan Masyarakat
Setiap lulusan akan diarahkan sesuai potensi masing-masing, mulai dari jalur akademik hingga profesi tertentu. 

Dwi Astarini - Kamis, 30 April 2026
Sekolah Rakyat Jadi Utama Pemutus Rantai Kemiskinan, Lulusan Diminta Jadi Agen Pemberdayaan Masyarakat
Bagikan