Cak Imin Minta Warga Jangan Senang Dulu Sejumlah Daerah Turun Level Ruang isolasi pasien COVID-19. (Foto: Antara)

Merahputih.com - Masyarakat diminta tetap mewaspadai bahaya COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan ketat meski sejumlah indikator menunjukkan penyebarannya mengalami penurunan yang signifikan hingga turun level di beberapa provinsi.

“Jangan senang-senang dulu, apalagi mengabaikan prokes (protokol kesehatan). Jangan kumpul-kumpul dulu sebelum pandemi dinyatakan hilang dan berubah menjadi endemik sebaiknya kita jaga prokes,” kata Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dikutip dari laman resmi PKB, Sabtu (28/8).

Baca Juga:

Persiapkan Kebutuhan Pokok Ini Sebelum PPKM Darurat

Pernyataan itu dilontarkan keputusan Pemerintah memperpanjang PPKM hingga 30 Agustus 2021 sekaligus memutuskan beberapa daerah diturunkan dari level 4 ke level 3, antara lain aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, dan Surabaya Raya.

Di sisi lain, daerah yang menerapkan PPKM level 2 bertambah dari 2 kabupaten/kota menjadi 10 kabupaten/kota. Di luar Jawa-Bali, daerah yang ditetapkan level 4 berkurang dari 132 kabupaten/kota menjadi 104 kabupaten/kota.

Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar. (Foto: Antara)
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar. (Foto: Antara)

Sementara itu, daerah di luar Jawa-Bali yang menerapkan PPKM level 3 menjadi 234 kabupaten/kota. Sedangkan, daerah PPKM level 2 dari 39 kabupaten/kota bertambah menjadi 48 kabupaten/kota.

Meski sejumlah daerah turun level semakin banyak, namun Gus Muhaimin meminta seluruh lapisan masyarakat, pemerintah daerah serta aparat untuk tidak lengah. Penerapan PPKM level juga harus dilaksanakan ketat.

Baca Juga:

Seperti di Wuhan, Penularan Berhenti jika PPKM Darurat Berlaku Ketat

Gus Muhaimin mengingatkan COVID-19 yang kembali mengalami kenaikan di sejumlah negara setelah merasa melonggarkan protokol kesehatan (prokes). Dia ingin contoh kasus tersebut dijadikan pelajaran di Indonesia.

“Contoh, kemarin kita lihat Amerika Serikat sempat melonggarkan buka masker, semua negara ingin menirunya. Tapi apa yang terjadi sekarang, Amerika Serikat justru mencatat kasus paling tinggi, sampai 200 ribu orang per hari,” tandas Muhaimin. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wujudkan Ikhtiar Menolong Sesama saat Pandemi Lewat Aksi #Donordirumahaja
Indonesia
Wujudkan Ikhtiar Menolong Sesama saat Pandemi Lewat Aksi #Donordirumahaja

Nur Azizah (28), perempuan pekerja swasta yang berinisiatif membuat gerakan donor darah bersama.

Soal Ujian 'Anies Diejek Mega' Dinilai Bermuatan Politis
Indonesia
Soal Ujian 'Anies Diejek Mega' Dinilai Bermuatan Politis

Karyono menilai soal ujian itu mengandung tendensi politik. Dia memprediksi itu akan berpengaruh kepada elektoral kedua tokoh itu pada 2024 nanti.

Juliari Batubara Akui Legislator PDIP Ihsan Yunus Kerap Main ke Ruangannya
Indonesia
Juliari Batubara Akui Legislator PDIP Ihsan Yunus Kerap Main ke Ruangannya

Legislator PDIP Ihsan Yunus saat masih menjabat Wakil Ketua Komisi VIII DPR kerap berkunjung ke ruang kerjanya di Kementerian Sosial, Jakarta.

Ribka Tjiptaning Pilih Bayar Denda Daripada Divaksin COVID-19
Indonesia
Ribka Tjiptaning Pilih Bayar Denda Daripada Divaksin COVID-19

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu lebih memilih untuk membayar sanksi dengan keluarganya ketimbang harus menerima vaksin.

Jusuf Kalla Tegaskan Din Syamsuddin Bukan Tokoh Radikal
Indonesia
Jusuf Kalla Tegaskan Din Syamsuddin Bukan Tokoh Radikal

“Pak Din sangat tidak mungkin radikal, dia adalah pelopor dialog antar agama dan itu tingkatannya iternasional," kata JK

Polisi Bakal Periksa Koordinator Aksi Tuntut Pembebasan Rizieq
Indonesia
Polisi Bakal Periksa Koordinator Aksi Tuntut Pembebasan Rizieq

Massa Aksi 1812 di kawasan Istana Negara bisa dianggap melanggar aturan PSBB transisi hingga tindak pidana.

Ratusan Anggota FPI Diduga Tersandung Pelanggaran Hukum, Salah Satunya Terorisme
Indonesia
Jakarta Klaim Lakukan 10.000 Testing PCR Per Hari
Indonesia
Jakarta Klaim Lakukan 10.000 Testing PCR Per Hari

Jika Pemprov DKI sudah 8 kali lebih tinggi melaksanakan testing dari yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO.

Anies Minta Pemerintah Investigasi Kematian Warga Jaktim Akibat Vaksin AstarZeneca
Indonesia
Anies Minta Pemerintah Investigasi Kematian Warga Jaktim Akibat Vaksin AstarZeneca

Pemerintah perlu turun tangan mendalami penyebab seorang anak muda itu meregang nyawa.

Terus Mangkir Panggilan Polisi, Rizieq Melanggar Hukum?
Indonesia
Terus Mangkir Panggilan Polisi, Rizieq Melanggar Hukum?

Polda Metro Jaya telah melayangkan surat panggilan kedua kepada Rizieq Shihab