Cak Imin Anggap Beda Muhammadiyah dan NU Cuma Soal Sunnah Ketum PKB Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin.

MerahPutih.com - Publik kerap beranggapan Muhammadiyah dengan Nahdlatul Ulama (NU) memiliki perbedaaan yang sangat mendasar. Namun, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menilai perbedaan kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia itu hanya terkait masalah sunnah saja.

Muhaimin mencontohkan perbedaan sunnah terkait soal doa qunut saat shalat subuh dan jumlah rakaat shalat tarawih.

"Perbedaan soal sunnah itu memicu perdebatan. Namun saya sudah bersumpah untuk mengakhiri perdebatan," kata dia, saat memberikan pernyataan dalam Tasyakuran Milad 86 Tahun Pemuda Muhammadiyah di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Sabtu (5/5).

muhammadiyah
Warga Muhammadiyah. Foto: Dok Muhammadiyah

Sumpah Muhaimin untuk tidak lagi memperdebatkan perbedaan antara Muhammadiyah dan NU bukan tanpa sebab. Dia menceritakan saat itu terlibat perdebatan soal jumlah rakaat shalat tarawih saat masih berada di Yogyakarta.

Muhammadiyah memang melaksanakan shalat tarawih sebanyak delapan rakaat ditambah tiga rakaat shalat witir, sedangkan NU total mengerjakan 23 rakaat.

"Akhirnya perdebatan tidak kunjung selesai hingga yang terlibat dalam perdebatan itu, termasuk saya, malah tidak menjalankan shalat tarawih hingga subuh. Sejak itu saya bersumpah untuk mengakhiri perdebatan," tutur Cak Imin, sapaan akrabnya, dilansir Antara.

Nahdlatul Ulama
Nahdlatul Ulama

Sejumlah tokoh politik nasional menghadiri Tasyakuran Milad 86 Tahun Pemuda Muhammadiyah yang diadakan di Pusat Dakwah Muhammadiyah.

Tasyakuran Milad 86 Tahun Pemuda Muhammadiyah diadakan sederhana. Seluruh kader Pemuda Muhammadiyah dan tamu duduk lesehan di Auditorium KH Ahmad Dahlan.

Sejumlah pedagang keliling terlihat diundang ke dalam auditorium untuk menyediakan makanan kepada hadirin seperti bakso dan kopi keliling. Selain kader Pemuda Muhammadiyah, Tasyakuran Milad 86 Tahun Pemuda Muhammadiyah juga dihadiri komunitas skuter yang ada di Jakarta.

Tasyakuran tersebut juga akan melepas Ekspedisi Kebangsaan Menggembirakan Keberagaman yang akan diikuti pemotor kader Pemuda Muhammadiyah dan komunitas vespa dari Sabang sampai Merauke. (*)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH