Otomotif
Cadillac Akan Hadirkan Mobil Listrik dengan Smart Roof Cadillac akan hadirkan mobil listrik dengan atap canggih (Foto: general motors)

GM memiliki harapan besar untuk sedan Cadillac Celestiq yang akan datang, mobil tersebut dijadwalkan untuk dirilis pada tahun 2023.

Mobil listrik itu tengah dibangun untuk membantu brand tersebut merebut kembali kekuasaannya sebagai "Standar Dunia."

Oleh karena itu, mobil tersebut diharapkan untuk datang dikemas dengan teknologi canggih dan futuristik, termasuk atap kaca yang dapat menyesuaikan opasitasnya di mana saja, antara sebening kristal dan benar-benar buram hanya dengan menjentikkan sakelar.

Baca Juga:

Jepang akan Produksi Mobil Terbang di 2023

Atap tersebut didasarkan pada teknologi Suspended Particle Device yang pada awalnya dibuat sebagai pengganti tirai jendela geser manual di atas pesawat komersial (Foto: screenshot YouTube smartglass)

Atap ini, dijuluki SPD-Smartglass, telah dirancang dan diproduksi oleh Research Frontiers of Woodbury, New York.CEO Research Frontiers Joe Harary menjelaskan, Atap tersebut didasarkan pada teknologi Suspended Particle Device yang pada awalnya dibuat sebagai pengganti tirai jendela geser manual di atas pesawat komersial.

Beberapa contoh paling awal dari perawatan roof SPD bisa dilihat pada roadster Mercedes Benz SLK 2011 dan pada coupe Mercedes S Class 2021, yang digunakan untuk menambah ruang kepala sambil menghilangkan layar bayangan jendela fisik, serta berbagai model Mclaren dalam dekade terakhir.

Seperti yang dijelaskan video Youtube di bawah ini, teknologi Research Frontiers SPD mengandalkan nanopartikel poliodida untuk menghasilkan efek rona.

"Teknologi SPD adalah kaca pintar yang memungkinkan Anda mengubah warna kaca," kata Harary, seperti yang dikutip dari laman engadget.

Harary menjelaskan, ada film yang ditemukanmemiliki partikel nano kecil di dalamnya, yang dapat kamu kendalikan dengan tegangan listrik kecil. Jadi, pada dasarnya film ini yang memungkinkan kamu memutar tingkat rona apa pun yang kamu inginkan.

"Kristal berukuran sekitar tiga hingga lima persepuluh mikron dan mereka bertindak sebagai dipol yang diinduksi sehingga ketika kamu menerapkan medan listrik ke lapisan konduktif di film," lanjut Harary.

"Partikel akan berbaris, dan memungkinkan cahaya lewat. Kemudian, saat kamu melepas voltase, kecenderungan alaminya adalah berada dalam keadaan gelap karena gerakan Brown dan itu menyebabkan kaca menjadi berwarna," tambahnya.

Baca Juga:

Hyundai Bantu Apple Produksi Mobil?

Karena sebagian warna menghalangi foton yang masuk, hal itu juga mengurangi jumlah silau yang dialami oleh pengemudi dan panas yang terperangkap di dalam kendaraan, lebih dari 99,5 persen cahaya dan 95 persen panas.

Perusahaan tersebut mengklaim, hal ini memungkinkan orang yang ada di dalam kendaraan tetap nyaman lebih lama tanpa harus menyalakan A / C, serta menjaga interior tetap sejuk hingga 18 derajat (F) secara keseluruhan.

Atap tersebut juga memiliki keunggulan ffek keselamatan dan peredam yang meningka, setidaknya dibandingkan dengan atap konvertibel konvensional. Karena kamu berkendara di bawah selembar kaca laminasi, bukan rangka atap aluminium dan kain kanvas tebal. (Ryn)

Baca Juga:

VW Pamerkan Robot Pengisi Daya Mobil Listrik

Kanal