C-Spot atau G-Spot, Manakah yang Buat Perempuan Mudah Orgasme? G-Spot atau C-Spot? (Foto: Pixabay/Pexels)

PEREMPUAN memang misterius. Selain hatinya sulit ditebak, urusan di ranjang pun demikian. Membuat perempuan orgasme menjadi misi tersulit bagi pria. Orgasme pada perempuan tidak sesederhana yang dikira. Beda bagi pria, mencapai ejakulasi sudah bisa disebut orgasme.

Pengetahuan pria memang sangat berperan agar pasangan bisa orgasme. Ada dua area yang perlu dipahami pria untuk membuat perempuan orgasme, yaitu C-Spot dan G-Spot. Apa sih kedua area itu?

Baca juga:

5 Alasan Bercinta Setiap Hari

C-Spot merupakan klitoris. Rangsangan pada klitoris melalui silat lidah dapat membuat perempuan tergila-gila. Tapi tanpa penetrasi perempuan bisa mencapai puncak. "Orgasme darimanapun asalnya akan memberikan kenikmatan," ujar dr. Ni Komang Yeni, SpOG kepada merahputih.com di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/11).

dr. Ni Komang Yeni (Foto: MP/Ikhsan Digdo)
dr. Ni Komang Yeni (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Menurut Yeni, tidak mengapa jika dalam satu percintaan pria mengandalkan permainan di C-Spot. Karena kalau sudah orgasme, perempuan akan merasakan kepuasan yang maksimal walau dirangsang tanpa adanya pertemuan antara Mr.P dan Miss V.

Pria memang harus memaksimalkan sesi foreplay. Meski begitu, tidak semua pria bisa menikmati C-Spot. Kata Yeni, tetap saja makna seks sebenarnya bagi pria ialah penetrasi.

Sementara untuk G-Spot, hanya bisa ditemukan di dalam Miss V. Artinya, tidak ada jalan lain bagi pria yang ingin mengandalkan area ini untuk membuat perempuan orgasme kecuali melakukan penetrasi. "G-Spot itu adanya di dinding Miss V bagian atas," tuturnya.

Baca juga:

4 Jurus Bercinta ala Tantra, Jangan Pernah Berhenti Bergoyang!

Menurut Yeni pasangan harus mencari tahu posisi ternyaman (Foto: MP/Ikhsan Digdo)
Menurut Yeni pasangan harus mencari tahu posisi ternyaman (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Untuk menemukan G-Spot, pria harus kreatif dengan melakukan berbagai macam gaya. Atau, biarkan perempuan yang menemukan titik ini dengan cara mengendalikan permainan melalui posisi perempuan di atas.

Sebenarnya, setiap perempuan memiliki kenyamanan seks masing-masing. Artinya tidak mesti C-Spot yang bisa membuat perempuan orgasme. Sebaliknya, belum tentu setiap perempuan bisa mengalami orgasme karena adanya rangsangan pada G-Spot. Oleh karena itu, Yeni menyarankan agar setiap pasangan menjalin komunikasi yang baik agar mengetahui titik orgasme yang penuh misteri itu.

"Kalau memang bukan tipe C-Spot mau foreplay seperti apa ya tetap tidak bisa orgasme. Kalau tipe dia bukan G-Spot mau penetrasi selama apa juga tidak bisa orgasme," tukasnya. (ikh)

Baca juga:

Atasi Vaginismus dengan Foreplay


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH