BWF Ingin Ganti shuttlecock Sintesis, PBSI: Keputusan Konyol Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Foto: Zimbio

MerahPutih.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memprotes kebijakan BWF yang ingin mengganti shuttlecock bulu angsa ke sintesis. PBSI menilai keputusan itu sangat konyol.

Rencananya, BWF mulai menguji coba shuttlecock sintesis tersebut pada BWF World Tour Finals 2019. Tentu saja, wacana tersebut menimbulkan penolakan dari berbagai pihak.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti, menilai BWF tidak etis jika mengambil keputusan secara mendadak. Apalagi, beberapa atlet tengah fokus menuju ke Olimpiade Tokyo 2020.

"(PBSI) belum setuju. Saya rasa lebih baik menggunakan (shuttlecock) yang biasa saja. Ini kan tersisa satu setengah tahun (menuju Olimpiade), jangan coba-coba deh," kata Susy.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti

"Ini mau Olimpiade, janganlah mengambil suatu perubahan yang tidak biasa. Karena bisa merugikan semua pihak. BWF aturannya itu memang kadang ada-ada saja," imbuhnya.

Susy menjelaskan bahwa PBSI bukan tidak sepenuhnya menentang rencana BWF mengganti shuttlecock sintetis. Namun, penerapannya dirasa tidak tepat.

"Nanti setelah Olimpiade (2020) baru diuji coba buat adaptasi. Kadang-kadang perubahan dari BWF suka membuat kesal. Jadi kami capek, coba pikir ke situ. Jangan hanya untuk kepentingan sepihak saja, untuk mencari celah terus," pungkasnya. (*/Bolaskor)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH