Bus Masuk Jurang di Sumedang Berkapasitas 62 Penumpang, 22 Dievakuasi Meninggal Aparat memasang garis polisi di sekitar lokasi kecelakaan bus di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

MerahPutih.com - Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Jawa Barat Supriyono menyebut bus yang mengalami kecelakaan di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang berkapasitas 62. "Kami hitung 62 itu berdasarkan kursi bus itu (bila) terisi penuh," katanya di lokasi kejadian di Sumedang, Kamis (11/3) dini hari. Sejauh ini, pihaknya masih melakukan evakuasi kepada jenazah empat korban yang menumpuk di bus tersebut.

Baca Juga:

Tim SAR Evakuasi 22 Jenazah dari Bus Terperosok di Sumedang, Beberapa Masih Terjebak

Sejumlah ambulans pun telah bersiaga di atas jalan raya untuk langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit atau puskesmas. "Rincian luka ringan 15, luka berat 13, kemudian meninggal dunia 22, dalam pencarian (evakuasi) empat orang," kata dia.

Tim SAR mengevakuasi jenazah korban ke-22 kecelakaan bus di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (11/3/2021). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Tim SAR mengevakuasi jenazah korban ke-22 kecelakaan bus di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (11/3/2021). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Korban yang selamat dan mengalami luka-luka, kata dia, telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan setempat untuk diberikan penanganan medis. Sejauh ini, ia memastikan tidak ada warga setempat atau pun pengguna jalan lainnya yang juga menjadi korban atas kecelakaan bus tersebut. "Enggak ada, tadi sudah komunikasi tidak ada yang terdampak dari kecelakaan tersebut," kata dia.

Baca Juga:

19 Orang Tewas dalam Kecelakaan Bus di Sumedang

Lokasi kecelakaan merupakan jalan menurun panjang dengan bahu jalan yang berdekatan dengan jurang. Bus itu terperosok dengan keadaan terbalik dalam kondisi rusak. (*)

Baca Juga:

Bus Terguling di Tol Dalam Kota, Sejumlah Penumpang Terluka

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BKPM dan Polri Jalin Kerja Sama Keamanan Berinvestasi
Indonesia
BKPM dan Polri Jalin Kerja Sama Keamanan Berinvestasi

BKPM dan Polri akan terus berkoordinasi serta bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

FPI Berganti Nama karena Ketidaktegasan Aparat Penegak Hukum
Indonesia
FPI Berganti Nama karena Ketidaktegasan Aparat Penegak Hukum

Petrus melihat, sanksi administratif yang dijatuhkan berupa larangan kegiatan, menggunakan atribut dan menghentikan kegiatan FPI, tidak berpengaruh di internal FPI.

[HOAKS atau FAKTA]: Makam Teroris Imam Samudera Dipindah Terkena Proyek Jalan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Makam Teroris Imam Samudera Dipindah Terkena Proyek Jalan

Beredar sebuah video oleh akun Youtube Lida Channel dengan keterangan bahwa adanya pemindahan kubur Imam Samudera dikarenakan proyek melebarkan jalan

Jokowi Perintahkan Percepat Bantuan Bagi UMKM
Indonesia
Jokowi Perintahkan Percepat Bantuan Bagi UMKM

Bantu UMKM dan koperasi di tengah lesunya ekonomi tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan yang salah satunya berupa pembiayaan koperasi sebesar Rp1 triliun di masa pemulihan ekonomi.

Wapres Perintahkah Menag Bahas Kuota dan Pangkas Subsidi Biaya Haji
Indonesia
Wapres Perintahkah Menag Bahas Kuota dan Pangkas Subsidi Biaya Haji

Saat ini pembayaran haji pada kisaran Rp35 juta kisaran, tapi ongkos hajinya Rp70-an juta. Sehingga, Menag diperintah Wapres secara bertahap memangkas subsidi secara bertahap.

Sertifikasi Profesi Jadi Cara Kemenaker Turunkan Angka Pengangguran
Indonesia
Sertifikasi Profesi Jadi Cara Kemenaker Turunkan Angka Pengangguran

Sebanyak 59,62 persen berstatus pekerja informal dan sebagian besar berpendidikan maksimal SD ke bawah (40,38 persen).

Catat! Lima Lokasi CFD di Jakarta Selatan
Indonesia
Catat! Lima Lokasi CFD di Jakarta Selatan

"Lima ruas jalan yang kita siapkan berada di lima kecamatan yang berbeda di Jakarta Selatan," ucap Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali

Polisi Dinilai Punya Dasar Hukum Tolak Laporan Munarman
Indonesia
Polisi Dinilai Punya Dasar Hukum Tolak Laporan Munarman

Agar laporan kepada polisi ditindaklanjuti perlu memerhatikan tentang dugaan tindak pidana yang dilaporkan

Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Bantu Penanganan Banjir
Indonesia
Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Bantu Penanganan Banjir

"Tidak hanya Jakarta, Bogor, bahkan Depok, Tangerang, dan sampai Cianjur itu kita kerja sama," kata Riza

Ini Pemicu Aksi Penikaman Anggota Timses Cawalkot Makassar di Jakarta
Indonesia
Ini Pemicu Aksi Penikaman Anggota Timses Cawalkot Makassar di Jakarta

Polisi mengungkap motif penusukan terhadap seorang tim sukses salah satu pasangan calon wali kota Makassar di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat.