Burung Kecil Ini Bisa Terbang Selama 10 Bulan Tanpa Mendarat Seekor burung kecil bisa terbang hingga 10 bulan tanpa mendarat (Foto: pau.artigas/flickr)

PARA peneliti sudah lama menduga bahwa beberapa spesies burung, bisa makan, minum, kawin hingga tidur saat terbang. Di antara itu, yang cukup menarik perhatian yakni saat data menunjukan jika salah satu spesies burung bisa terbang selama 10 bulan tanpa pendaratan.

Nama burung tersebut ialah commons swift atau burung Apus Apus. Burung ini merupakan burung biasa yang hidup di seluruh Eropa dan sebagian besar Asia. Namun waktu penerbangan mereka sama sekali tak biasa.

Baca Juga:

Viral! Takut Tertular Virus Corona, Keluarga Ini Melarikan Diri Ke Hutan

Burung yang berukuran sedang ini, kini memegang rekor untuk waktu paling banyak dihabiskan di udara per tahun. Data menunjukan bahwa beberapa spesimen dapat menghabiskan hingga 10 bulan dari 12 tanpa mendarat sekali pun.

Burung ini kabarnya bisa minum makan hingga kawin di udara (Foto: francesco veronesi/flickr)

Mereka minum serta makan di udara, berpesta serangga yang bisa ditangkap saat terbang. Selain itu burung tersebut pun bisa kawin di udara. Seperti burung fregat yang jauh lebih besar, mereka pun bisa tidur di udara dengan meluncur di arus udara hangat yang dikenal sebagai 'termal'.

Teori-teori tentang burung yang bisa menghabiskan sebagian besar hidupnya di udara, bisa ditelusuri kembali ke tahun 1950-an, namun itu sebenarnya sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2016 lalu. yang menunjukan kemampuan luar biasa burung untuk terbang hampir tanpa henti.

Baca Juga:

Viral! Politisi Ini Dimakamkan di Mobil Mercedes Benz, Alasannya Mencengangkan!

Saat itu telah diketahui bahwa burung fregat dan alpine swift bisa tinggal di udara selama berbulan-bulan, namun peneliti curiga jika swift biasa melakukan hal yang sama. Karena tak ada sarang yang pernah ditemukan di habitat musim dingin mereka di Afrika.

Dilansir dari laman odditycentral, sebuah tim peneliti di Departemen Biologi Lund University mengembangkan tipe baru dari pencatat data mikro untuk melacak pergerakan burung. Setelah itu memasangnya pada 19 burung yang kemudian ditangkap kembali.

Tanpa terlalu banyak merinci tentang hasil penelitian. Temuan menunjukan jika burung tersebut memiliki kebiasaan menghabiskan lebih dari 99 persen waktu mereka selama 19 bulan periode non-berkembang biak di udara.

"Beberapa individu burung dalam penelitian kami, benar-benar tak pernah mendarat pada peridoe ini," ucap penulis studi Anders Hedenstrom pada Seeker.

Hedenstrom juga menambahkan bahwa ia percaya burung-burung itu bisa tidur saat mereka terbang. Studi ini tak menganalisis bagaimana burung itu bisa melakukannya, tetapi diasumsikan bahwa itu melalui mekanisme yang mirip dengan burung fregat.

Tubuh burung Switf telah beradaptasi dengan penerbangan yang hampir tanpa henti. Sayap mereka panjang dan sempit, kaki mereka pendek dan ringan, serta mereka memiliki bentuk aerodinamik yang hampir sempurna.

Mereka pun menumpahkan bulunya dengan sangat lambat selama enam bulan, karena tak meninggalkan celah signifikan yang bisa memengaruhi penerbangan mereka.

Swift umumnya memiliki tingkat kemampuan bertahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kebanyakan burung. Kecintaan mereka terhadap terbang diyakini secara langsung memengaruhi itu.

Berada di udara dalam waktu yang laman, itu berarti mereka tak perlu khawatir tentang predator, kecuali burung pemangsa yang menangkap mereka tanpa disadari. Dan mereka pun tak berhubungan dengan terlalu banyak parasit.

Data menunjukan, bahwa umumnya burung swift bisa mencapai usia 20 tahun atau lebih, dan terbang lebih dari tiga juta kilometer. (Ryn)

Baca Juga:

Viral! Cara Unik Seorang Ayah Modifikasi Ransel Untuk Lindungi Bayinya dari Virus Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jumlah Perusahaan Pengguna PLTS Atap Melonjak Tajam
Fun
Jumlah Perusahaan Pengguna PLTS Atap Melonjak Tajam

Gerakan Nasional Sejuta Surya Atam (GNSSA) yang dideklarasikan oleh Kementerian ESDM bersama para pegiat energi surya sejak September 2017

4 Es Krim dengan Varian Rasa Aneh nan Unik, Berani Coba?
Fun
4 Es Krim dengan Varian Rasa Aneh nan Unik, Berani Coba?

Hampir semua orang suka es krim. Tapi kalau rasa ini...

Wasabi, Rasanya Nyelekit Tapi Bermanfaat Untuk Kesehatan
Fun
Wasabi, Rasanya Nyelekit Tapi Bermanfaat Untuk Kesehatan

Wasabi biasa disajikan bersama sushi.

Gowes Makin Kece dengan 3 Wireless Earbuds Terbaik 2020
Fun
Siapapun Bisa Berdansa, 'Masquerade Party' Akan Hadir di JHL Solitaire Hotel
Fun
Siapapun Bisa Berdansa, 'Masquerade Party' Akan Hadir di JHL Solitaire Hotel

Masquerade Party merupakan pesta topeng ala bangsawan.

Tips Memilih Berlian Berkualitas
Fun
Tips Memilih Berlian Berkualitas

Alih-alih mendapatkan untung karena investasi berlian malah rugi membeli barang berkualitas jelek atau malah palsu.

Yuk Intip 4 Misi Antariksa Baru dari NASA
Fun
Yuk Intip 4 Misi Antariksa Baru dari NASA

NASA Tengah Siapkan Empat Misi Antariksa Baru

 Bedanya Gaya Ngopi Orang Jakarta dan London
Fun
Bedanya Gaya Ngopi Orang Jakarta dan London

Intinya sama-sama suka ngopi, tapi. . .

Satelit Kuno NASA Masuk Masa Pensiun dan Kembali ke Bumi
Fun
Satelit Kuno NASA Masuk Masa Pensiun dan Kembali ke Bumi

Satelit masuk ke Bumi dengan aman karena satelit akan membusuk di atmosfer.

Penderita Diabetes Boleh Makan Mi Instan, Tapi…
Fun
Penderita Diabetes Boleh Makan Mi Instan, Tapi…

Rasanya mungkin tidak selezat pada makan mi instan pada umumnya.