Buruh Ancam Demo Berjilid-jilid, Wagub DKI: Sabar Kita Cari Solusi UMP Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan) menemui buruh yang berdemonstrasi di depan Balai Kota, Kamis (18/11). (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menaikkan upah minimun provinsi (UMP) 2022 sebesar Rp 4.453.935 atau sekitar Rp 37.749 pada Minggu (21/11). Namun demikian, kenaikan UMP sebesar 0,8 persen itu dinilai buruh masih terlalu kecil.

Kini, Pemprov DKI dan pemerintah pusat tengah mencari alternatif lain agar semua pihak tak ada yang dirugikan dalam penetapan UMP tahun depan tersebut.

"Tunggu saja, kita sedang mencari terobosan-terobosan untuk menari solusi dengan pemerintah pusat," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Sabtu (27/11).

Baca Juga:

Buruh Desak Seluruh Aturan Terkait UU Cipta Kerja Ditangguhkan

Riza mengatakan, penentuan UMP itu sudah ada formula dan rumusannya, bukan Pemprov DKI yang menyusun. DKI hanya memasukkan angka inflasi ke pemerintah pusat.

Ketentuan yang dimaksud ialah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang merupakan aturan turunan dari UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja).

Lanjut dia, kenaikan UMP DKI disusun bukan dengan kemauan pengusaha atau pemerintah saja. Sudah ada rumusan yang mengatur hingga angka UMP DKI naik 0,8 persen atau Rp 37.749 dibandingkan pada 2021.

"Mohon bersabar kami sedang mencarikan solusinya," paparnya.

Baca Juga:

Puji Putusan MK, Kelompok Buruh Sebut Perjuangan Mereka Tak Sia-sia

Untuk diketahui, puluhan ribu buruh bakal demo berjilid-jilid di depan Balai Kota DKI Jakarta mulai 29 November hingga Gubernur Anies Baswedan menaikkan UMP DKI sebesar 5 persen pada 2022.

"Memberikan target ultimatum 3x24 jam (agar) SK Gubernur tentang UMP DKI dicabut/direvisi naiknya menjadi 5 persen, jangan pakai PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan," ujar Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. (Asp)

Baca Juga:

Hari Guru Nasional 2021, Standar Upah Guru Honorer Masih di Bawah Gaji Buruh

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran Apresiasi Keberadaan Industri Garmen di Lapas Surakarta
Indonesia
Gibran Apresiasi Keberadaan Industri Garmen di Lapas Surakarta

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melakukan tinjauan di Rutan Solo yang berlokasi di tengah kota, Jalan Slamet Riyadi, Rabu (15/9).

Ketua DPRD DKI Minta Anies Pantau Kenaikan Harga Kedelai
Indonesia
Ketua DPRD DKI Minta Anies Pantau Kenaikan Harga Kedelai

Dalam pertemuan itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk turun langsung memantau kenaikan harga kedelai di pasaran.

Kasus COVID-19 Melandai, Pemerintah Perbanyak Lagi Penempatan Pekerja Migran
Indonesia
Kasus COVID-19 Melandai, Pemerintah Perbanyak Lagi Penempatan Pekerja Migran

Kesempatan kembali terbuka bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI) untuk ditempatkan ke negara-negara penerima.

Uang Saku Jemaah Haji 2022 Capai Rp 542 Miliar
Indonesia
Uang Saku Jemaah Haji 2022 Capai Rp 542 Miliar

Uang saku tersebut diberikan sebesar masing-masing 1.500 riyal atau Rp 5,8 juta saat jemaah mulai masuk asrama pada 3 Juni 2022.

Kejagung Cari Aset Tersangka Dugaan Korupsi Ekspor Minyak Goreng
Indonesia
Desainer Indonesia Diduga Pesan Organ Ilegal dari Brazil, Polri Konfirmasi ke Interpol
Indonesia
Desainer Indonesia Diduga Pesan Organ Ilegal dari Brazil, Polri Konfirmasi ke Interpol

Dugaan keterlibatan perancang busana Indonesia itu berawal dari penggerebekan di Amazonas State University di Kota Manaus, Brasil.

Saran Luhut ke Jokowi Tentang Status Endemi COVID-19 Kado 17 Agustus
Indonesia
Saran Luhut ke Jokowi Tentang Status Endemi COVID-19 Kado 17 Agustus

Luhut mengaku telah mengatakan kepada Presiden Jokowi agar melihat perkembangan penyebaran pandemi COVID-19 selama bulan Juni dan Juli.

Kegiatan G20 Diprediksi Bantu Penciptaan 33 Ribu Lapangan Kerja
Indonesia
Kegiatan G20 Diprediksi Bantu Penciptaan 33 Ribu Lapangan Kerja

Revisi Undang-Undang Cipta Kerja akan secepatnya dijalankan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah.

[HOAKS atau FAKTA]: Dibuka Rumah Sakit Jiwa Khusus Orang Pembenci Formula E
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dibuka Rumah Sakit Jiwa Khusus Orang Pembenci Formula E

Ditampilkan foto pelang sebuah rumah sakit dengan narasi bahwa terdapat Rumah Sakit Jiwa khusus bagi masyarakat pembenci Formula E.

DPRD Soroti 15 Kelurahan di Jakarta Belum Miliki Puskesmas
Indonesia
DPRD Soroti 15 Kelurahan di Jakarta Belum Miliki Puskesmas

Ada 15 kelurahan di Jakarta yang belum memiliki pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).