Buron Pengeroyok Polisi di Jaksel Diciduk Tim Jatanras Polda Metro Pengeroyokan polisi oleh geng motor di Jl. Tb Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (8/7). Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Pelarian buronan pengeroyok anggota Polsek Cilandak saat membubarkan balapan liar di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, pada Kamis (8/7) lalu berinisial MAR alias Penyok terhenti.

Dia akhirnya ditangkap oleh tim Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, setelah sepekan buron tepatnya pada Kamis (15/7) malam, di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Baca Juga:

Polisi Ciduk Dua Pelaku Pengeroyokan di Sawah Besar

"Iya benar, ditangkap Jatanras," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dihubungi, Jumat (16/7).

Tubagus tidak merinci soal kronologi penangkapan pelaku yang sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut. Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku. "Saat ini tersangka masih diperiksa. Yang jelas untuk konfirmasi diamankan saya membenarkan kalau sudah diamankan semalam,” ucap Tubagus.

Ilustrasi penangkapan polisi. (Foto: Antara)
Ilustrasi penangkapan polisi. (Foto: Antara)

Sebelumnya, polisi menangkap delapan remaja terkait kasus pengeroyokan terhadap anggota polisi bernama Iptu Suwardi saat membubarkan balap liar di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan pada Kamis (8/7) pagi.

Dari delapan orang itu, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Sedangkan lima orang lainnya sebagai saksi. Atas perbuatanya, para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman pidana di atas lima tahun penjara. (Knu)

Baca Juga:

Ini Tampang dan Identitas Buronan Pengeroyok Polisi di TB Simatupang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPP Yakin Negara Tak Terlantarkan Pekerja dan Pikirkan Pengusaha
Indonesia
PPP Yakin Negara Tak Terlantarkan Pekerja dan Pikirkan Pengusaha

Penyebab tidak ada kenaikan UMP adalah kondisi perekonomian nasional yang merosot sebagai dampak dari pandemi COVID-19

Ikut Vaksinasi COVID-19 Disebut Bentuk Pengamalan Pancasila
Indonesia
Ikut Vaksinasi COVID-19 Disebut Bentuk Pengamalan Pancasila

Ia mengajak seluruh masyarakat agar memahami, mendukung dan mematuhi semua peraturan

Posko Penyekatan dan Tes Swab di Suramadu Dibubarkan
Indonesia
Posko Penyekatan dan Tes Swab di Suramadu Dibubarkan

Posko Penyekatan Suramadu menuai penolakan dari warga Madura yang merasa didiskriminasi dengan adanya penyekatan tersebut.

Mabes Polri Santai Tanggapi Ancaman Praperadilan Oleh Kubu Munarman
Indonesia
Mabes Polri Santai Tanggapi Ancaman Praperadilan Oleh Kubu Munarman

Polri juga sudah melakukan gelar perkara atas kasus dugaan tindakan terorisme yang dilakukan Munarman

Pimpinan MPR Berharap Pemerintah Perluas Cakupan beasiswa
Indonesia
Pimpinan MPR Berharap Pemerintah Perluas Cakupan beasiswa

MPR berharap pemerintah memperluas cakupan program beasiswa untuk tingkat pendidikan dasar, menengah, dan tinggi.

Wagub DKI Bela  Anggota DPRD Belum Serahkan LHKPN
Indonesia
Wagub DKI Bela Anggota DPRD Belum Serahkan LHKPN

"Tentu saya yakin nanti dalam waktu dekat semua anggota DPRD akan menyampaikan laporan LHKPN ya," ungkapnya.

Stafsus Eks Mensos Juliari Perintahkan Pejabat Kemensos Hilangkan Barang Bukti
Indonesia
Stafsus Eks Mensos Juliari Perintahkan Pejabat Kemensos Hilangkan Barang Bukti

Hal tersebut terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek dengan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja.

Mantan Ajudan Jokowi Asal Papua Naik Pangkat Jadi Brigjen Termuda di Polri
Indonesia
Mantan Ajudan Jokowi Asal Papua Naik Pangkat Jadi Brigjen Termuda di Polri

Dengan pelantikan dan sertijab ini akan ada regenerasi di organisasi Polri

Kaltim Jadikan Asrama Haji dan Atlet Tempat Isolasi Terpusat COVID-19
Indonesia
Kaltim Jadikan Asrama Haji dan Atlet Tempat Isolasi Terpusat COVID-19

Satgas sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dan segera mempersiapkan peralatan dan perlengkapan untuk pelayanan kesehatan di ruangan isolasi.

Hari Pahlawan, MUI Soroti Polarisasi Masyarakat yang Semakin Runcing
Indonesia
Hari Pahlawan, MUI Soroti Polarisasi Masyarakat yang Semakin Runcing

"Harus menjadikan pancasila dan UUD 1945 sebagai acuan bersama. Supaya polarisasi dan perbedaan pandangan yang ada saat ini tidak semakin meruncing bahkan memanas," jelas Abbas