Bupati Tulungagung Serahkan Diri ke KPK Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, Foto: Jawa Pos

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Bupati Tulungagung nonaktif Syahri Mulyo telah menyerahkan diri ke KPK, Sabtu (9/6)

Syahri menyerah dan mendatangani kantor lembaga antirasuah itu sekitar pukul 21.30 WIB.

"Tadi SM datang sekitar pk.21.30 WIB. Kami hargai penyerahan diri tersebut," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta.

Lebih lanjut Febri membeberkan bahwa tersangka sedang berada di ruang pemeriksaan KPK dan bersikap kooperatif.

"Sikap koperatif terhadap proses hukum tentu akan berimplikasi lebih baik bagi tersangka ataupun proses penanganan perkara itu sendiri," ujarnya.

Bupati Tulungagung nonaktif Syahri Mulyo

Syahri dan Samanhudi ditetapkan sebagai tersangka suap dalam dua perkara yang berbeda. Selain mereka berdua, KPK juga menetapkan tersangka dari pihak swasta Susilo Prabowo, Bambang Purnomo dan Agung Prayitno serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung Sutrisno.

Syahri diduga menerima suap dari Susilo melalui Agung sebesar Rp1 Miliar terkait proyek pembangunan infrastruktur peningkatan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung.

Diduga suap tersebut merupakan pemberian ke-3. Sebelumnya, Bupati Tulungagung diduga telah menerima pemberian pertama sebesar Rp500 juta dan pemberian kedua sebesar Rp 1 Miliar. Susilo diketahui merupakan salah satu kontraktor yang kerap memenangkan proyek proyek di Pemkab Tulungagung sejak 2014 hingga 2018.

Sedangkan Samanhudi diduga menerima suap sebesar Rp 1.5 miliar dari Susilo melalui Bambang terkait ijon proyek pembangunan sekolah lanjutan pertama di Blitar dengan nilai kontrak senilai Rp23 Miliar.

Fee tersebut diduga bagian dari 8% yang menjadi bagian untuk Walikota dari total fee 10% yang disepakati. Sedangkan 2%nya akan dibagi-bagikan kepada dinas. (Pon)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH