Bupati Sleman Akui Kecolongan dengan Penggerebekan Pabrik Obat Terlarang Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. (Foto: MP/Humas Pemkab Sleman)

MerahPutih.com - Bareskrim Polri menggerebek dua pabrik obat terlarang di Kabupaten Bantul dan Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beberapa waktu lalu.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengaku kecolongan dengan kejadian tersebut.

Usai kejadian tersebut, Kustini mengimbau para pemerintah desa dari level RT hingga padukuhan meningkatkan pengawasan pada warganya.

"Kejadian ini bisa dikatakan 'kecolongan'. Kita harus lebih kompak lagi dalam mengawasi lingkungan sekitar kita," kata Kustini Sri Purnomo, melalui keterangan pers di Sleman, Rabu (30/09).

Baca Juga:

Bareskrim Bongkar Pabrik Obat Keras Ilegal di Yogyakarta

Berdasarkan informasi yang ia terima, pabrik obat terlarang di Jalan Siliwangi, Pelem Gurih, Gamping, berproduksi pada malam hari. Para pekerja juga bukan dari warga setempat. Selain itu, para pekerja tidak pernah berinteraksi dengan masyarakat.

Lantaran hal tersebut, warga di sekitar lokasi tak banyak mengetahui aktivitas di dalam.

"Saya sudah cross check, memang warga tidak ada yang tahu untuk apa, yang mereka tahu hanya ada kendaraan keluar masuk saat malam hari. Jadi tidak banyak warga yang tahu," katanya.

Kejadian ini benar-benar mencoreng nama baik lokasi setempat dan merugikan masyarakat.

Usai kejadian tersebut, Kustini meminta agar pihak RT dan RW mengaktifkan kembali ronda malam serta jaga warga untuk meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan.

"Saya minta RT dan RW agar lebih jeli, baik itu yang mau izin sewa, kontrak dan lain sebagainya. Harus benar-benar diawasi. Dan kegiatan ronda malam bisa lebih dimaksimalkan," katanya lagi.

Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengecek pabrik pembuatan obat ilegal di wilayah DI Yogyakarta, Senin (27/9/2021) (ANTARA/HO-Ditpid Narkoba Bareskrim Polri)
Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengecek pabrik pembuatan obat ilegal di wilayah DI Yogyakarta, Senin (27/9/2021) (ANTARA/HO-Ditpid Narkoba Bareskrim Polri)

Senada, Kapolres Bantul DIY AKBP Ihsan juga mengakui jajarannya kecolongan mengawasi wilayahnya.

Guna mengantisipasi agar tidak ada lagi penyalahgunaan pabrik dan gudang obat keras dan berbahaya, pihaknya bersama pemda akan melaksanakan pendataan gudang. Selain itu, Polres Bantul akan meningkatkan patroli bersama aparat satpol PP.

"Tentu kami bersama Pak Kepala Satpol PP terus menggencarkan patroli, dengan demikian kejahatan semakin menurun setiap tahunnya, dan tentu juga berkat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing," katanya.

Baca Juga:

Selama Pandemi, BPOM Temukan Ribuan Obat-Kosmetik Ilegal Dijual Online

Sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkap kasus produksi dan peredaran gelap obat keras dan berbahaya jaringan Jawa Barat - DKI Jakarta - DIY - Jawa Timur - Kalimantan Selatan, usai menggerebek pabrik di wilayah Kecamatan Kasihan, Bantul, dan wilayah Kecamatan Gamping, Sleman.

Dari kasus itu, Bareskrim mengamankan 13 tersangka dan menyita barang bukti lebih dari lima juta butir pil golongan obat keras jenis Hexymer, Trihex, DMP, Tramadol, double L, Aprazolam dari berbagai TKP penangkapan tersangka yaitu di Cirebon, Indramayu, Majalengka, Bekasi dan Jakarta Timur." (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Baca Juga:

Penjual Obat Ilegal Diringkus Bareskrim Polri, Untung Rp 531 Miliar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemkot Bogor Berlakukan Ganjil Genap Selama 2 Pekan
Indonesia
Pemkot Bogor Berlakukan Ganjil Genap Selama 2 Pekan

“Kami Forkopimda sepakat, Kapolres juga mengusulkan, untuk diberlakukan kebijakan ganjil-genap di Kota Bogor, untuk hari Jumat, Sabtu, dan Minggu selama 14 hari ke depan," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya

Sejumlah Negara Eropa Hentikan Sementara Penggunaan Vaksin AstraZeneca
Dunia
Sejumlah Negara Eropa Hentikan Sementara Penggunaan Vaksin AstraZeneca

Tercatat, pada 10 Maret, sudah 30 kasus kejadian tromboemboli dilaporkan terjadi di antara hampir lima juta orang yang disuntik vaksin AstraZeneca di Wilayah Ekonomi Eropa.

Hindari Bentrok Warga, Ormas PP Minta Negara Tangani Kesejahteraan Sosial
Indonesia
Hindari Bentrok Warga, Ormas PP Minta Negara Tangani Kesejahteraan Sosial

Permasalahan kesejahteraan sosial yang berkembang dewasa ini menunjukkan bahwa ada warga negara yang belum terpenuhi hak atas kebutuhan dasarnya.

Gibran Tanggapi Cuitan Iwan Fals Soal Kakak-Adik Cocok Jadi Capres-Cawapres
Indonesia
Gibran Tanggapi Cuitan Iwan Fals Soal Kakak-Adik Cocok Jadi Capres-Cawapres

Musisi Iwan Fals men-tweet di akun pribadinya @iwanfals, "Hmm kayaknya cocok nih buat 2004. Capres & wapresnya," pada Kamis (6/1).

Jika Vaksin Tersedia, Pemkot Bandung Bisa Vaksinasi Guru Sesuai Target
Indonesia
Jika Vaksin Tersedia, Pemkot Bandung Bisa Vaksinasi Guru Sesuai Target

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengklaim telah memvaksin sekitar 50 persen dari 36.000 guru atau tenaga pendidik di Kota Bandung. Targetnya seluruh tenaga pendidik tervaksin COVID-19 Mei 2021.

Masukan Tokoh Agama Diharap Jadi Pintu Masuk Evaluasi Permendikbudristek 30/2021
Indonesia
Masukan Tokoh Agama Diharap Jadi Pintu Masuk Evaluasi Permendikbudristek 30/2021

Kearifan dan kebijakan dari ulama serta tokoh agama benar-benar harus diambil

Masyarakat yang Sedang Isolasi Mandiri Tak Perlu Panik Borong Oksigen
Indonesia
Masyarakat yang Sedang Isolasi Mandiri Tak Perlu Panik Borong Oksigen

Tabung oksigen langka menyusul peningkatan angka COVID-19

Polisi Bongkar Peredaran Narkoba dan Miras Ilegal di Markas Ormas
Indonesia
Polisi Bongkar Peredaran Narkoba dan Miras Ilegal di Markas Ormas

Polres Metro Tangerang Kota menggerebeg markas organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) di Kecamatan Cibodas.

Kecelakaan Beruntun Sebabkan Tiga Orang Tewas, PT Transjakarta Bakal Kooperatif
Indonesia
Kecelakaan Beruntun Sebabkan Tiga Orang Tewas, PT Transjakarta Bakal Kooperatif

Tiga orang tewas dalam peristiwa yang terjadi di kawasan MT Haryono itu.

Jokowi dan Puan Pantau Vaksinasi di Banten
Indonesia
Jokowi dan Puan Pantau Vaksinasi di Banten

Dua pimpinan lembaga tinggi negara tersebut akan menghadiri peresmian pabrik "Hot Strip Mill" (HSM) #2 PT Krakatau Steel di Cilegon.