Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Divonis 3 Tahun Penjara Bupati Sidoarjo nonaktif Saiful Ilah kembali diperiksa KPK (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Bupati nonaktif Sidoarjo, Saiful Ilah divonis 3 tahun pidana penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya.

Saiful diyakini terbukti bersalah telah menerima suap terkait sejumlah proyek infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sidoarjo.

"Menyatakan terdakwa Saiful Ilah telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata Ketua Majelis Hakim, Cokorda Gede Arthana saat membacakan amar putusan terhadap Saiful Ilah.

Baca Juga

Bos Ciputra Terseret-seret Kasus Dugaan Suap Bupati Sidoarjo

Tak hanya pidana pokok, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman tambahan terhadap politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 250 juta.

Apabila Saiful Ilah tidak membayar uang pengganti dalam waktu sebulan setelah perkaranya berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita untuk membayar uang pengganti dan jika hartanya tidak mencukupi membayar uang pengganti maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

"Barang bukti berupa uang sebesar Rp350 juta yang telah disita saat OTT dirampas dan disetor Negara," ujar Hakim.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat diamankan petugas KPK
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dibawa petugas KPK (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Hukuman tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut KPK. Sebelumnya, Jaksa menuntut agar Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 4 tahun pidana penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan. Dalam menjatuhkan hukuman ini, Majelis Hakim mempertimbangkan sejumlah hal.

Untuk hal yang memberatkan, Hakim menilai perbuatan Saiful tidak mendukung program pemerintah dalam penanggulangan tindak pidana korupsi. Saiful juga dinilai tidak berterus terang dalam memberi keterangan. Saiful juga berstatus sebagai ASN atau penyelenggara negara.

Baca Juga

Pengusaha Penyuap Bupati Sidoarjo Divonis 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Sementara untuk hal yang meringankan, Majelis Hakim menilai Saiful Ilah belum pernah dipidana, berusia lanjut dan dinilai telah berjasa mensejahterakan dalam kapasitasnya sebagai Bupati Sidoarjo.

Setelah mendengar putusan ini, Saiful Ilah langsung menyatakan banding, sementara Jaksa Penuntut KPK memilih pikir-pikir. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia tidak Masuk 10 Besar Produsen Halal Dunia
Indonesia
Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia tidak Masuk 10 Besar Produsen Halal Dunia

"Ya sekarang banyak negara-negara yang meminta pengakuan Indonesia dalam menentukan kehalalan produk mereka," kata dia.

Mensos Minta Masyarakat tak Khawatir soal Pemulangan WNI dari Natuna
Indonesia
Mensos Minta Masyarakat tak Khawatir soal Pemulangan WNI dari Natuna

"Jadi tidak perlu ragu, tidak perlu khawatir apabila (mereka) telah melalui proses observasi di Pulau Natuna. Tidak perlu ragu, tidak perlu khawatir," kata Juliari.

5 Juta Orang Jatuh Miskin, Ini Langkah Kemenkeu
Indonesia
5 Juta Orang Jatuh Miskin, Ini Langkah Kemenkeu

Penyediaan bantalan melalui percepatan realisasi belanja yang termasuk dalam program pemulihan ekonomi hingga 2021 nanti dapat menjaga kualitas hidup masyarakat miskin

Jakarta Nyaris Tembus Seribu, 2 Provinsi Ini Masih Nihil COVID-19
Indonesia
Jakarta Nyaris Tembus Seribu, 2 Provinsi Ini Masih Nihil COVID-19

Provinsi yang paling sedikit yakni 1 kasus adalah Bengkulu, Maluku Utara, Maluku dan Sulawesi Barat

Komisioner KPU Terima Suap Rp 400 Juta Diduga Terkait PAW Caleg PDIP
Indonesia
Tito Bakal Pidanakan Praja IPDN Pelaku Kekerasan
Indonesia
Tito Bakal Pidanakan Praja IPDN Pelaku Kekerasan

"Saya sudah sekolah di mana-mana, sekolah di Inggris, Amerika, Australia, New Zealand saya juga melihat sekolah Hometown Academy Singapura, tidak ada pukul-pukulan tetapi mereka bisa bekerja profesional," ujar Tito.

Polisi Perpanjang Masa Tahanan Maria Pauline Lumowa
Indonesia
Polisi Perpanjang Masa Tahanan Maria Pauline Lumowa

"Terhitung mulai 29 Juli hingga 7 September 2020," kata Ahmad

Rumput Hybrid Mulai Dipasang di JIS
Indonesia
Rumput Hybrid Mulai Dipasang di JIS

Satu lapangan latih membutuhkan 19 gulung rumput sintetis

Ketum PAN Zulkifli Hasan Akhirnya Penuhi Panggilan KPK di 'Jumat Keramat'
Indonesia
Ketum PAN Zulkifli Hasan Akhirnya Penuhi Panggilan KPK di 'Jumat Keramat'

KPK menetapkan anak usaha PT Duta Palma Group, PT Palma Satu sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau tahun 2014

  Pengamat Sarankan Kontra Radikalisme Diajarkan Sejak Pendidikan Dasar
Indonesia
Pengamat Sarankan Kontra Radikalisme Diajarkan Sejak Pendidikan Dasar

"Di mana cara-cara berpikir yang indoktrinatif perlu dihindarkan, dan diganti dengan keberanian untuk mempertanyakan dan meragukan setiap opini dan fakta yang ada.