Bupati Nganjuk dan Para Camat Langsung Dipenjara Setelah Jadi Tersangka Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono berbincang dengan tersangka operasi tangkap tangan Bupati Nganjuk di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (11/5) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com - Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dan enam tersangka lain yang terlibat dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan resmi ditahan.

“Setelah ditetapkan sebagai tersangka, terhitung mulai hari ini para tersangka dilakukan penahanan di Rutan Bareskrim Polri Jakarta,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri Selasa (11/5).

Enam tersangka yang lain itu adalah M Izza Muhtadin (MIM) selaku ajudan Bupati Nganjuk. Sementara pemberi suap, yaitu Dupriono (DR) selaku Camat Pace, Edie Srijato (ES) selaku Camat Tanjunganom dan Plt Camat Sukomoro, Haryanto (HR) selaku Camat Berbek, Bambang Subagio (BS) selaku Camat Loceret, dan Tri Basuki Widodo (TBW) selaku mantan Camat Sukomoro.

Baca Juga:

Bupati Nganjuk Diduga Terima Setoran Hingga Rp50 Juta dari Kepala Desa

“Dari penangkapan itu, kita telah memeriksa beberapa saksi, ada 18 saksi diperiksa terkait penangkapan," sambung Argo.

Polri mengungkapkan, modus operandi kasus ini berawal dari para camat yang memberikan sejumlah uang kepada Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat.

"Sejumlah uang itu diberikan melalui ajudan bupati terkait mutasi dan promosi jabatan mereka dan pengisian jabatan tingkat kecamatan di jajaran Kabupaten Nganjuk," kata Argo.

Ruangan BKD Kabupaten Nganjuk disegel setelah operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang juga mengamankan Bupati Nganjuk. (Antara)
Ruangan BKD Kabupaten Nganjuk disegel setelah operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang juga mengamankan Bupati Nganjuk. (Antara)

Argo menjelaskan, empat camat dan satu mantan camat itu memberikan uang kepada Ajudan Bupati Nganjuk yaitu M Izza Muhtadin.

Sama seperti empat camat dan satu mantan camat, Izza juga telah ditetapkan tersangka oleh Polri.

"Ajudan Bupati Nganjuk menyerahkan uang tersebut kepada Bupati Nganjuk," ujarnya.

Baca Juga:

Tersangka Jual Beli Jabatan, Kekayaan Bupati Nganjuk Ratusan Miliar

Argo mengatakan, empat camat dan satu mantan camat tersebut terancam hukuman pidana pasal 5 ayat 1 huruf a atau b dan atau pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001.

Ancaman pidana penjara dalam pasal tersebut maksimal lima tahun dengan denda paling banyak sebesar Rp250 juta. (Knu)

Baca Juga:

Ini Harga yang Dipatok Bupati Novi untuk Pengisian Jabatan di Pemkab Nganjuk

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pimpinan DPRD DKI Tegaskan Penjamin Rizieq Enggak Harus Anies
Indonesia
Pimpinan DPRD DKI Tegaskan Penjamin Rizieq Enggak Harus Anies

Hingga saat ini setidaknya ada tiga politisi, yang siap menjadi penjamin penangguhan penahanan Rizieq Shihab

Pimpinan KPK Ultimatum Anak Buah Jokowi
Indonesia
Pimpinan KPK Ultimatum Anak Buah Jokowi

“Kami berharap ini adalah yang terakhir. Jangan ada lagi yang masih melakukan korupsi karena KPK akan menegakkan hukum secara tegas,” kata Ghufron

Penjelasan Wagub DKI Terkait Alur Pengambilan Bansos Tunai
Indonesia
Penjelasan Wagub DKI Terkait Alur Pengambilan Bansos Tunai

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menjelaskan alur pengambilan Bansos Bantuan Sosial Tunai (BST) 2021 bagi warga yang terdampak pandemi COVID-19.

Rekomendasi Bank Dunia Agar Ekonomi Indonesia Segera Pulih
Indonesia
Rekomendasi Bank Dunia Agar Ekonomi Indonesia Segera Pulih

Peningkatan produktivitas saja tidak cukup sehingga keterampilan para calon tenaga kerja juga harus dikembangkan.

PT HKTI Gelar Tanam Pohon Serentak Pekan Depan
Indonesia
PT HKTI Gelar Tanam Pohon Serentak Pekan Depan

Dengan memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan rumah itu dapat mengurangi krisis pangan dalam rumah tangga

Segera Dilantik, Mantu Presiden Tidak Punya Target 100 Hari
Indonesia
Segera Dilantik, Mantu Presiden Tidak Punya Target 100 Hari

Melihat permasalahan di Kota Medan, jelas Bobby, tentunya banyak sekali pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sesuai janjinya selama masa kampanye.

Kedokteran dan Psikologi Prodi Paling Favorit di UGM
Indonesia
Kedokteran dan Psikologi Prodi Paling Favorit di UGM

Bidang sosial humaniora prodi Hukum, Manajemen, Ilmu Komunikasi dan Akuntansi masuk 5 besar prodi favorit.

[HOAKS atau FAKTA]: Larangan Penggunaan Masker Scuba Rupanya Bagian Politik Perusahaan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Larangan Penggunaan Masker Scuba Rupanya Bagian Politik Perusahaan

pemakaian masker scuba kurang efektif melindungi area hidung dan mulut penggunanya dari kontak dengan percikan, tetesan, maupun partikel yang mungkin terpapar penyakit yang disebabkan oleh vierus SARS-CoV-2 ini.

Bekas Direktur Teknik dan Armada Garuda Jadi Tersangka Pencucian Uang
Indonesia
Bekas Direktur Teknik dan Armada Garuda Jadi Tersangka Pencucian Uang

KPK menemukan adanya perbuatan Hadinoto menempatkan, mentransfer, mengubah bentuk, menukarkan dengan mata uang atas uang suap yang sebelumnya telah diterima oleh Hadinoto.

Tes 15.413 Spesimen, 3.619 Warga Jakarta Positif Corona
Indonesia
Tes 15.413 Spesimen, 3.619 Warga Jakarta Positif Corona

WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%