Bupati Mamberamo Tengah Jadi DPO KPK Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerbitkan status daftar pencarian orang (DPO) tergadap Bupati Memberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengimbau, bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan Ricky Ham segera melaporkan ke lembaga antirasuah.

"Dengan status DPO ini, KPK mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaanya dapat segera melaporkan kepada KPK atau aparat lainnya agar bisa segera dilakukan penangkapan," kata Ali dalam keterangannya, Senin (18/7).

Baca Juga:

KPK Ingatkan Korupsi sebagai Penghambat Tujuan Negara

Ali mengingatkan pihak-pihak agar tidak membantu pelarian Ricky Ham dari pemeriksaan KPK. Karena dapat dijerat dengan Pasal 21 UU Tipikor, dalam hal menghalang-halangi proses penyidikan KPK.

"KPK meminta para pihak tidak membantu tersangka melakukan persembunyian atau penghindaran atas proses penegakkan hukum secara sengaja. Karena dapat dikenai pidana merintangi proses penyidikan perkara," tegasnya.

Korupsi, kata Ali, adalah musuh pembangunan nasional dalam mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera. Oleh karena itu, KPK berkomitmen untuk mengusut perkara korupsi.

Baca Juga:

Waspada Ada Pegawai KPK Gadungan

Dalam pencarian ini, lanjut Ali, KPK juga mengapresiasi pihak Kepolisian khususnya Polda Papua yang turut membantu dalam pencarian DPO dimaksud.

Untuk menemukan keberadaan tersangka Ricky Ham, tim penyidik KPK juga telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada berbagai pihak, di antaranya orang-orang terdekat tersangka yang diduga turut membantu proses pelarian.

"Saat ini tim masih menganalisa berbagai keterangan pihak dimaksud," ujar Ali.

KPK menetapkan Ricky Ham sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi di Kabupaten Mamberamo Tengah dari tahun 2013-2019. Ricky Ham diduga tengah melarikan diri dari proses hukum ke Papua Nugini. (Pon)

Baca Juga:

Kasus Mardani Maming, KPK Dalami Pengurusan Izin Tambang di Kalsel

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update COVID-19: Vaksin Kedua 35 Persen, Korban Meninggal Harian 38 Orang
Indonesia
Update COVID-19: Vaksin Kedua 35 Persen, Korban Meninggal Harian 38 Orang

Jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis kedua mencapai 74.905.667 orang atau setara 35,92 persen dari target sasaran.

PDIP Motivasi Anak Muda Untuk Ikuti Teladan Bung Karno
Indonesia
PDIP Motivasi Anak Muda Untuk Ikuti Teladan Bung Karno

Peraih Emas Olimpiade Tokyo 2000, yang merupakan Atlet pebulutangkis Indonesia, Greysia Polii mengaku bangga bisa mengibarkan merah putih dan mengharumkan nama Indonesia di ajang olahraga internasional.

Tersangka Penembak Mantan PM Shinzo Abe Eks Pasukan Bela Diri Jepang
Indonesia
Tersangka Penembak Mantan PM Shinzo Abe Eks Pasukan Bela Diri Jepang

Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe ditembak seorang pria berusia 41 tahun, saat menyampaikan pidato di Stasiun Yamatosaidaiji, Kota Nara, Jumat (8/7) pagi.

Terjual 533 Ribu Tiket, Ini Waktu Favorit Mudik dengan Kereta saat Mudik
Indonesia
Terjual 533 Ribu Tiket, Ini Waktu Favorit Mudik dengan Kereta saat Mudik

Sampai dengan 4 April, KAI telah menjual 533.438 tiket KA Jarak Jauh atau 22 persen dari total tiket yang disediakan," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus

Arus Balik Lebaran di Tol Palikanci Ramai Lancar Hari Ini
Indonesia
Arus Balik Lebaran di Tol Palikanci Ramai Lancar Hari Ini

Arus lalu lintas di sekitar tempat istirahat KM 208 Jalan Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) Cirebon, Jawa Barat ramai lancar.

DPD DKI Gerindra Tunggu Surat Pemecatan M Taufik dari DPP
Indonesia
DPD DKI Gerindra Tunggu Surat Pemecatan M Taufik dari DPP

Hingga kini, lanjut Riza, pihaknya masih menunggu surat pemecatan M. Taufik dari DPP Gerindra.

Revitalisasi TIM Hampir Rampung, Ruang Terbuka Hijau Lebih Banyak
Indonesia
Revitalisasi TIM Hampir Rampung, Ruang Terbuka Hijau Lebih Banyak

Tahap kedua tahap ketiga sedang menyusul progresnya

Gerindra Pecat M Taufik
Indonesia
Gerindra Pecat M Taufik

Partai Gerindra memutuskan memecat anggota DPRD DKI Jakarta M Taufik.

Jadi Wakasad, Mayjen Agus Subiyanto Cuma Punya Harta Segini
Indonesia
Jadi Wakasad, Mayjen Agus Subiyanto Cuma Punya Harta Segini

Dengan diangkat menjadi Wakasad, pangkat Agus akan naik satu bintang menjadi Letnan Jendral (Letjen). Lalu, berapa harta kekayaan Agus?

Putra Sulung Hilang, Ridwan Kamil Sudah Berada di Swiss
Indonesia
Putra Sulung Hilang, Ridwan Kamil Sudah Berada di Swiss

Ia langsung terbang dari London ke Swiss, setelah mendapat kabar putra sulungnya, Emmeril Khan Mumtadz, hilang terseret arus sungai Aaree