Bupati Langkat Pasrah Ditetapkan Tersangka Kerangkeng Manusia Kerangkeng manusia di kediaman pribadi Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin, di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Rabu (26/1/2022). ANTARA FOTO/Dadong Abhiseka

MerahPutih.com - Polda Sumatera Utara menetapkan Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin sebagai tersangka dalam kasus kerangkeng manusia. Terbit dinyatakan sebagai pemilik kerangkeng dan bertanggung jawab atas kematian sejumlah penghuni.

Terbit mengaku pasrah dengan penetapan tersangka tersebut.

"Kami sudah ikuti, kami terima apa adanya," kata Terbit usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus korupsi di Gedung KPK, Jakarta, Senin (18/4) malam.

Baca Juga:

Bupati Langkat Nonaktif Jadi Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara. Selain itu, koordinasi dengan Komnas HAM dan LPSK pun dilakukan dalam mengusut kasus ini.

"Penetapan tersangka ini setelah tim penyidik melakukan penyelidikan hingga penyidikan dalam kasus ini," Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak, Selasa (5/4).

Baca Juga:

Komnas HAM Pastikan ada Praktik Perbudakan di Rumah Bupati Langkat Nonaktif

Terbit dijerat dengan Pasal 2, Pasal 7, Pasal 10 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan atau Pasal 333 KUHP, Pasal 351, Pasal 352 dan Pasal 353 KUHP penganiayaan mengakibatkan korban meninggal dunia dan Pasal 170 KUHP.

"Semuanya diterapkan khususnya kepada TRP di-juncto-kan dengan Pasal 55 ayat 1 ke 1 dan 2 KUHP. Penyidik masih terus berproses melengkapi semua alat bukti yang ada. Dalam waktu dekat kita akan tuntaskan perkara ini," ujarnya.

Dalam kasus ini, penyidik lebih dulu menetapkan delapan orang tersangka antara lain HS, IS, TS, RG, JS, DP, SP dan HG. Salah satu yang menjadi tersangka ialah anak Terbit, Dewa Perangin Angin.

Delapan tersangka itu disangkakan dengan pasal 7 UU RI No 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. (Pon)

Baca Juga:

Polisi Telah Periksa 64 Saksi dan Bongkar Kuburan Penghuni Kerangkeng Bupati Langkat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kondisi Membaik, Yahya Waloni Bakal Dikembalikan ke Rutan Bareskrim
Indonesia
Kondisi Membaik, Yahya Waloni Bakal Dikembalikan ke Rutan Bareskrim

Kepala Rumah Sakit (RS) Polri Brigjen Asep Hendradiana memastikan kondisi Yahya Waloni saat ini berangsur membaik.

Ingin Jadi Komisioner KPU-Bawaslu? Begini Cara Daftarnya
Indonesia
Ingin Jadi Komisioner KPU-Bawaslu? Begini Cara Daftarnya

Pendaftaran akan dimulai pada 18 Oktober sampai 15 November 2021.

Kemenkumham Tidak Bisa Deteksi Kasus Orang Yang Miliki Dua Paspor
Indonesia
Kemenkumham Tidak Bisa Deteksi Kasus Orang Yang Miliki Dua Paspor

Pemerintah telah mengeluarkan 4.699 permohonan kehilangan kewarganegaan sejak tahun 2017 hingga 2022.

Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta 22 Ribu Lebih, Tingkat Kesembuhan Tembus 97 Persen
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta 22 Ribu Lebih, Tingkat Kesembuhan Tembus 97 Persen

Warga Jakarta dan sekitarnya mesti berhati-hati akan tingginya penyebaran COVID-19.

Jenguk Mantan Komandannya, Ini yang Disampaikan Prabowo ke Subagyo HS
Indonesia
Jenguk Mantan Komandannya, Ini yang Disampaikan Prabowo ke Subagyo HS

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersilaturahmi sekaligus menjenguk mantan komandannya yang juga tokoh militer Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo (HS) dikediamannya di Yogyakarta, Minggu (8/5).

Anggota DPR Sebut Senator Australia Diskreditkan Bali
Indonesia
Anggota DPR Sebut Senator Australia Diskreditkan Bali

"Apa yang disampaikan Pauline Hanson bukan hanya tidak sesuai dengan fakta tapi juga telah mendiskreditkan Indonesia, khususnya Bali,” kata Daniel Johan kepada wartawan, Selasa (9/8)

Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi 'Lari' ke Ganjar, Ustaz Abdul Somad Masuk 10 Besar
Indonesia
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi 'Lari' ke Ganjar, Ustaz Abdul Somad Masuk 10 Besar

Pada November 2021, terjadi kenaikan sebesar 13 persen sejak Juli 2021 dengan angka 59 persen`

211.514 Orang Dites, 1,4 Ribu Positif COVID-19
Indonesia
211.514 Orang Dites, 1,4 Ribu Positif COVID-19

Akumulasi positif COVID-19 saat ini lebih dari 4,2 juta kasus atau sebanyak 4.221.610 kasus.

Massa 212 Bisa Dijerat Pasal 212
Indonesia
Massa 212 Bisa Dijerat Pasal 212

Bagi siapa yang menghalangi maka dapat dikenakan sanksi hukum

Sebelum Balap, Jokowi Akan Temui Pembalap MotoGP di Istana
Indonesia
Sebelum Balap, Jokowi Akan Temui Pembalap MotoGP di Istana

Nantinya ada wacana digelar parade dalam upaya memeriahkan race MotoGP Mandalika 2022. Hanya saja perihal parade, masih menunggu konfirmasi dari pihak Istana.