Bupati Langkat Nonaktif Jadi Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia Tersangka Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin angin berjalan menuju ruangan di gedung KPK, Jakarta, Senin (7/2). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

MerahPutih.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara menetapkan Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranging-angin (TRP) sebagai tersangka.

Ia dijadikan tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap penghuni kerangkeng manusia di rumah pribadinya di Kabupaten Langkat, Sumut.

Baca Juga

Komnas HAM Pastikan ada Praktik Perbudakan di Rumah Bupati Langkat Nonaktif

Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak, menjelaskan penetapan Terbit sebagai tersangka berdasarkan gelar perkara dilakukan penyidik Ditreskrimum Polda Sumut.

"Hari ini penyidik sudah melaksanakan gelar perkara dan menetapkan saudara TRP selaku orang atau pihak memiliki tempat dan bertanggung jawab tempat tersebut, ditetapkan sebagai tersangka," kata Panca, Selasa (5/4).

Panca mengungkapkan penetapan tersangka terhadap Terbit berdasarkan dua alat bukti yang ditemukan penyidik dan pemeriksaan terhadap Terbit di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Jumat lalu, Kamis lalu, 1 April 2022.

"Menindaklanjuti pemeriksaan terhadap TRP di Gedung KPK Minggu lalu. Berdasarkan Kordinasi apa-apa yang ditemukan teman-teman Komnas HAM," kata Panca yang juga mantan anggota KPK ini.

Panca mengatakan Terbit dipersangkakan melanggar pasal 2, pasal 7, pasal 10, UU nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.

Baca Juga

Polisi Dalami Jumlah Korban Tewas di Kasus Kerangkeng Bupati Langkat

Dan atau pasal 333 KUHP, pasal 351, pasal 352 dan pasal 353 penganiayaan mengakibatkan korban meninggal dunia dan pasal 170 KUHP.

"Ini semuanya diterapkan khususnya kepada TRP dijunctokan dengan pasal 55 ayat 1 ke 1 dan ke 2 KUHP," ujar Panca. Dalam kasus ini, penyidik Polda Sumut sudah memintai keterangan puluhan saksi, termasuk Terbit Peranging-angin di Gedung Merah Putih KPK, beberapa waktu lalu. Kemudian, anak Terbit, Dewa Peranging-angin. Keduanya, statusnya masih saksi.

Tiga penghuni tewas yaitu Abdul Sidik, tewas setelah sepekan lebih ditahan. Dia masuk ke kerangkeng pada 14 Februari 2019 dan meninggal 22 Februari 2019"

Sementara itu, Sarianto Ginting (35), tewas setelah empat hari dikerangkeng.

Dia masuk ke kerangkeng sejak 12 Juli tahun 2021 dan tewas pada tanggal 15 Juli 2021. Selain itu, korban tewas kerangkeng lainnya pria berinisial U terjadi pada tahun 2015 lalu. (Knu)

Baca Juga

Polisi Telah Periksa 64 Saksi dan Bongkar Kuburan Penghuni Kerangkeng Bupati Langkat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wakil Ketua MPR Dukung Jadwal Pemilu dari KPU
Indonesia
Wakil Ketua MPR Dukung Jadwal Pemilu dari KPU

Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan memberikan dukungannya terhadap jadwal Pemilu dari KPU. Menurutnya, tanggal pelaksanaan pemilihan pada 21 Februari 2024 sudah sangat tepat untuk disepakati.

Demokrat Semringah Surya Paloh Restui AHY jadi Cawapres Anies
Indonesia
Demokrat Semringah Surya Paloh Restui AHY jadi Cawapres Anies

“Pernyataan Pak Surya Paloh yang memberikan restu kepada Mas Ketum AHY tentu diapresiasi, disambut dengan baik dan sekaligus menjadi menjadi penyemangat untuk terus mempersiapkan diri,” kata Kamhar

Berikut Tarif dan Rute TransJakarta Menuju Jakarta Fair
Indonesia
Berikut Tarif dan Rute TransJakarta Menuju Jakarta Fair

TransJakarta menyiapkan sebanyak 4 rute yang bisa dinikmati masyarakat.

Jokowi Dijadwalkan Lantik Andi Widjajanto Jadi Gubernur Lemhannas Besok
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Lantik Andi Widjajanto Jadi Gubernur Lemhannas Besok

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan melantik Andi Widjajanto menjadi Gubernur Lemhannas.

Komisi III DPR: Lebih Bijak Luhut Cabut Laporan Terhadap Haris-Fatia
Indonesia
Komisi III DPR: Lebih Bijak Luhut Cabut Laporan Terhadap Haris-Fatia

“Tentunya akan lebih bijak apabila pelapor kasus ini yakni Luhut Binsar Panjaitan bersedia mencabut laporannya dan menggunakan sarana media lain untuk membela dirinya atau menyampaikan penjelasannya,” kata Taufik kepada wartawan, Senin (21/3).

Ibu Pejuang Legalisasi Ganja Medis Temui Pimpinan DPR
Indonesia
Ibu Pejuang Legalisasi Ganja Medis Temui Pimpinan DPR

Santi merasa bersyukur aspirasinya terkait legalisasi ganja untuk kebutuhan medis mendapat respons positif dari pimpinan DPR.

Anak Buah Anies Pilih Menghindar Ditanya Kasus Lahan Cipayung
Indonesia
Anak Buah Anies Pilih Menghindar Ditanya Kasus Lahan Cipayung

Kepala Distamhut Suzi Marsitawati memilih bungkam dan menghindar jauh dari wawancara awak media.

Harga Pangan Melonjak, Angka Kemiskinan Bisa Naik
Indonesia
Harga Pangan Melonjak, Angka Kemiskinan Bisa Naik

ndeks Bulanan Rumah Tangga (Bu RT) menunjukkan harga minyak goreng di Jakarta pada Maret naik 32,18 persen menjadi Rp 18.505 dari Rp 14.000 per liter pada Februari.

SMRC: Mayoritas Warga tidak Ingin Pemilu 2024 Diundur
Indonesia
SMRC: Mayoritas Warga tidak Ingin Pemilu 2024 Diundur

Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas mengatakan hasil survei dari pihaknya menunjukkan mayoritas masyarakat tidak ingin penyelenggaraan Pemilu 2024 diundur.

 Ibu - Bapak Ayo Bawa Anak Vaksin COVID-19, Cek Syaratnya
Indonesia
Ibu - Bapak Ayo Bawa Anak Vaksin COVID-19, Cek Syaratnya

Kementerian Kesehatan telah memberikan target sebesar 987.422 anak usia 6-11 tahun yang divaksinasi di Jakarta.