Bupati Halmahera Timur Meninggal Seusai Daftar Pilkada di KPU Bupati Halmahera Timur Muhdin Ma'mud. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Bupati Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, Muhdin Ma'bud meninggal dunia setelah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Haltim, Jumat (4/9)

Berdasarkan informasi, sebelum wafat, Muhdin Ma'bud jatuh pingsan saat menyampaikan pidato di hadapan para pendukungnya yang memadati kantor KPU setempat.

Baca Juga

Ery-Armuji Daftar ke KPU, Diberangkatkan Risma Diantar Wisnu Sakti

"Beliau pidato tiba-tiba jatuh pingsan. Lalu dibawa ke rumah sakit," kata saksi mata

Setelah jatuh pingsan, Muhdin langsung dibawa ke RSUD Maba. Namun sayangnya, nyawa Bupati tidak dapat ditolong.

Detik-detik Bupati Halmahera Timur, Ir. Muhdin Hi. Ma’bud, pingsan saat menyampaikan orasi politiknya
Detik-detik Bupati Halmahera Timur, Ir. Muhdin Hi. Ma’bud, pingsan saat menyampaikan orasi politiknya

Muhdin adalah Wakil Bupati Haltim pada periode 2010-2015 dan 2016-2020. Pada Maret, ia dilantik menjadi Bupati Haltim menggantikan Rudy Erawan yang tersangkut kasus suap dan divonis 4,5 tahun penjara.

Pada Pilkada 2020 ini. Muhdin maju sebagai calon bupati petahana dengan menggandeng politikus Partai Golkar Anjas Taher.

Baca Juga

Daftar Naik Sepeda, Teguh Oleng dan Tabrak Gibran

Keduanya diusung Partai Hanura, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, dan menjadi paslon Pilkada Haltim pertama yang mendaftarkan diri ke KPU Jumat (4/9). (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksinasi Tenaga Pendidik di Bandung Dekati 100 Persen
Indonesia
Vaksinasi Tenaga Pendidik di Bandung Dekati 100 Persen

"Kalau nanti Pemerintah Pusat sudah memberi kesempatan untuk proses PTM (Pembelajaran Tatap Muka), di Kota Bandung secara infrastruktur sudah siap," ujar Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana.

Pemerintah Diminta Bersiap Hadapi Skenario Terburuk Tsunami COVID-19
Indonesia
Pemerintah Diminta Bersiap Hadapi Skenario Terburuk Tsunami COVID-19

Pemerintah diminta menyiapkan skenario terburuk untuk mengantisipasi lonjakan penularan COVID-19 di tanah air.

KPK-Kemenkes Fasilitasi 50 Tahanan Tes SWAB
Indonesia
KPK-Kemenkes Fasilitasi 50 Tahanan Tes SWAB

50 tahanan KPK yang melakukan uji ini berasal dari tiga rumah tahanan

Desa Digital di Tulungagung, Kentongan Diganti Panic Botton
Indonesia
Desa Digital di Tulungagung, Kentongan Diganti Panic Botton

Desa Kendalbulur, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, kini menjadi salah satu desa digital di Indonesia

67 Ribu Warga Jakarta Dihukum Sanksi Sosial karena Langgar Protokol Kesehatan
Indonesia
67 Ribu Warga Jakarta Dihukum Sanksi Sosial karena Langgar Protokol Kesehatan

Tercatat ada 243.802 pelanggar yang diberikan tindakan selama 52 hari Operasi Yustisi Protokol Kesehatan yang digelar di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Sebagai Panglima Tertinggi Tentara Indonesia, Jokowi Dukung Transformasi TNI
Indonesia
Sebagai Panglima Tertinggi Tentara Indonesia, Jokowi Dukung Transformasi TNI

Dalam 5 tahun terakhir, TNI sudah melakukan transformasi organisasi dengan melakukan pembentukan satuan-satuan organisasi yang baru

Ledakan Guncang Lebanon, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Indonesia
Ledakan Guncang Lebanon, Pemerintah Tetapkan Status Darurat

Penimbunan zat kimia bersifat eksplosif tersebut tidak dapat diterima, karena dilakukan secara serampangan tanpa memperhatikan aspek keamanan

Tak Mau Solo Kembali Zona Merah COVID-19, Gibran Larang ASN Mudik Lebaran
Indonesia
Tak Mau Solo Kembali Zona Merah COVID-19, Gibran Larang ASN Mudik Lebaran

"Zona merah di Solo tidak ada lagi. Jadi harus dipertahankan. Jangan sampai usaha yang kita lakukan sia-sia dan kita harus mengulangnya dari awal. Maka ASN dilarang mudik Lebaran," tutur dia.

Komisi D Harap Kadis SDA Baru Mau Angkat Telepon Jam 1 Malam
Indonesia
Komisi D Harap Kadis SDA Baru Mau Angkat Telepon Jam 1 Malam

"Jam 12 malem, jam 1, kalau kita kirim aduan dari masyarakat, pak Juaini sangat cepat responsnya. Mudah-mudahan itu bisa ditiru oleh yang lain," ungkap Ida.

Update COVID-19 Kamis (13/8): 132.816 Positif, 87.558 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (13/8): 132.816 Positif, 87.558 Sembuh

Sementara itu, masih ada 76.515 orang suspek COVID-19 di Indonesia.