Bupati Bogor Murka Petugas Puskemas Asyik Karokean dan tak Pedulikan Pasien Pintu Puskesmas pembantu Situ Udik Kabupaten Bogor tertutup dan tidak lagi melayani pasien padahal waktu baru menunjukkan pukul 10.00 WIB. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Kelakuan petugas Pukesmas Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, yang asyik karokean dan tidak mempedulkan pasien yang ingin berobat membuat Bupati Bogor, Ade Yasin murka.

"Di masa pandemi seperti ini seharusnya jangan ada yang santai-santai," tegas Ade dalam keterangannya di Bogor, Minggu (11/7).

Baca Juga

Polres Bogor Jaga 13 Jalur Perbatasan dengan Jabodetabek, Karawang dan Cianjur

Ade yang juga sebagai ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor langsung memberi teguran tegas kepada petugas puskesmas yang terlibat dalam kasus tersebut.

Ade meminta agar kejadian ini menjadi pelajaran dan bahan pertimbangan bagi para petugas puskesmas lainnya. Sebab, kasus video viral itu sudah membuat resah warga sehingga kapok untuk kembali berobat.

"Seharusnya kan standby secara bergilir di pukesmas ini, kasihan masyarakat ketika ingin dilayani tapi diabaikan," ujarnya.

Apalagi dalam kasus ini, sambung dia, ada seorang ibu hamil yang hendak menanyakan persoalan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Begitu pula ada seorang warga yang mengaku sebagai pasien COVID-19.

Ade pun mengatakan sudah mengunjungi rumah ibu hamil tersebut dan ternyata dalam video itu ia juga ingin mengantar suaminya berobat.

Dari pengakuan ibu hamil tersebut, petugas puskesmas mengatakan agar dirinya datang esok hari. Ia juga membenarkan bahwa saat itu petugas sedang berkaraoke.

Karena itu, ia mengingatkan kepada semua petugas kesehatan agar tidak melakukan hal serupa ketika masyarakat membutuhkan layanan kesehatan.

"Tadi juga sudah diperiksa, kalau ada alat karaoke mau kita sita, tapi tidak ada, mereka mengaku nyanyi pakai alat sound sistem untuk memanggil pasien. Tapi tetap saja salah," ungkap Ade.

"Terhadap yang abai itu ada punishment (hukuman), itu nanti seperti apa dari pihak puskesmas yang memberikan," tambahnya.

Kepala Puskesmas Situ Udik, Lenny Asyita mengaku sangat menyesalkan perbuatan para petugas puskesmas. Akibat kasus video viral itu, dirinya langsung ditegur oleh Bupati Bogor Ade Yasin.

Lenny juga mengaku dirinya sudah memanggil tiga orang petugas yang terlibat dalam kasus video viral tersebut.

Ia mengatakan bahwa saat kejadian itu ada tiga orang di dalam puskesmas. Salah satunya office boy (OB) yang ada di video viral tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, hanya dua orang yang berkaraoke yaitu, bidan puskesmas. Sementara satu orang OB itu tengah membersihkan puskesmas dan sempat meminta pasien untuk kembali esok hari.

"Sudah saya panggil tiga orang itu, mereka tanda tangan di surat tertulis, dan nanti juga akan kita beri sanksi," tegasnya.

Seperti diketahui, beredar video berdurasi 1 menit 43 detik yang menunjukkan warga yang akan melakukan pemeriksaan di Puskesmas Situ Udik. Satu yang dinyatakan reaktif antigen dan satunya lagi merupakan seorang ibu yang tengah hamil.

Warga ingin melakukan pemeriksaan kesehatan dari puskesmas tersebut, tetapi disayangkan Puskesmas Situ Udik dalam keadaan tertutup dengan suara musik yang diduga tengah melakukan karaoke di dalam pusat kesehatan masyarakat. (Knu)

Baca Juga

12 Titik Penyekatan di Kabupaten Bogor

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Keluhkan Pembaharuan Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
Warga Keluhkan Pembaharuan Aplikasi PeduliLindungi

Keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperbaharui aplikasi PeduliLindungi dikeluhkan masyarakat.

Pemprov DKI Larang ASN Ambil Cuti Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Pemprov DKI Larang ASN Ambil Cuti Natal dan Tahun Baru

Aparatur sipil negara (ASN) dilarang untuk mengambil cuti pada musim libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

23 Mobil Damkar Tangani Kebakaran Apartemen Taman Sari Sudirman
Indonesia
23 Mobil Damkar Tangani Kebakaran Apartemen Taman Sari Sudirman

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jakarta Selatan mengerahkan 23 unit mobil pemadam untuk menangani kebakaran di lantai bawah tanah Apartemen Taman Sari Sudirman, Setiabudi.

Kata Pelantun 'Goyang Dumang' Usai Diperiksa KPK
Indonesia
Kata Pelantun 'Goyang Dumang' Usai Diperiksa KPK

Cita Citata juga belum mau menjelaskan soal penerimaan honor mengisi acara Kementerian Sosial

Cuaca Jakarta Diprakirakan Mayoritas Cerah Berawan
Indonesia
Cuaca Jakarta Diprakirakan Mayoritas Cerah Berawan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, cuaca di DKI Jakarta mayoritas cerah berawan, Selasa (11/5).

40 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2022
Indonesia
40 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2022

Presiden Jokowi juga dijadwalkan memberikan bantuan

Anies: 9.791 Pedagang Jakarta Disuntik Vaksin Tersebar di 153 Pasar
Indonesia
Anies: 9.791 Pedagang Jakarta Disuntik Vaksin Tersebar di 153 Pasar

Pemprov DKI Jakarta menyebut ada sebanyak 9.791 pedagang yang akan menerima vaksin COVID-19 pada tahap kedua.

Kedepankan Norma, Legislator PDIP Dukung Pemilu 2024 Sebelum Puasa
Indonesia
Saksi Bongkar Kode 'Paus' dan 'Daun Untuk Si Kuning' dari Sespri Edhy Prabowo
Indonesia
Lelang Dini Proyek APBN Percepat Pemulihan Ekonomi
Indonesia
Lelang Dini Proyek APBN Percepat Pemulihan Ekonomi

lelang dini yang dilakukan Kementerian PUPR sangat penting dalam rangka menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia Pada APBN 2021