Bupati Bangka Ancam Copot ASN yang Bandel Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Bupati Bangka Mulkan. ANTARA/Aprionis.

MerahPutih.com - Pemerintah memberikan izin kepada masyarakat untuk mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Meskipun diperbolehkan pulang kampung, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat pemerintahan dilarang menggunakan mobil dinas untuk mudik.

Baca Juga

Polda Jabar Minta Pemda Bikin Posko di Tiap Kecamatan Pantau Kesehatan Pemudik

Salah satu yang menegaskan larangan itu ialah Bupati Bangka, Kepulauan Belitung, Mulkan.

Bahkan, Mulkan mengancam akan mencopot ASN atau pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten itu yang menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran.

"Kita akan tindak tegas pejabat dan aparatur sipil negara yang melanggar aturan larangan menggunakan mobil dinas untuk mudik lebaran ke luar Pulau Bangka ini," ucap Mulkan di Sungailiat, Minggu (17/4).

Menurutnya, larangan ASN memakai mobdin untuk mudik seusai aturan erdasarkan Instruksi Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Agraria (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo terkait larangan bagi ASN untuk tidak menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan mudik, berlibur ataupun kepentingan lain di luar kepentingan dinas.

"Kita sudah menyosialisasikan larangan ini dan apabila ditemukan ASN yang membandel menggunakan mobil dinas untuk mudik ke luar Pulau Bangka tentu akan mendapat sanksi berat, agar mereka jera," ujarnya.

Baca Juga

20 Terminal di Jateng-DIY Jadi Tujuan Mudik di 2022

Menurut dia selama Lebaran Idul Fitri tahun ini, para ASN hanya diperbolehkan menggunakan mobil dinas untuk bersilahturahmi di lingkungan tempat tinggalnya.

"Silahkan menggunakan mobil dinas untuk bersilahturhmi Lebaran, tetapi jangan coba-coba membawa mobil dinas ini keluar Pulau Bangka," katanya.

Ia mengatakan dalam menegakkan aturan larangan menggunakan mobil dinas untuk mudik tersebut, pihaknya telah membentuk tim pengawas.

"Kami berharap masyarakat melaporkan jika menemukan atau melihat ASN menggunakan mobil dinas untuk mudik lebaran di luar Pulau Bangka," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Pendaftaran Mudik Gratis Tahap 2 Dibuka Senin, 18 April 2022

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kolonel Priyanto Terdakwa Pembunuhan Dua Remaja di Nagreg Jalani Sidang Vonis
Indonesia
Kolonel Priyanto Terdakwa Pembunuhan Dua Remaja di Nagreg Jalani Sidang Vonis

Jasad Handi ditemukan oleh warga di aliran Sungai Serayu di Banyumas, Jawa Tengah, sementara jenazah Salsabila ditemukan di aliran sungai di daerah Cilacap

Langkah Kemenkes Sikapi Viral Dugaan Pelanggaran SOP Swab PCR Bumame
Indonesia
Langkah Kemenkes Sikapi Viral Dugaan Pelanggaran SOP Swab PCR Bumame

Viralnya kasus seorang perempuan mendapatkan hasil PCR padahal dirinya belum melakukan tes di salah satu lokasi Bumame Farmasi menjadi sorotan.

Vaksin Moderna dan Pfizer Sudah Tersedia di Seluruh Faskes Jakarta
Indonesia
Vaksin Moderna dan Pfizer Sudah Tersedia di Seluruh Faskes Jakarta

Dalam upaya percepatan vaksinasi lengkap 2 dosis, terdapat pula penambahan kuota JAKI dosis 2 minimal 250 orang per hari per kecamatan.

Lonjakan Kasus saat Nataru Berpotensi Terjadi, Luhut Peringatkan Warga Tak Egois
Indonesia
Lonjakan Kasus saat Nataru Berpotensi Terjadi, Luhut Peringatkan Warga Tak Egois

Pemerintah mewaspadai lonjakan kasus COVID-19 setelah Natal dan Tahun Baru.

PP Persis Sebut BNPT Bisa Digugat Pondok Pesantren
Indonesia
PP Persis Sebut BNPT Bisa Digugat Pondok Pesantren

Jeje menilai, penetapan suatu lembaga pendidikan berafiliasi pada teroris memiliki konsekuensi sangat besar

Surya Paloh Masih Godok Tiga Sosok Capres 2024, Diumumkan Tahun Ini
Indonesia
Surya Paloh Masih Godok Tiga Sosok Capres 2024, Diumumkan Tahun Ini

Namun, Surya masih enggan membocorkan kandidat Capres dari Partai NasDem. Ia hanya memastikan Capres yang akan diusung Nasdem di Pilpres 2024 akan diumumkan pada tahun ini.

Kurangi Pengangguran Akibat PPKM Darurat, DPR Desak UMKM Dapat Insentif
Indonesia
Kurangi Pengangguran Akibat PPKM Darurat, DPR Desak UMKM Dapat Insentif

Permodalan UMKM yang perlu mendapat perhatian khusus walau para pelaku UMKM sudah punya akses ke perbankan

Data Kematian Dihilangkan, Arah Penanganan Pandemi Dinilai Mundur
Indonesia
Data Kematian Dihilangkan, Arah Penanganan Pandemi Dinilai Mundur

Pemerintah menemukan bahwa banyak angka kematian yang ditumpuk-tumpuk, atau dicicil pelaporannya, sehingga dilaporkan terlambat.

Pemerintah Didesak Tak Izinkan Anak di Bawah Umur Menikah
Indonesia
Pemerintah Didesak Tak Izinkan Anak di Bawah Umur Menikah

Hal itu agar dapat meringankan beban keluarga terdampak

Kader DPR Fraksi PDIP Wajib Bagi Sembako Bergambar Puan, Rudy: Solo Belum Ada Perintah
Indonesia
Kader DPR Fraksi PDIP Wajib Bagi Sembako Bergambar Puan, Rudy: Solo Belum Ada Perintah

DPP PDI Perjuangan menginstruksikan anggota DPR Fraksi PDIP untuk membagi-bagikan sembako di daerah pemilihan masing-masing dengan menggunakan tas bergambar Ketua DPR Puan Maharani di masa reses.