Bupati Aceh Utara ‘Angkat Tangan’ Hadapi Bencana Alam, Kecewa Pemerintah belum Turun untuk Hadir di Tengah Rakyat yang Jadi Korban

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
Bupati Aceh Utara ‘Angkat Tangan’ Hadapi Bencana Alam, Kecewa Pemerintah belum Turun untuk Hadir di Tengah Rakyat yang Jadi Korban

Bupati Aceh Utara Ismail A.Jalil/ dok Media Sosial

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BUPATI Aceh Utara, Ismail A Jalil viral di media sosial karena meminta Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera memberikan bantuan dalam penanganan banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara. Menurut Ismail, hingga hari ke-12 sejak banjir melanda, belum ada satu pun pejabat menteri dari Kabinet Merah Putih yang datang ke daerah tersebut.

Dia memohon pusat dan seluruh rakyat Indonesia membantu Aceh Utara. “Pusat, selain Basarnas, belum hadir ke Aceh Utara. Rakyat saya kelaparan, jenazah rakyat saya belum diambil, tolong dibantu," ujar Bupati Ismail dengan nada emosional dalam video beredar, dikutip Kamis (4/12).

Ismail tidak mengerti mengapa belum ada pejabat pusat yang datang untuk melihat kondisi di lapangan. "Apakah pejabat pusat tidak tahu? Lalu ada pejabat pusat yang menyatakan banjir tidak parah. Saya emosi, tolong bantu kami. Jangan biarkan rakyat kami mati kelaparan," ungkapnya.

Ismail juga meminta semua pihak membuka mata hati untuk melihat penderitaan masyarakat tertimpa musibah. Untuk menarik perhatian publik dan pemerintah pusat, ia bahkan sengaja turun ke air banjir menggunakan payung meski berpotensi dicibir masyarakat dan warganet. Ia mengaku sempat terjebak di dalam air dan baru bisa mencapai Posko Pendopo Bupati yang berlokasi di Kota Lhokseumawe.

Baca juga:

Banjir Bikin 18 Ribu Warga Aceh Utara Mengungsi


Bupati juga menyayangkan banyak anak dan masyarakat yang mulai kelaparan, sedangkan kemampuan pemerintah daerah sangat terbatas. “Kemampuan pemerintah daerah tidak ada, yang ada saat ini hanya beras,” tambahnya.

Kondisi diperparah dengan masih terisolasinya beberapa desa di Kecamatan Langkahan. Akses menuju lokasi tersebut belum bisa ditembus akibat genangan air dan lumpur yang sangat tebal.

Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara hingga Rabu (3/12) menunjukkan korban jiwa mencapai 121 orang meninggal dunia. Sebanyak 118 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Sementara itu, jumlah pengungsi terus bertambah dan telah mencapai 115 ribu orang yang tersebar di berbagai titik pengungsian.(knu)

Baca juga:

Aceh Masih Hujan meski Sudah Dilakukan Modifikasi Cuaca, Ini Biang Keladinya



#Aceh #Bencana Alam #Aceh Utara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada, Aceh dan Sumut Terancam ‘Kiriman’ Bibit Siklon dari India
Bibit siklon tersebut berpotensi menimbulkan hujan deras, petir, hingga angin kencang. Hal tersebut dapat terjadi di siang ataupun malam hari.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Waspada, Aceh dan Sumut Terancam ‘Kiriman’ Bibit Siklon dari India
Indonesia
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
pemerintah telah meningkatkan respons darurat gempa nasional dari Level IV menjadi Level III pada Jumat (23/10).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Bagikan