Buntut Tenggelamnya KRI Nanggala 402, DPR Bakal Panggil Kemenhan dan TNI Barang dan serpihan yang diyakini bagian dari KRI Nanggala 402 saat konferensi pers di Pangkalan Udara TNI AU I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu (24/4). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

MerahPutih.com - Tenggelamnya KRI Nanggala 402 di utara Laut Bali menimbulkan keprihatinan dari sejumlah kalangan.

Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari berharap, TNI terus memberikan informasi yang lengkap seputar peristiwa ini kepada komisinya.

Sebagai komisi yang membawahi isu pertahanan, Komisi I DPR tentu memiliki kepentingan dan menaruh perhatian yang besar terhadap isu alutsista.

Baca Juga:

KRI Nanggala 402 Diduga Tenggelam di Palung 850 Meter

"Saat ini di Komisi I telah membentuk Panitia Kerja (Panja) Alutsista sebagai bentuk perwujudan fungsi pengawasan terhadap mitra kerja kami dalam bidang pertahanan,” jelas Kharis dalam keterangannya, Minggu (25/4).

Legislator asal Solo ini menambahkan bahwa Komisi 1 DPR akan membahas permasalahan ini dalam rapat-rapat kerja dengan mitra kerja Komisi I terkait.

Dalam hal ini ialah Kementerian Pertahanan dan TNI.

"Sehingga kita dapat mencegah kejadian serupa untuk tidak terulang kembali di masa yang akan datang," jelas Kharis.

Salah satu yang bakal dibahas adalah soal penggunaan anggaran untuk biaya perawatan.

Kuncinya adalah bagaimana agar anggaran pertahanan bisa dialokasikan secara memadai.

"Agar pemeliharan dan perawatan (harwat) serta peremajaan alutsista bisa dilakukan sesuai dengan perencanaan,” tutup Kharis.

Dokumentasi - Kapal selam KRI Nanggala-402 setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). (ANTARAFOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Dokumentasi - Kapal selam KRI Nanggala-402 setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). (ANTARAFOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Sebelumnya diberitakan, kapal selam KRI Nanggala 402 hilang kontak pada Rabu (21/4) dini hari.

Kapal ini merupakan salah satu kapal selam yang resmi menjadi bagian dari alat utama sistem pertahanan (alutsista) Indonesia pada 1981.

Berdasarkan keterangan resmi, KRI Nanggala 402 diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali, sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata.

Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan terpedo.

Sebanyak 21 KRI dan helikopter dikerahkan untuk mencari keberadaan KRI Nanggala 402.

Baca Juga:

Eks Kepala Kamar Mesin KRI Nanggala 402 Sebut Tak Mungkin Kapal Bocor

Adapun pada Sabtu (24/4), Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan utara Bali telah tenggelam.

Hadi mengatakan, isyarat subsunk untuk KRI Nanggala 402 dinyatakan setelah melakukan pencarian selama 72 jam.

Barang-barang yang ditemukan yaitu pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, dan di botol oranye pelumas periskop kapal selam.

Ditemukan juga alat yang dipakai ABK Nanggala untuk salat dan spons untuk menahan panas pada presroom. (Knu)

Baca Juga:

KRI Nanggala 402 Tenggelam, Menag Minta Rakyat Indonesia Melangitkan Doa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
35 Persen Warga Indonesia Sudah Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
35 Persen Warga Indonesia Sudah Disuntik Vaksin COVID-19

Dari total dosis vaksin yang telah didistribusikan tersebut, sebanyak 125,7 juta dosis sudah disuntikkan kepada masyarakat. Sejak bulan September laju suntikan meningkat 10 juta per 7 hari.

Event Besar, Erick Thohir Tegaskan Formula E Promosikan Indonesia Pada Dunia
Indonesia
Event Besar, Erick Thohir Tegaskan Formula E Promosikan Indonesia Pada Dunia

Formula E di Jakarta akan digelar 4 Juni 2022 dan seharusnya digelar pada 2020 namun karena pandemi COVID-19 terpaksa diundur pada 2022.

Cak Imin Nilai Pernyataan Hillary NasDem Soal DPR Setara Presiden Berlebihan
Indonesia
Cak Imin Nilai Pernyataan Hillary NasDem Soal DPR Setara Presiden Berlebihan

Hillary sebelumnya menyebut anggota DPR boleh melakukan karantina mandiri seperti presiden.

Kartu Vaksin Tak Berlaku Masuk Mal, Pengunjung Kebingungan
Indonesia
Kartu Vaksin Tak Berlaku Masuk Mal, Pengunjung Kebingungan

Pemerintah resmi melakukan percobaan uji coba pusat perbelanjaan atau mal dalam perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari 10 hingga 16 Agustus 2021 mendatang.

KPK Tak Ajukan Banding Vonis Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Tak Ajukan Banding Vonis Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan tak mengajukan banding atas vonis tersebut. Hal ini lantaran majelis hakim telah mengamini analisis hukum tim jaksa KPK.

Jokowi Kunjungi Bali Pantau Infrastruktur Sambut KTT G20
Indonesia
Jokowi Kunjungi Bali Pantau Infrastruktur Sambut KTT G20

Indonesia akan terus mendorong negara-negara G20 menghasilkan terobosan-terobosan besar dan mendorong negara G20 membangun kolaborasi.

Lantik Kapolda Baru, Kapolri Beri Tugas Bereskan COVID-19 di Daerah
Indonesia
Lantik Kapolda Baru, Kapolri Beri Tugas Bereskan COVID-19 di Daerah

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin serah terima jabatan lima perwira tinggi (pati) Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri.

Pemprov DKI Klaim Pengerukan Kali Mampang Masih Dalam Pengerjaan
Indonesia
Pemprov DKI Klaim Pengerukan Kali Mampang Masih Dalam Pengerjaan

Pemprov DKI menanggapi putusan Pengadilan Tata Usaha Negera (PTUN) Jakarta terkait masalah banjir di Kali Mampang, Jakarta Selatan.

Survei Pilpres 2024, Elektabilitas Prabowo Cenderung Menurun
Indonesia
Survei Pilpres 2024, Elektabilitas Prabowo Cenderung Menurun

Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto merajai berbagai survei elektabilitas calon presiden (capres).

Penambahan Kasus Aktif COVID-19 Solo Capai Tiga Digit Per Hari
Indonesia
Penambahan Kasus Aktif COVID-19 Solo Capai Tiga Digit Per Hari

Naiknya kasus corona menjadikan beban kerja nakes semakin berat. Kalau tidak bisa menjaga kesehatan bisa ikut terpapar.