Buntut Tarif Selangit, Pemkot Yogyakarta Diminta Awasi Parkir Liar Foto tarif parkir bus Rp 350ribu. (Foto: MP/FB Info Cegatan Jogja)

MerahPutih.com - Tarif parkir yang selangit di salah satu wisata di Kota Yogyakarta tengah viral di dunia maya.

Buntutnya, Pemda DIY mendorong Pemerintah Kota Yogyakarta mengawasi lokasi parkir liar di wilayahnya.

Dinas Perhubungan DIY mendorong, Dishub Kota Yogyakarta membuat aturan tempat parkir swasta serta melakukan monitoring lahan parkir liar secara rutin.

Baca Juga:

Solusi Pemkot Yogyakarta Cegah Getok Tarif Parkir Bus Wisata

"Dengan adanya aturan yang jelas dan pengawasan ketat, diharapkan kejadian oknum parkir yang menarik tarif di luar harga resmi tidak terulang kembali,"ujar Kepala DInas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti di Yogyakarta, Senin (24/1).

Harga parkiran selangit yang viral bermula dari sebuah unggahan di grup Facebook Info Cegatan Jogja. Dalam unggahan itu, ada sebuah foto kwitansi yang di dalamnya mengatakan tarif parkir bus senilai Rp 350 ribu di Kota Yogyakarta.

Ni Made menegaskan, bus pariwisata tersebut parkir di lokasi parkir liar atau tidak resmi.

"Itu kan parkir di sumbu filosofis, di trotoar. Jadi bukan tempat parkir sebenarnya," ungkapnya.

Baca Juga:

Yogyakarta Siapkan Wisata Kesehatan Berbasis Seni dan Budaya

Ia mendorong wisatawan parkir di tempat resmi untuk menghindari "ketok" harga.

Ni Made berharap, semua destinasi wisata di DIY juga memerhatikan ruang parkir bagi wisatawan.

Senada, Kepala Dishub Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho menegaskan, pihaknya merasa tidak pernah memberikan izin parkir di Jalan Margo Utomo, Jetis, Kota Yogyakarta atau lokasi parkir yang viral beberapa waktu lalu.

"Itu kami pastikan parkir ilegal karena saya tidak pernah memberikan izin parkir di lokasi itu," kata Agus.

Dia juga berharap, wisatawan memilih parkir resmi apabila hendak berkunjung ke kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta.

"Kami ada tiga tempat parkir resmi ya silakan dimanfaatkan. Lagi pula sekarang kan pemberlakuan kebijakan satu pintu masuk masih diberlakukan, artinya setiap bus wisata yang masuk itu lokasi parkirnya ditentukan oleh petugas," pungkasnya.

Ke depan, pihaknya akan menindak parkir-parkir liar serta tidak akan membiarkan bus pariwisata parkir di sembarang tempat. Beliau juga akan menindak tegas bus pariwisata yang tidak singgah terlebih dulu di terminal Giwangan. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Baca Juga:

Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Yogyakarta Lebih dari 81 Persen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tim Modifikasi Cuaca KTT G20 Mendapat Pujian
Indonesia
Tim Modifikasi Cuaca KTT G20 Mendapat Pujian

Presiden Joko Widodo menghadiri syukuran panitia nasional pelaksanaan G20 tahun 2022. Acara ini digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, Kamis (17/11).

Ibu Pejuang Legalisasi Ganja Medis Temui Pimpinan DPR
Indonesia
Ibu Pejuang Legalisasi Ganja Medis Temui Pimpinan DPR

Santi merasa bersyukur aspirasinya terkait legalisasi ganja untuk kebutuhan medis mendapat respons positif dari pimpinan DPR.

Yogyakarta Aktifkan Posko PPKM Mikro Berbasis RT Antisipasi Gelombang Omicron
Indonesia
Yogyakarta Aktifkan Posko PPKM Mikro Berbasis RT Antisipasi Gelombang Omicron

Pemerintah Kota Yogyakarta mengantisipasi terjadinya gelombang tiga kasus COVID-19 atau lonjakan kasus varian Omicron.

Arab Saudi Tutup Pintu Kedatangan Jemaah Haji pada 3 Juli 2022
Indonesia
Arab Saudi Tutup Pintu Kedatangan Jemaah Haji pada 3 Juli 2022

Delegasi Amirul Hajj telah bertolak ke Arab Saudi dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng menuju Jeddah.

Din Syamsuddin Deklarasikan dan Kukuhkan Pengurus Partai Pelita
Indonesia
Din Syamsuddin Deklarasikan dan Kukuhkan Pengurus Partai Pelita

Dengan hadirnya Partai Pelita, partai besutan kader Muhammadiyah, bertambah dari sebelumnya PAN, Partai Umat.

Wagub Riza Minta Citayam Fashion Week Tidak Digelar Setiap Hari
Indonesia
Wagub Riza Minta Citayam Fashion Week Tidak Digelar Setiap Hari

Kegiatan 'Citayam Fashion Week' dengan peragaan cat walk di zebra cross tidak dilakukan setiap hari. Mengingat saat ini sudah mulai masuk sekolah.

Muhammadiyah Tawarkan Dua Alternatif Sistem Pemilu Atasi Kanibalisme Politik
Indonesia
Muhammadiyah Tawarkan Dua Alternatif Sistem Pemilu Atasi Kanibalisme Politik

Muhammadiyah menawarkan dua opsi sistem pemilu alternatif.

Sopir Ambulans Sempat Cek Denyut Nadi Brigadir J
Indonesia
Sopir Ambulans Sempat Cek Denyut Nadi Brigadir J

Sejumlah fakta baru tentang kematian Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J terus terungkap dalam persidangan.

Pemerintah Diminta Turun Tangan Atasi Banyaknya Keluhan Terkait Kualitas Pertalite
Indonesia
Pemerintah Diminta Turun Tangan Atasi Banyaknya Keluhan Terkait Kualitas Pertalite

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto minta pemerintah perhatikan keluhan masyarakat soal penurunan kualitas Pertalite.

Bertemu PM Li Keqiang, Jokowi Bahas Isu Ekonomi
Indonesia
Bertemu PM Li Keqiang, Jokowi Bahas Isu Ekonomi

Presiden Jokowi disambut oleh Premier Li dan langsung melaksanakan foto bersama. Setelahnya, Presiden Jokowi dan Premier Li beserta masing-masing delegasi bersama-sama menuju ruang pertemuan.