Buntut Rem Darurat Anies, Pengelola Bandara Perketat Aturan Sejumlah penumpang melalui berbagai titik pemeriksaan (check point) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. ANTARA/PT Angkasa Pura II

MerahPutih.com - Bandara Soekarno-Hatta mulai mengencangkan protokol kesehatan menyusul keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan rem darurat dan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) awal.

PSBB total yang akan diberlakukan di DKI Jakarta mulai diterapkan pada Senin (14/10).

Pengetatan protokol kesehatan yang diberlakukan di Bandara Soekarno-Hatta yakni jaga jarak, pengecekan kesehatan, layanan tanpa sentuh, kebersihan fasilitas, dan perlindungan terhadap setiap individu di bandara.

Baca Juga:

Imam Besar Istiqlal Tegaskan Ibadah di Masjid Sunah Hukumnya Selama PSBB

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, setiap personel di lapangan memastikan lima fokus tersebut dapat diwujudkan di setiap bandara.

"Pengecekan suhu tubuh traveler dijalankan di terminal keberangkatan dan kedatangan, lalu pengecekan surat hasil rapid test dan PCR test dilakukan secara ketat dengan proses antrean yang sangat baik," kata Awaluddin dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (10/9).

Setiap fasilitas di Bandara Soekarno-Hatta sendiri setiap saat disemprot cairan disinfektan dan dilengkapi dengan hand sanitizer.

Semua orang wajib mengenakan masker, protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta dimungkinkan untuk diperketat misalnya dengan penambahan personel aviation security atau customer service, peningkatan frekuensi disinfeksi di area bandara, penambahan titik hand sanitizer, fasilitas cuci tangan, dan berbagai upaya untuk menjaga kebersihan dan higienitas bandara.

Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional Soekarno Hatta melakukan pemeriksaan acak suhu badan penumpang yang baru mendarat di Terminal 3. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional Soekarno Hatta melakukan pemeriksaan acak suhu badan penumpang yang baru mendarat di Terminal 3. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Hal serupa juga dikatakan oleh Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Adi Ferdian Saputra.

Menurut dia, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan pihak otoritas bandara (otban) terkait pengawasan penggunaan masker.

"Kita tahu bahwa DKI Jakarta akan melakukan PSBB yang diberlakukan pada 14 September 2020 menyikapi hal tersebut kita akan berkoordinasi dengan otoritas Bandara Soekarno-Hatta terkait pemberlakuan PSBB," ujar Adi kepada wartawan.

"Nanti akan kita rapatkan kemudian dibicarakan bersama yang mengawasi Bandara Soekarno-Hatta," tambah dia.

Ia menuturkan, pihaknya juga saat ini telah memberikan 500 masker kepada para pekerja dan mitra yang ada di Bandara Soekarno-Hatta.

Mulai dari petugas kebersihan, supir taksi, petugas parkir, hingga air crew.

"Hal itu untuk mengingatkan kesadaran masyarakat terkait kesadaran penggunaan masker, kita juga memberikan sanksi fisik berupa push-up, agar masyarakat bisa ingat untuk selalu memakai masker," ujar Adi.

Baca Juga:

Jakarta Kembali PSBB, Satgas COVID-19: Kita Mundur Selangkah untuk Maju ke Depan

Pihaknya pun mengaku siap melakukan penegakan aturan kepada para pelanggar penggunaan masker yang ada di seluruh wilayah Bandara Soekarno-Hatta

Tindakan tersebut tentu saja sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh otoritas Bandara Soekarno-Hatta.

"Regulasi seperti apa itu dari otban yang memberlakukan hal tersebut, kita dalam hal ini siap menegakkan disiplin protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta, sehingga bisa membantu program memutus mata rantai penyebaran COVID-19," pungkas Adi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pada Rabu (9/9) malam lalu mengumumkan pihaknya bakal menerapkan rem darurat, yakni kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total. (Knu)

Baca Juga:

DKI Terapkan PSBB, Protokol Istana Negara Diubah



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH