Buntut Penyerangan Polsek Ciracas, 12 Anggota TNI AD Ditahan di Guntur KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa saat melayat di Puri Cikeas Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/6/2020). (ANTARA/M Fikri Setiawan)

Merahputih.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan menahan 12 prajurit TNI AD setelah menjalani pemeriksaan terkait penyerangan dan perusakan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (29/8) dini hari. Mereka ditahan di Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya), Guntur, Jakarta Selatan. "Jadi, 12 orang ini ditahan di Polisi Militer Kodam Jaya di Guntur," ujar Andika di Mabes TNI AD, Jakarta, Minggu (30/8).

Baca Juga:

Insiden Penyerangan Polsek Ciracas Tak Ganggu Sinergitas TNI-Polri

12 orang tersebut merupakan prajurit Angkatan Darat. Namun dia enggan menyebutkan satuannya. Polisi Militer juga akan memeriksa sejumlah orang lainnya dalam kasus perusakan di Mapolsek Ciracas. "Belum tersangka tapi 12 orang yang jelas langsung kami tahan. Ke-12 orang ini sudah mengarah (pelaku perusakan)," ujar Andika. Andika mengatakan prajurit lain yang saat ini telah dipanggil sebanyak 19 orang juga akan langsung ditahan.

Kantor Polsek Ciracas dibakar massa pada Rabu (12/12) dinihari. (Ant/Ist)
Kantor Polsek Ciracas dibakar massa pada Rabu (12/12) dinihari. (Ant/Ist)

Namun, nanti para oknum TNI yang terlibat perusakan Polsek Ciracas itu tidak hanya ditempatkan di Pomdam Jaya Guntur. "Semua yang kami panggil hari ini pun akan langsung kami tahan dan mereka akan kami tempatkan sesuai dengan kebutuhan. Jadi tidak hanya di Pomdam Jaya saja. Kami punya beberapa tempat, ada Pusat Militer Angkatan Darat di sini di dekat Gambir, ada lagi di beberapa tempat lagi. Kami akan tempatkan sesuai dengan kebutuhan," tuturnya.

Baca Juga:

Puluhan Anggota Diperiksa, KSAD Janji Hukum Berat Pelaku Penyerangan Polsek Ciracas

Hal yang sama akan dilakukan terhadap Prada MI. Prada MI, yang saat ini masih dalam perawatan rumah sakit, juga akan segera ditahan.

"Prada MI sudah jelas, dia adalah salah satu dari mereka. Prada MI sudah di tangan kami walaupun masih dirawat di rumah sakit TNI Angkatan Darat tetapi statusnya adalah termasuk yang terperiksa," kata mantan Pangkostrad ini. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Tak Mau Perkeruh Internal Golkar, Bamsoet Pilih Satu Gerbong dengan Airlangga
Indonesia
Tak Mau Perkeruh Internal Golkar, Bamsoet Pilih Satu Gerbong dengan Airlangga

"Kami sudah sepakat dua gerbong ini akan disatukan. Jadi semangat rekonsiliasi inilah yang kemudian mendorong kita berdua untuk melakukan rekonsiliasi," kata Bamsoet.

Pemerintah Sebut Corona Penyakit Influenza, Tak Terlalu Berbahaya
Indonesia
Pemerintah Sebut Corona Penyakit Influenza, Tak Terlalu Berbahaya

COVID-19 juga masih satu keluarga dengan MERS dan SARS

Pandemi COVID-19 Meluas, Kapolri Minta Bhabikamtibmas Bersiaga
Indonesia
Pandemi COVID-19 Meluas, Kapolri Minta Bhabikamtibmas Bersiaga

Dalam surat telegram bernomor ST/1336/IV/OPS.2/2020, Kapolri memerintahkan optimalisasi peran Bhabinkamtibmas dan pengaktifan siskamling.

Ibunda Jokowi Buka Festival Kuliner Sulsel, Ratusan Warga Berebut 6.000 Makanan Gratis
Indonesia
Ibunda Jokowi Buka Festival Kuliner Sulsel, Ratusan Warga Berebut 6.000 Makanan Gratis

"Antusias warga Solo dalam mengukuti Festival Kuliner Sulawesi Selatan sangat luar bisa. Ribuan makanan habis dalam waktu sekejap," kata dia

DPRD dan Pemprov DKI Setujui APBD DKI Rp87,9 Triliun
Indonesia
DPRD dan Pemprov DKI Setujui APBD DKI Rp87,9 Triliun

DPRD DKI memutuskan total APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp87.956.148.476.363 atau Rp87,96 miliar.

PSBB di Jakarta Dinilai Tak Efektif karena Warga Terkesan Tak Diawasi
Indonesia
PSBB di Jakarta Dinilai Tak Efektif karena Warga Terkesan Tak Diawasi

Petugas keamanan dan aparat pemerintah hanya terfokus di jalan-jalan raya.

RSUD Diminta Koordinasi ke Dinkes Bila Butuh APD
Indonesia
RSUD Diminta Koordinasi ke Dinkes Bila Butuh APD

Gugus Tugas telah membentuk tim khusus yang dibantu jajaran TNI untuk mendistribusikan alat kesehatan ke seluruh Indonesia

Dituding Ada yang Organisir Kumpulkan KTP, Bajo: Biarkan Saja
Indonesia
Dituding Ada yang Organisir Kumpulkan KTP, Bajo: Biarkan Saja

Bajo bisa lolos sebagai calon independen karena gotong royong anggota Ormas Tikus Pithi Hanata Baris.

Ditemukan Pil Xanax di Kamar, Artis Ririn Ekawati Dites Darah dan Rambut
Indonesia
Ditemukan Pil Xanax di Kamar, Artis Ririn Ekawati Dites Darah dan Rambut

Ririn Ekawati diamankan bersama asistennya yakni ITY (30) di sebuah lobby gedung di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/3) malam

PKB Tak Masalahkan Ambang Batas 'Parlementary Treshold' Ditingkatkan
Indonesia
PKB Tak Masalahkan Ambang Batas 'Parlementary Treshold' Ditingkatkan

Menurut dia bisa saja besaran PT menjadi 5 persen