Buntut Penganiayaan Petugas Parkir, Kadispen TNI AD: Prajurit TNI Tidak Boleh Arogan Mobil dinas pelaku penganiayaan petugas parkir Mall Gandaria City. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AD, Brigjen Alfred Denny Tuejeh‎ memastikan bahwa pelaku penganiayaan petugas parkir Mall Gandaria City, Jakarta Selatan, bukan anggota TNI.

Alfred mengaku, dari informasi yang ia dapatkan. Pelaku yang melakukan penganiayaan tersebut adalah seorang dokter yang istrinya bekerja sebagai dokter spesialis anak dan PNS di RSPAD.

"Hasil konfirmasi saya bahwa nama pelaku Dr Anwari,SH,Sp, KFR, MARS, MH tidak ada di jajaran TNI AD," kata Alfred, Minggu (8/10).

Selain itu, Alfred juga mengonformasi bahwa mobil dinasmobil dinas berwarna hijau (1058-45) yang dipakai Anwari adalah kendaraan milik istrinya. "Mobil dinas yang digunakan adalah mobil dinas dari sang istri," sambung Alfrd.

Untuk itu, ia mengimbau kepada para prajurit TNI tidak boleh arogan apalagi sampai mengeluarkan senjata dan menembak. Kalau ada prajurit TNI AD yang bersikap dan bertindak di luar kepantasan sehingga menyalahi aturan, maka Alfred memastikan akan diproses dan dikenai sanksi.

"Dikenai sanksi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku," pungkasnya.

Kejadian berawal ketika Anwari yang mengendari mobil dinas TNI hendak meninggalkan Gandaria City. Di sana, korban bernama Zuansyah (22), petugas secure parking sedang berjaga.

Pelaku menanyakan kepada korban, "Bukannya kalau TNI itu gratis?". Kemudian dijawab oleh korban, "Maaf Pak, kalau di sini anggota TNI/Polri tidak gratis kecuali dari VIP atau hotel."

Tak lama kemudian, Anwari datang bersama rekannya dan menemui Zuansyah. Korban menemui Anwari dan menanyakan alasan mengapa anggota TNI tetap bayar parkir. Tak puas dengan jawaban Zuansyah, Anwari melepaskan tembakan ke atas. Petugas parkir yang ketakutan bahkan sampai berlutut di kaki Anwari.

Atas kejadian itu, pada pukul 01.45 WIB korban dan pihak secure parking dampingin sekuriti Mal Gancit datang mau melaporkan kejadian ke Polsek Kebayoran Lama. (Asp)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH