Buntut Pemecatan Sepihak, Petugas AGD Dinkes DKI Geruduk Kantor Anies Unjuk rasa pegawa AGD di Balai Kota DKI Jalan, Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Kamis (22/10). (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Sejumlah pekerja ambulance gawat darurat (AGD) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota DKI Jalan, Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Kamis (22/10).

Kedatangan mereka ke kantor Gubernur Anies Baswedan dengan menggenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Kehadiran mereka ini untuk menyampaikan kekecewaan terhadap manajemen Dinkes DKI yang memecat 3 pegawai AGD secara sepihak.

Pekerja AGD ini merupakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang masih di bawah pengawasan Dinkes DKI.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Viral Orang Mirip Anies Berendam di Sungai Sampah

"Kami menolak sistem manajemen yang secara sepihak memecat pegawai AGD Dinas Kesehatan DKI. Ada tiga orang yang di-PHK," ujar pengurus AGD bidang Advokasi Abdul Adjis ketika diwawancarai di lokasi.

Abdul meminta Gubenur Anies Baswedan sebaiknya memperhatikan kinerja Dinkes DKI. Sebab menurutnya, manajemen Dinkes yang mengurus AGD tidak transparansi memberikan informasi.

"Kami ingin Pak Anies menemui kami dan sebaiknya memperhatikan kami yang menjadi korban pemecatan secara sepihak," jelas dia.

Ilustrasi -Dua orang tenaga kesehatan memeriksa mobil ambulans yang akan masuk ke RSD Wisma Atlet Kemayoran. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj.
Ilustrasi -Dua orang tenaga kesehatan memeriksa mobil ambulans yang akan masuk ke RSD Wisma Atlet Kemayoran. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj.

Padahal, menurut Abdul, mereka yang telah di-PHK tak pernah melanggar aturan yang ada. Tapi lantaran mereka tak ingin menandatangani surat fakta integritas, 3 pegawai itu mendapat dampak tersebut.

"Kami dianggap membantah perintah pimpinan. Padahal kami tidak menandatangani fakta integritas. Hanya itu saja, dijadikan sebagai alasa mem-PHK kami," papar dia.

Abdul menyampaikan, pihaknya juga kecewa karena tidak dianggap sebagai fasilitas kesehatan oleh Pemprov DKI.

"Kami sudah mengupayakan dan mengadvokasi melalui jalur-jalur resmi. Tetapi tidak ada keinginan dari pihak pimpinan kami," katanya.

Baca Juga:

DPRD Dukung Anies Bongkar Rumah Pinggir Sungai Atasi Banjir

Abdul juga menambahkan, ada sebanyak 72 pegawai AGD Dinkes DKI Jakarta terancam dipecat gegara enggan menandatangani fakta integritas itu.

Abdul menyampaikan. fakta integritas tersebut berisi pernyataan manajemen yang dinilai dapat sewenang-wenang memperkerjakan pegawai AGD tersebut.

"Hanya karena mereka tidak mau menandatangani surat fakta integritas, ada 72 orang yang terancam bakal di-PHK," tuturnya.

Untuk diketahui, pekerja AGD merupakan bagian pelayanan kesehatan yang termasuk dalam lingkup tugas dan tanggung jawab Dinkes DKI.

Hal ini sesuai dengan pasal 40 Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 58 Tahun 2002, tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk menyelenggarakan pelayanan ambulans gawat darurat. (Asp)

Baca Juga:

Anies Diminta Tempatkan Pengungsi Banjir di Hotel

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
600 Pegawai KPK yang Lulus TWK Minta Pelantikan ASN Ditunda
Indonesia
600 Pegawai KPK yang Lulus TWK Minta Pelantikan ASN Ditunda

Dengan demikian, pegawai yang dinyatakan memenuhi syarat sebanyak 1.274 pegawai. Para pegawai yang lulus TWK rencananya bakal dilantik pada Selasa (1/6) besok.

PKS Sebut Ada Invisible Hand di Balik Penolakan RUU Pemilu
Indonesia
PKS Sebut Ada Invisible Hand di Balik Penolakan RUU Pemilu

PKS menyebut ada invisible hand yang bermain di balik sikap sejumlah partai politik yang "balik kanan" dan menolak revisi UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu.

Kasus 'Obat' COVID Anji dan Hadi Pranoto Naik ke Penyidikan
Indonesia
Kasus 'Obat' COVID Anji dan Hadi Pranoto Naik ke Penyidikan

Naiknya status laporan ini ke penyidikan pasca penyidik melakukan gelar perkara.

Pemda DIY Perketat Pengawasan Wisatawan dari Zona Merah
Indonesia
Pemda DIY Perketat Pengawasan Wisatawan dari Zona Merah

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperketat pengawasan para pendatang dan wisatawan dari zona merah.

Bikin Tagar #Erick2024 di Medsos, Gibran Akui Ada Obrolan Politik
Indonesia
Bikin Tagar #Erick2024 di Medsos, Gibran Akui Ada Obrolan Politik

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka membuat hashtag #Erick2024 di media sosial (medsos). Tagar tersebut dibuat Gibran dalam kolom komentar di akun Instagram @erickthohir.

Tol Cipali Ambles, Politisi: Harus Ada Yang Bertanggung Jawab
Indonesia
Tol Cipali Ambles, Politisi: Harus Ada Yang Bertanggung Jawab

Pembatasan operasional angkutan barang berupa pengalihan arus lalu lintas ini berlaku pada jalan tol Jakarta-Cikampek-Cikopo-Palimanan menuju ke jalan arteri

Banjir dan Tanah Longsor di Manado Renggut 5 Korban Jiwa
Indonesia
Banjir dan Tanah Longsor di Manado Renggut 5 Korban Jiwa

Menurut keterangan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, ada lima korban tewas, satu orang hilang masih dalam pencarian serta 500 jiwa mengungsi yang masih dalam proses pendataan.

KPU Gunung Kidul Pastikan Distribusi Logistik Pilkada Lancar
Indonesia
KPU Gunung Kidul Pastikan Distribusi Logistik Pilkada Lancar

KPU sudah menyelesaikan proses pelipatan dan sortir surat suara. Terdapat kekurangan 3.991 lembar surat suara.

48 Tahanan Bareskrim Positif COVID-19
Indonesia
48 Tahanan Bareskrim Positif COVID-19

Sebanyak 48 tahanan Bareskrim Polri dinyatakan positif COVID-19. Hal ini diketahui dari hasil tes usap atau swab test.

Rawan Gangguan Keamanan, Aksi Unjuk Rasa Depan Istana Negara Dilarang
Indonesia
Rawan Gangguan Keamanan, Aksi Unjuk Rasa Depan Istana Negara Dilarang

Aksi demo di depan persis Istana Negara untuk sementara tak diperbolehkan.