Buntut Pemecatan dr Terawan, Komite III DPD akan Panggil IDI Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Aula Merah Putih, Universitas Pertahanan, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/1). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

MerahPutih.com - Masyarakat tengah menyoroti polemik yang mencuat di publik terkait pemecatan Mantan Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Melihat kondisi tersebut, Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni menyatakan pihaknya akan memanggil IDI.

Baca Juga

Protes Pemecatan Terawan, Anggota DPR: Sama Saja Melecehkan Presiden Jokowi

“Apa tidak ada langkah yang lebih bijak kalau memang ada kekeliruan oleh yang bersangkutan, karena bagaimanapun Beliau pernah berjasa bagi negara ini. Tentu ini sebagai catatan kami di Komite III, kami akan memanggil IDI untuk memberikan informasi dan klarifikasi,” kata Sylviana dalam keterangannya, Selasa (29/3).

Lebih lanjut, Senator asal Dapil Provinsi DKI Jakarta ini turut mengapresiasi atas torehan jasa yang pernah dibuat oleh dr Terawan.

“Saya menyakini bahwa Vaksin Nusantara yang digarap dr Terawan ini mampu akselerasi atasi pandemi COVID-19, tidak sekadar mendukung tapi saya juga sudah disuntik vaksin nusantara oleh Dokter Terawan pada (21/5) tempo lalu," ujarnya.

Senator asal DKI Jakarta, Sylviana Murni. Foto: ANTARA

Atas jasa-jasanya tersebut, perempuan yang akrab disapa Mpok Sylvi ini menilai bahwa dr Terawan berhak diperjuangkan agar mendapatkan keputusan yang bijak.

“Pasalnya dr Terawan adalah salah satu dokter terbaik yang dimiliki Indonesia. Banyak prestasinya, kami akan memperjuangkannya," pungkasnya.

Baca Juga

Menkes Budi Janji Bantu Mediasi Terawan dan IDI

Diketahui, polemik ini mencuat setelah diunggahnya surat oleh Epidemiolog Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono, melalui akun media sosial pribadinya. Dia mengatakan bahwa kasus pelanggaran etik berat yang dilakukan dr. Terawan Agus Putranto telah berjalan cukup panjang.

"Investigasi sudah dilakukan sejak tahun 2013. Hasil sidang MKEK terakhir pada tanggal 8 Februari 2022 disampaikan pada PBIDI sebagai kelanjutan hasil MKEK dan Muktamar IDI tahun 2018," tutur Pandu Riono, Minggu (27/3).

Dia menambahkan bahwa keputusan MKEK tersebut dibahas pada sidang khusus Muktamar IDI XXXI pada tanggal 21 sampai 25 Maret 2022 kemarin. Dalam keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK), diungkapkan 5 pelanggaran yang dilakukan dr. Terawan Agus Putranto. (Pon)

Baca Juga

Reaksi Dipecat IDI, Terawan: Silakan Tentukan Saya Masih Boleh Nginap atau Diusir?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tjahjo Kumolo Ingatkan ASN Tidak Jalan Jalan Saat PPKM Level 3 Nataru
Indonesia
Tjahjo Kumolo Ingatkan ASN Tidak Jalan Jalan Saat PPKM Level 3 Nataru

Kemudian PPK dapat memberikan hukuman disiplin pada pegawai yang melnggar sesuai ketentuan yang berlaku.

Lodewijk Resmi Jadi Wakil Ketua DPR Gantikan Azis Syamsuddin
Indonesia
Lodewijk Resmi Jadi Wakil Ketua DPR Gantikan Azis Syamsuddin

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kembali menunjuk Lodewijk F. Paulus menjadi Sekretaris Jenderal Partai periode 2019-2024.

 KPK Telusuri Aset Bupati Probolinggo Tidak Tercantum LHKPN
Indonesia
KPK Telusuri Aset Bupati Probolinggo Tidak Tercantum LHKPN

KPK menetapkan Puput Tantriana Sari dan suaminya sekaligus Anggota DPR nonaktif Hasan Aminuddin serta 18 orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan suap seleksi jabatan di Pemkab Probolinggo.

Identitas Penembak Eks PM Jepang Abe Dirilis, Ternyata Warga Lokal
Dunia
Identitas Penembak Eks PM Jepang Abe Dirilis, Ternyata Warga Lokal

Tetsuya Yamagami, pria 41 tahun tercatat sebagai warga lokal kota Nara.

Berbobot 1 Ton Lebih, Sapi Kurban Milik Jokowi Sempat Bikin Kewalahan 8 Jagal
Indonesia
Berbobot 1 Ton Lebih, Sapi Kurban Milik Jokowi Sempat Bikin Kewalahan 8 Jagal

asjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat telah menyembelih satu ekor sapi jenis Limosin dengan berat 1,010 kg bantuan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Minggu (10/7).

Kasus COVID-19 Hari Ini Lampaui Pertambahan Jumlah Pasien Sembuh
Indonesia
Kasus COVID-19 Hari Ini Lampaui Pertambahan Jumlah Pasien Sembuh

Kasus positif COVID-19 di tanah air kembali bertambah. Tercatat pada Selasa (21/12), bertambah 216 kasus.

Dampak Bencana Alam Sampai Agustus 2021 Bikin 5,8 Juta Jiwa Menderita
Indonesia
Dampak Bencana Alam Sampai Agustus 2021 Bikin 5,8 Juta Jiwa Menderita

Peristiwa banjir sebanyak 733 kejadian, cuaca ekstrem 475, tanah longsor 342, karhutla 205, gempa bumi 23, gelombang pasang dan abrasi 22 dan kekeringan sebanyak lima kejadian.

 Ibu - Bapak Ayo Bawa Anak Vaksin COVID-19, Cek Syaratnya
Indonesia
Ibu - Bapak Ayo Bawa Anak Vaksin COVID-19, Cek Syaratnya

Kementerian Kesehatan telah memberikan target sebesar 987.422 anak usia 6-11 tahun yang divaksinasi di Jakarta.

DPR Tetap Gelar Rapat dengan Prokes Ketat
Indonesia
DPR Tetap Gelar Rapat dengan Prokes Ketat

Secara keseluruhan DPR tetap bekerja