Buntut Pelaporan Gus Muwafiq, Banser Bentrok dengan Ormas Islam di Solo Massa Banser dan Pagar Nusa dari PCNU Solo bentrok dengan ormas Islam di di Kantor PCNU Solo, Jalan Honggowongso, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (6/12). (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Ratusan anggota Banser dan Pagar Nusa yang merupakan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) Solo terlibat bentrok dengan ormas Islam Solo di Kantor PCNU Solo, Jawa Tengah, Jalan Honggowongso, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo, Jawa Tengah, Jumat, (6/12).

Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut setelah anggota Polresta Surakarta tiba dilokasi kejadian memukul mundur mereka semua.

Baca Juga:

Gus Muwafiq Dipolisikan atas Kasus Dugaan Penistaan Agama

Informasi dihimpun merahputih.com, peristiwa terjadi pukul 14.40 WIB bermula saat puluhan massa ormas Islam pulang menggelar aksi unjuk rasa menuntut KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq diproses hukum dalam kasus penistaan agama di Polresta Surakarta, pulang lewat kantor PCNU.

Bentrokan Banser dengan ormas Islam di depan kantor PCNU Solo
Polisi membubarkan massa Banser dan Pagar Nusa dengan ormas Islam di Solo (MP/Ismail)

Setibanya di Kantor PCNU Solo langsung adu mulut dengan ratusan anggota Banser dan Pagar Nusa yang sebelumnya telah berjaga-jaga di kantor. Anggota Banser dan Pagar Nusa terlibat adu mulut dan saling lempar batu serta kayu dengan ormas Islam.

Ratusan anggota Brimob dan Dalmas Polresta Surakarta tiba di lokasi kejadian langsung memukul mundur Anggota Banser bersama Pagar Nusa dan ormas Islam itu.

"Bentrokan berlangsung cepat. Kedua kubu langsung saling lempar batu dan kayu. Saya lihat massa Ormas Islam datang mengendarai sepeda motor lewat di kantor PCNU Solo," saksi mata, Mawardi (48).

Bentrokan kedua massa, kata dia, hanya berlangsung sekitar lima menit. Polisi datang langsung memukul mundur kedua massa. Warga banyak yang lari sembunyi takut terkena lemparan batu.

Gus Muwafiq dilaporkan Banser dan Pagar Nusa bentrok dengan ormas Islam
Massa ormas Islam bentrok dengan Banser dan Pagar Ayu di depan kantor PCNU Solo (MP/Ismail)

Ketua PCNU Solo, M. Mashuri membenarkan adanya kasus gesekan antara Banser dan Pagar Nusa yang berjaga di kantor PCNU dengan ormas Islam.

"Saya sudah imbau semuanya agar Banser dan Pagar Nusa bisa tenang dan tidak terprovokasi," kata Mashuri.

Lebih lanjut, Mashuri meminta kepada siapapun yang tidak terima dengan ucapan Gus Muwafiq yang dianggap kontroversial silahkan ambil langkah hukum. Gus Muwafiq sudah meminta maaf secara terbuka ke publik sehingga tidak perlu dipersoalkan lagi.

"Saya imbau jika masih tidak terima silahkan ambil langkah hukum. Negara ini negara hukum tidak perlu anarkis. Kalau sudah minta maaf ya maafkan," katanya.

Baca Juga:

Gus Muwafiq Sudah Minta Maaf, Habib Novel: Yang Berbicara Biarlah Hukum

Wakapolresta Solo, AKBP Iwan Saktiadi mengatakan gesekan terjadi akibat salah paham. Kedua belah pihak sudah kita mediasi. Polresta tidak tahu siapa yang memulainya. Tiba-tiba Ormas Islam datang ke Kantor PCNU Solo.

Wakapolresta Surakarta sebut massa Banser dan ormas Islam sudah dipukul mundur
Wakapolresta Solo, AKBP Iwan Saktiadi, Jumat (6/12). (MP/Ismail).

"Situasi keamanan sudah terkendali. Kami masih jaga ketat kantor PCNU Solo sebagai upaya antisipasi agar tidak ada lagi gesekan," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Penghapusan Istilah Kafir, Gus Muwafiq: Wacana Itu Bukan Muncul dari Ulama NU



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH