Buntut Kerusuhan Rutan Kabanjahe, Semua Napi Pindah Boyongan ericuhan terjadi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu. (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Seluruh warga binaan baik yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah) maupun belum inkrah akan dipindahkan dari Rumah Tahanan Negara Kabanjahe, Medan, Sumatera Utara ke berbagai rumah tahanan di Medan, buntut dari kerusuhan yang pecah Rabu (12/2) lalu sekitar pukul 12.00 WIB.

"Inkrah sebanyak 268 orang akan dipindahkan ke berbagai rutan di Sumatera Utara, kemudian ada 142 warga yang belum inkrah nanti dari hasil koordinasi akan dititipkan di rutan polres atau polsek di Sumut," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, di Pekanbaru, Riau, Kamis (13/2).

Baca Juga:

Sejarah Mencatat, Inilah 6 Kerusuhan Terbesar di Penjara Indonesia

Meski tidak menyebutkan jadwal pemindahan napi dan alasan terjadi pembakaran, Argo memastikan kondisi di Rutan Kabanjahe saat ini sudah kondusif dan dijaga aparat TNI dan Polri.

Lebih lanjut Argo menyebut pemindahan tersebut dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa.

“Itu semua bertujuan untuk mengamankan bahwa agar kejadian tidak terulang kembali dan situasi saat ini juga kondusif, dan TNI Polri masih melakukan penjagaan,” ujar Argo. “Masih diselidiki, yang pasti tidak ada korban.”

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. ANTARA/Fianda Rassat
Karopenmas Divisi Humas Polri Kombes Argo Yuwono . (Foto: ANTARA/Fianda Rassat)

Sebagaimana dilaporkan Antara, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe, Sumatera Utara pada Rabu (12/2) sekitar pukul 12.00 WIB bergejolak. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari dalam blok kamar hunian berteriak-teriak.

Baca Juga:

Ditjen PAS Beberkan Kronologi Kerusuhan di Rutan Kabanjahe

Petugas Rutan Kabanjahe mencoba menenangkan WBP. Namun WBP malah menyerang pertugas rutan. Rusuh pun tak terelakan. WBP bergerak ke depan arah gedung perkantoran dan membakar gedung perkantoran.

Kepala Bagian Humas Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Kabag Humas Ditjen PAS) Rika Aprianti menjelaskan pemantik kejadian lantaran ada oknum WBP tidak terima atas upaya pemberantasan narkoba di dalam rutan. (*)

Baca Juga:

Polisi Cari Provokator Rusuh Lapas Lewat CCTV



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH