Buntut Demo Pekerja Ambulans, DPRD Panggil Anak Buah Anies Unjuk rasa pegawa AGD di Balai Kota DKI Jalan, Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Kamis (22/10). (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Komisi E DPRD DKI Jakarta akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Widyastuti untuk mencari tahu secara jelas polemik yang terjadi di jajaran ambulans gawat darurat (AGD).

Ketua Komisi E Iman Satria mengatakan, saat ini pihaknya masih menggali terkait permasalahan yang ada di jajaran AGD hingga sampai menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Kamis (22/10) kemarin.

"Kita lagi pelajari saya lagi minta pendapat dari Bu Dinas, apa yang terjadi. Karena kita akan panggil mereka," papar Iman saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (23/10).

Baca Juga:

Dinkes DKI: Pegawai Ambulans Tak Boleh Bentuk Serikat Pekerja

Iman menyampaikan, pemanggilan itu bakal dilayangkan Komisi E Bidang Kesra setelah Dewan Parlemen Kebon Sirih rampung menggelar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2020. Diperkirakan pemanggilan itu akan berlangsung pada minggu pertama bulan November 2020.

"Mungkin setelah anggaran selesai ya, kita kan Senin, Selasa masih bahas. Mingggu depan lah," paparnya.

Politikus Gerindra ini mengaku, pihaknya mengetahui adanya polemik yang terjadi di AGD dengan pembentukan serikat pekerja yang disebut Perkumpulan Pekerja Ambulans Gawat Darurat (PPAGD) DKI.

"Iya salah satunya pembentukan organisasi, dengan Undang-undang itu menyatakan bahwa dia bagian dari dinas, bahwa dia tidak boleh membentuk serikat pekerja," tuturnya.

Konferensi pers terkait unjuk rasa dari sejumlah pegawai AGD di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Kamis (22/10). (Foto: MP/Asropih)
Konferensi pers Dinkes DKI terkait unjuk rasa dari sejumlah pegawai AGD di Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Kamis (22/10). (Foto: MP/Asropih)

Seperti diketahui, sejumlah pegawai ambulans gawat darurat (AGD) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Kamis (22/10) kemarin.

Kehadiran mereka itu untuk menyampaikan kekecewaan terhadap manajemen Dinkes DKI yang memecat 3 pegawai AGD secara sepihak.

"Kami menolak sistem manajemen yang secara sepihak memecat pegawai AGD Dinas Kesehatan DKI. Ada tiga orang yang di-PHK," ujar pengurus AGD bidang Advokasi, Abdul Adjis ketika diwawancarai di lokasi.

Baca Juga:

Wagub DKI Tak Masalah Kantornya Digeruduk Pegawai Ambulans

Abdul meminta Gubenur Anies Baswedan memperhatikan kinerja Dinkes. Sebab menurutnya, manajemen Dinkes yang mengurus AGD tidak transparansi memberikan informasi.

Menurut Abdul, mereka yang telah di-PHK tak pernah melanggar aturan yang ada. Tapi lantaran mereka tak ingin menandatangani surat fakta integritas, tiga pegawai itu malah di-PHK.

"Kami dianggap membantah perintah pimpinan. Padahal kami tidak menandatangani fakta integritas. Hanya itu saja, dijadikan sebagai alasa mem-PHK kami," papar dia. (Asp)

Baca Juga:

Buntut Pemecatan Sepihak, Petugas AGD Dinkes DKI Geruduk Kantor Anies

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tak Hanya FPI, Rekening Milik Anak-Anak Rizieq Shihab Juga Diblokir
Indonesia
Tak Hanya FPI, Rekening Milik Anak-Anak Rizieq Shihab Juga Diblokir

Kubu Muhammad Rizieq Shihab (MRS) mengklaim ada rekening bank milik anak-anak MRS yang diblokir atau dibekukan.

KPK Dalami Aliran Uang dari Tersangka Kasus Bansos ke Sejumlah Pihak
Indonesia
KPK Dalami Aliran Uang dari Tersangka Kasus Bansos ke Sejumlah Pihak

Temuan ini didalami tim penyidik lewat PNS Kemensos bernama Fahri Isnanta yang diperiksa dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek, Rabu (31/3).

Wamen BUMN Baru Pahala Nugraha Punya Harta Puluhan Miliar
Indonesia
Wamen BUMN Baru Pahala Nugraha Punya Harta Puluhan Miliar

Pahala Nugraha Mansyuri resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Puskesmas Jadi Ujung Tombak Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Puskesmas Jadi Ujung Tombak Vaksinasi COVID-19

Puskesmas adalah agen untuk menerapkan prinsip vaksinasi yang berkeadilan

Tembak Tiga Orang Termasuk Prajurit TNI, Anggota Polisi Jadi Tersangka
Indonesia
Imbas Pernyataan Puan, PDIP Tarik Diri dari Pilgub Sumbar
Indonesia
Imbas Pernyataan Puan, PDIP Tarik Diri dari Pilgub Sumbar

Kemarin orang yang sama mewakili paslon mengembalikan B1KWK kepada kami. Dengan demikian drama yang ngalor-ngidul ini telah mencapai ujungnya. DPD PDI Perjuangan dalam hal ini bersikap untuk tidak lagi mengikuti Pilgub 2020.

Viral 'Koboi Jalanan' Duren Sawit, Ini Respon Pimpinan Komisi III
Indonesia
Viral 'Koboi Jalanan' Duren Sawit, Ini Respon Pimpinan Komisi III

Mengancam di depan umum dengan senjata api, ya, sama saja seperti teroris

Riza Patria Selama Positif COVID-19: Nafsu Makan Meninggi Sampai Minum Obat dari Luar Negeri
Indonesia
Riza Patria Selama Positif COVID-19: Nafsu Makan Meninggi Sampai Minum Obat dari Luar Negeri

Nafsu makan yang tinggi setelah terpapar COVID-19 merupakan dampak dari obat-obatan

172 Ribu Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin
Indonesia
172 Ribu Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) masih terus berlangsung di seluruh daerah.

Beri Dukungan di Medsos Jadi Tren Tertinggi Pelanggaran Netralitas ASN
Indonesia
Beri Dukungan di Medsos Jadi Tren Tertinggi Pelanggaran Netralitas ASN

Bawaslu merupakan pintu masuk penanganan dugaan pelanggaran netralitas ASN