Bunda, Yuk Beri Si Kecil ASI Sampai Usia 2 Tahun ASI memenuhi kebutuhan nutrisi bayi (Foto: Pixabay/Free-Photos)

BAYI baru lahir sangat membutuhkan Air Susu Ibu alias ASI. Bahkan, aktivitas menyusui diakui memberikan banyak manfaat bagi bayi maupun ibu. Tetapi sayangnya banyak yang berhenti memberikan ASI.

Sebagai gantinya susu formula diberikan kepada bayi sebelum usianya menginjak dua tahun. Padahal, selain memberikan nutrisi untuk si kecil, ASI juga bermanfaat untuk kesehatan mental sang ibu.

Baca juga:

Bayi yang Diberi ASI Berisiko Obesitas?

Melansir dari healthline.com, pemberian ASI eksklusif dianjurkan selama enam bulan pertama. Alasannya karena bayi belum bisa mencerna makanan dengan tekstur keras.

Kolostrum dalam ASI pertama sangat ideal untuk membantu saluran pencernaan bayi yang belum berkembang secara sempurna. Apa saja manfaat memberikan ASI selama dua tahun? Simak ulasan menarik berikut ini:

1. Sumber nutrisi

ASI akan menyempurnakan kerja organ bayi (Foto: Pixabay/Myryams-Fotos)

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kolostrum merupakan ASI yang pertama kali keluar. Cairan ini berwarna agak kekuningan dan memiliki tekstur yang lebih kental. Kandungan gizi di dalam cairan kolostrum di antaranya adalah antibodi, sel darah putih, dan vitamin A. Biasanya setelah melahirkan, dokter akan langsung mengarahkan bayi untuk disusui agar mendapatkan cairan kolostrum tersebut.

2. Mengurangi risiko SIDS

Tubuh bayi lebih sehat dan kuat (Foto: Pixabay/PublicDomainPictures)

Kematian mendadak pada bayi disebut sebagai Sudden Infant Death Syndrome atau SIDS. Penyebabnya sendiri belum bisa dipastikan. Banyak dugaan mengenai penyebab SIDS yaitu terjadinya mutasi genetik atau gangguan pada otak.

Baca juga:

Gara-Gara Seks Produksi ASI Bisa Berkurang?

Tetapi, ternyata aktivitas menyusui dapat mengurangi resiko bayi terkena sindrom ini sebanyak 50%. Hal ini dipercaya karena ASI mampu meningkatkan kesehatan tubuh bayi dengan cepat. Sistem imun pun semakin kuat seiring berjalannya waktu.

3. Kesehatan mental

Aktivitas menyusui membuat tubuh menghasilkan hormon oksitosin dan prolaktin lebih banyak (Foto: Pixabay/fancycrave1)

Selain bermanfaat bagi kesehatan bayi, ternyata menyusui juga mampu menjaga kesehatan mental ibu. Saat menyusui, tubuh akan memproduksi hormon oksitosin dan prolaktin lebih banyak. Hormon tersebut mampu membuat tubuh menjadi relaks dan bahagia. Ibu akan terhindar dari baby blues yang berisiko tinggi menimbulkan perpecahan dalam rumah tangga.

Yuk bunda, beri si kecil ASI selama dua tahun. (mar)

Baca juga:

Masalah yang Biasa Timbul pada Ibu Menyusui


Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH