Bunda, Kamu Tipe Hamil yang Mana? Kasus kehamilan ergantung kondisi rahim serta kesehatan janin sejak awal pembuahan. (Foto: Pixabay/albaroma7)

KEHAMILAN itu terjadi ketika tumbuh janin di dalam rahim. Untuk dapat hamil, seorang wanita memerlukan sel telur, rahim yang sehat, serta sperma yang dihasilkan laki-laki untuk membuahi sel telur hingga menjadi janin. Lalu dari mana munculnya sel telur?

Nah, peristiwa munculnya sel telur satu kali selama sebulan disebut ovulasi. Periode ini umumnya terjadi pada 2 minggu sebelum jadwal menstruasi kamu, dengan waktu spesifik pada sekitar hari ke 12 hingga 16 setelah hari pertama kamu menstruasi. Demikian seperti dikutip Go-Dok.

Baca Juga:

Ibu Hamil Dilarang Konsumsi Seafood? Ini Faktanya

Saat berovulasi, kantung-kantung folikel di dalam ovarium yang berisi sel-sel telur akan menjadi matang dan pecah, sehingga sel telur di dalamnya tadi terlepas keluar. Setelah dilepaskan sel telur kamu akan merayap melalui tuba fallopi (saluran penghubung rahim dan ovarium) sejauh 10 cm menuju rahim.

Setelah sampai dan berdiam di tuba fallopi tadi, sel telur itu akan menghasilkan suatu hormon yang bisa mempertebal lapisan dinding rahim. Lapisan ini ada untuk mempersiapkan proses terjadinya kehamilan. Nah, ketika masa ovulasi sel telur kamu tidak dibuahi oleh sperma, maka lapisan tebal dinding rahim itu akan meluruh atau menghilang perlahan sehingga terjadilah menstruasi. Kamu menstruasi lagi, hingga datang kembali sel telur sebulan berikutnya.

Kamu tidak bisa menyamakan masa kehamilanmu dengan orang lain meskipun di beberapa kasus ada yang hampir sama. Dilansir cdv.gov, komplikasi dalam beberapa kasus kehamilan memang umum terjadi. Ada ibu yang tidak mengalami morning sickness sama sekali, ada juga yang mengalami hal tersebut selama 9 bulan penuh. Semua memang tergantung kondisi rahim serta kesehatan janin sejak awal pembuahan. Kalau bunda tipe hamil yang seperti apa?


1. Ringkih

Trivia 1 _ Hati-hati jika kehamilanmu ringkih (Foto_ Pixabay_Parentingupstream)
Hati-hati jika kehamilanmu ringkih. (Foto: Pixabay/Parentingupstream)

Kalau baru bangun tidur saja kamu sudah merasa lelah, bisa jadi kondisi kehamilanmu termasuk yang sangat ringkih. Kamu perlu berhati-hati. Seringkali orang malah menyarankan untuk tidak menghiraukan hal tersebut. Mereka bahkan menyuruhmu untuk rajin berolahraga dan tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Tetapi, kehamilan yang ringkih justru tidak boleh banyak bergerak. Beberapa ibu bahkan terpaksa harus menginap di rumah sakit agar kondisi rahimnya kuat.


2. Selalu lapar

Trivia 2 _ Meskipun selalu lapar, kamu tetap harus menjaga porsi asupan kalori (Foto_ Pinterest_romper.com)
Meskipun selalu lapar, kamu tetap harus menjaga porsi asupan kalori. (Foto: Pinterest/romper.com)


Bersyukurlah jika kamu termasuk yang selalu lapar dan tidak mual ketika hamil. Tetapi harus tetap menjaga porsi ya. Karena bayi yang terlalu gemuk di dalam perut pun bisa membahayakanmu ketika lahiran nanti. Jarang sekali ibu hamil yang tidak merasa mual. Dokter juga akan memberikan banyak resep vitamin agar bisa menggantikan nutrisi yang terbuang ketika muntah.

Baca Juga:

Hati-hati Makan Sate Kambing, Ini Bahayanya buat Ibu Hamil

3. Mager

Trivia 3 _ Banyak ibu yang mager ketika masa kehamilan (Foto_ Pixabay_Greyerbaby)
Banyak ibu yang mager ketika masa kehamilan. (Foto: Pixabay/Greyerbaby)

Kamu termasuk ibu hamil yang mager alias males gerak? Tenang saja. Kamu tidak sendirian kok! Perubahan hormon memungkinkan banyak perubahan termasuk perilaku ibu selama masa kehamilan. Ada ibu yang berubah menjadi sangat rajin ketika hamil, ada juga yang berubah menjadi sangat malas. Hal ini sangat wajar terjadi.

4. Siaga

Trivia 4 _ Sebelum masa kehamilan memang sebaiknya kamu menyiapkan segala hal (Foto_ Pinterest_yoncaakademi.com)
Sebelum masa kehamilan memang sebaiknya kamu menyiapkan segala hal. (Foto: Pinterest/yoncaakademi.com)

Biasanya kalau seorang ibu melakukan program kehamilan, ia siap dengan segala kondisi dan situasi yang mungkin akan terjadi. Tipe seperti ini biasanya sangat sering konsultasi bersama orangtua. (Mar)


Baca Juga:

Ini Dampak yang Bisa Terjadi Jika Ibu Hamil Mudik Naik Sepeda Motor


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH